Home » Ramadhan Momen Tepat Untuk Kamu Menabung? Ini Dia Alasannya!

Ramadhan Momen Tepat Untuk Kamu Menabung? Ini Dia Alasannya!

oleh | Mar 29, 2022

Bulan suci Ramadhan menjadi momen tahunan yang dinantikan oleh umat Muslim. Selama sebulan penuh mereka berlomba-lomba melakukan kebaikan untuk menambah tabungan pahala. Selain tabungan pahala, kita juga bisa, lho, menerapkan program tabungan ramadhan.

Selama bulan puasa, nggak jarang dari kita justru menjadi lebih boros. Padahal seharusnya kamu bisa memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menabung lebih banyak, mengingat pengeluaran hari raya butuh persiapan. Yuk, kita kupas tuntas alasan pentingnya menabung di bulan puasa beserta tips menjalankan program tabungan ramadhan pada artikel berikut!

Alasan Untuk Menabung di Bulan Ramadhan

Ada beberapa alasan yang patut jadi pertimbangan mengapa menabung di bulan Ramadhan adalah keputusan bijak.

1. Pengeluaran lebih sedikit

Saat kita berpuasa, alokasi uang buat makan siang, ngopi, dan merokok otomatis berkurang. Terlebih lagi, kalau berbuka bersama keluarga di rumah dan memasaknya sendiri, akan jauh lebih hemat. Oleh karena itu, kamu tentu bisa mengalokasikan uangmu untuk tabungan ramadhan. Tabungan ramadhan nantinya akan berguna untuk merayakan lebaran bersama keluarga.

2. Momentum tepat mengejar tujuan keuangan tahun ini

Setiap orang punya resolusi tahunan yang ingin ia wujudkan. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan mempersiapkan sejumlah dana dari jauh-jauh hari. Dengan berkurangnya jumlah pengeluaran saat berpuasa, kita bisa mengejar target keuangan tahun ini dengan menabung di bulan Ramadhan.

3. Anjuran menabung dalam Al-Quran

Bulan suci Ramadhan adalah momentum bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjadi ladang kebaikan. Di sisi lain, secara tersirat di dalam Al-Quran disebutkan anjuran menabung dan larangan hidup boros sebagaimana pada ayat dan hadis berikut.

“Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.” (HR. Bukhari)

“…dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu ingkar terhadap Penciptanya.” (Al-Isra: 26-27)

Tips Mempersiapkan Tabungan Ramadhan

1. Susunlah rencana menabungmu

Sebelum memasuki bulan suci, persiapkan rencana menabungmu terlebih dahulu, mulai dari tujuan hingga target dana yang akan dikumpulkan. Misalnya, tujuan tabungan ramadhan untuk memberi THR kepada sanak saudara saat lebaran. Kamu bisa hitung terlebih dahulu berapa banyak uang THR yang ingin diberikan dan kalikan dengan jumlah sanak saudaramu. Dengan adanya tujuan dan target dana, jadi ketahui berapa banyak uang yang harus kamu tabung setiap harinya. Kamu bisa baca selengkapnya mengenai tips mengatur keuangan di bulan Ramadhan pada artikel berikut: Tips Mengelola Keuangan di Bulan Ramadhan Biar Nggak Boros

2. Batasi pengeluaran kurang penting

Meskipun biaya hidup sehari-hari berkurang selama berpuasa, tidak dapat kita pungkiri bahwa hasrat berbelanja justru meningkat saat perut lapar. Makanya, sering kali kita checkout barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu hindari membuka platform e-commerce ketika sedang berpuasa.

3. Membuat daftar menu sahur dan berbuka

Untuk menghindari pengeluaran berlebih yang membuat rencana menabung hanya jadi wacana,  bisa membuat list menu sahur dan berbuka selama sebulan ke depan. Dengan cara ini, bisa sekaligus menghitung budget untuk berbelanja bahan makanan. Variasikan juga menu sahur dan berbukamu, agar keinginan jajan atau makan di luar saat berbuka bisa kamu batasi.

4. Kelompokkan pengeluaran bulan puasa dan hari raya

Tips menabung lainnya yang bisa diterapkan adalah dengan mengelompokkan mana saja pengeluaran di bulan Ramadhan dan pengeluaran hari raya. Kamu bisa membuat anggaran dan memisahkan alokasi dana keduanya di rekening yang berbeda.

5. Belanja kebutuhan sebelum harga naik

Sudah menjadi hal yang biasa ketika harga barang terutama sembilan bahan pokok (sembako) kerap mengalami kenaikan di bulan puasa, terlebih lagi menjelang lebaran. Untuk menghindari pengeluaran membludak akibat kenaikan harga, kamu bisa berbelanja di awal bulan atau lebih awal lagi.

6. Taruh tabungan pada rekening atau produk terpisah

Agar kamu bisa menghindari godaan memakai uang tabungan untuk keinginan sesaat, kamu bisa menaruh uang tabunganmu di rekening bank yang berbeda. Kamu juga bisa menaruh tabunganmu dalam bentuk reksadana pasar uang. Menaruh uang tabungan pada produk reksadana sedikit banyak menahan nafsu belanjamu, lho, karena reksadana tidak dapat dicairkan di saat bersamaan ketika menjualnya selayaknya tabungan biasa. Butuh waktu 1–2 hari untuk menerima hasil penjualannya di rekening kita. Buat kamu yang ingin mengetahui apa itu reksadana, kamu bisa membacanya pada artikel berikut: Apa Itu Reksadana? Pengertian, Jenis, dan Keuntungan, dan Risikonya

Upgrade tabunganmu jadi lebih menguntungkan dengan reksadana

Di bulan yang penuh keberkahan, kita dipenuhi harapan bahwa kebaikan akan menyertai kita di masa mendatang. Dengan menabung, kamu bisa mewujudkan tujuanmu di masa mendatang sekaligus mengikuti anjuran Nabi Muhammad SAW.

Selama bulan Ramadhan, kamu bisa menabung pada produk reksadana pasar uang (RDPU) di tanamduit, lho. RDPU cocok untuk tujuan jangka pendek seperti mempersiapkan dana THR untuk sanak saudara. Selain lebih menguntungkan, menaruh tabungan di reksadana bisa mengurangi keinginan berbelanja. Jadi, pastikan uang tabunganmu aman dari godaan impulsive buying. 

Kamu bisa berinvestasi reksadana di aplikasi tanamduit. Tersedia berbagai jenis reksadana yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhanmu. Yuk, mulai investasi reksadana di tanamduit sekarang!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile