Home » Solusi Keuangan Ala Millenials & Gen-Z Agar Tidak Terlilit Utang

Solusi Keuangan Ala Millenials & Gen-Z Agar Tidak Terlilit Utang

oleh | Apr 9, 2022

Dalam menjalani kehidupan banyak permasalahan tidak terduga yang terjadi. Salah satu permasalahan yang tidak dapat dihindari adalah soal finansial. Nggak jarang kita menemukan orang-orang yang terlilit utang karena tidak mampu mengelola keuangannya dengan baik. Oleh karena itu, butuh solusi keuangan tepat untuk mengatasi dan mencegahnya.

Simak solusi keuangan yang bisa kamu terapkan mulai dari sekarang agar terbebas dari utang!

Solusi Keuangan Agar Tidak Terlilit Utang

1. Catat Pengeluaran dan Buat Anggaran

Permasalahan finansial sering kali melanda karena kesalahan mengelola keuangan pribadi. Solusinya, kita harus bisa lebih disiplin dalam mengaturnya. Hal sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan mencatat pengeluaran setiap bulannya. Kita akan tahu, nih, uangmu kebanyakan habis untuk apa. Jadi, pada akhirnya kita bisa pilah-pilih, mana yang termasuk kebutuhan dan keinginan. Pencatatan pengeluaran akan memudahkan kita ketika menyusun budgeting gaji sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebagai acuan sederhana, kamu bisa gunakan rumus budgeting 50-30-20 dengan rincian sebagai berikut:

  • 50% untuk kebutuhan dan tagihan (kebutuhan sehari-hari, tagihan listrik, biaya transport, biaya pendidikan anak, dll.)
  • 30% untuk keinginan (rekreasi bersama keluarga, self-reward, dll.)
  • 20% untuk tabungan, investasi, dana darurat, dan dana sosial (sedekah, zakat)

Baca juga: 7 Tips Mengelola Keuangan Pribadi Dengan Cerdas dan Efektif

2. Siapkan Dana Darurat

Hidup memang ada-ada saja, selalu sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan, termasuk hal-hal darurat seperti sakit, kecelakaan, kehilangan pekerjaan, dan masih banyak lagi. Nah, sebagai upaya preventif untuk mempersiapkan diri secara finansial untuk menghadapi situasi darurat, kamu perlu menyiapkan dana darurat. Dana darurat atau dana jaga-jaga adalah uang yang dapat kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan saat kondisi darurat yang telah disebutkan sebelumnya.

Persediaan dana darurat menjadi solusi keuangan di kala genting sehingga sangat penting untuk kamu persiapkan. Kamu bisa membaca tips mempersiapkan dana darurat pada artikel berikut: Apa itu Dana Darurat? Ini Dia Cara Mempersiapkannya!

3. Susun Rencana Keuangan Masa Depan

Setiap orang pasti punya mimpi yang ingin mereka wujudkan di masa depan seperti beli mobil, menikah, naik haji bersama orang tua, dan masih banyak lagi. Meskipun begitu, tidak semua orang bisa merencanakan mimpinya dengan baik. Rencana masa depan bisa menjadi acuan langkah demi langkah menuju tujuanmu di masa mendatang. Catat, rencana finansial masa depan apa saja yang ingin kamu wujudkan. Tentukan target waktu untuk mencapainya dan jadikan rencana tersebut sebagai acuan dan sugesti positif setiap harinya.

Namun, jangan lupa juga ya, kalau mewujudkan mimpi juga butuh persiapan dana. Setelah mengetahui tujuan apa saja yang akan dicapai, kamu bisa tentukan juga target dana dan waktu untuk mewujudkannya. Jadi, kamu bisa mempersiapkan kebutuhan dananya dari jauh-jauh hari. Perencanaan jangka panjang bisa jadi solusi keuangan yang membuatmu lebih aware terhadap keuanganmu di masa kini.

Baca juga: Lengkap dan Mudah, Contoh Rencana Masa Depan yang Bisa Jadi Acuan

4. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Sering kali akar permasalahan finansial nggak jauh-jauh dari gaya hidup konsumtif a.k.a. hedon. Rendahnya kendali diri untuk memenuhi keinginan sesaat membuat seseorang tergoda dan menghabiskan sebagian besar gajinya untuk hal tersebut. Alhasil, biaya kehidupan sehari-hari terbengkalai dan memaksa kita menggunakan kartu kredit atau fitur Paylater untuk memenuhinya. Di akhir bulan nanti, gajimu pasti terkuras untuk membayar tagihan PayLater dan kartu kredit. Kalau terus berulang, kesehatan finansialmu pasti terganggu karena hidup dari PayLater. Mulai sekarang, kamu harus lebih jeli lagi memilah mana kebutuhan dan keinginan untuk menstabilkan kembali kondisi finansialmu.

Baca juga: Tips Memahami Kebutuhan dan Keinginan, Penting!

5. Berinvestasi

Investasi adalah salah satu solusi keuangan yang bisa jadi andalan di masa depan. Tujuan dari investasi adalah mempersiapkan dana untuk tujuan finansial di masa mendatang. Jadi, dengan berinvestasi, kamu bisa selangkah lebih maju untuk mewujudkan impianmu, lho.

Kamu bisa sesuaikan mana produk investasi yang tepat sesuai tujuan finansial, target waktu, dan target dana yang dibutuhkan. Jangan lupa juga untuk mengenali profil risiko terlebih dahulu sebelum mulai investasi. Gampangnya, profil risiko adalah gambaran diri kamu ketika menghadapi risiko investasi. Apa kamu tipikal orang yang tetap santai melihat nilai investasimu turun atau kebalikannya? Berikut adalah rekomendasi produk investasi di aplikasi tanamduit yang cocok buatmu sesuai target waktu investasi.

1. Jangka Pendek (<1 tahun)

– Reksadana Pasar Uang (RDPU) cocok buat kamu yang ingin mempersiapkan dana darurat dan tujuan jangka pendek seperti ganti ponsel baru, liburan ke luar kota, dsb. Risiko investasinya paling rendah, karena RDPU 100% berisi produk rendah risiko seperti deposito dan surat berharga yang jatuh temponya <1 tahun. Potensi imbal hasil rata-rata pertahun bisa mencapai 6%, lho. Jauh lebih menguntungkan daripada menabung di rekening dan deposito. Buat kamu yang masih pemula dan takut akan risiko investasi, produk ini paling recommended!

2. Jangka Menengah (2–5 tahun)

– Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT) cocok buat kamu yang punya tujuan jangka menengah seperti biaya pernikahan, S2 di luar negeri, dll. Portofolio investasi RDPT 80% berisi surat utang (obligasi) jangka menengah. Risiko investasinya memang tidak serendah RDPU, tetapi potensi imbal hasil rata-ratanya lebih tinggi daripada RDPU, yaitu sekitar 8% per tahun.

– Reksadana Campuran (RDC) bisa jadi opsi investasi jangka menengah selain RDPT. Hanya saja, isi portofolio dari RDC lebih fleksibel, yaitu 1–79%-nya pada saham atau obligasi dan 0-20%-nya pada deposito bank. Imbal hasil RDC berpotensi lebih tinggi dari RDPT dalam jangka panjang, jika porsi portofolionya lebih banyak pada produk saham.

3. Jangka Panjang (>5 tahun)

– Reksadana Saham (RDS) cocok untuk kamu yang punya tujuan investasi jangka panjang seperti menyiapkan DP Rumah, biaya pendidikan dasar anak, ongkos naik haji, dana pensiun, dll. Seperti namanya, portofolio RDS harus dialokasikan 80% pada produk saham. Oleh karena itu, risiko investasi dari reksadana saham sangat tinggi, meskipun di sisi lain potensi imbal hasil rata-rata per tahunnya bisa mencapai 10%.

– Emas sebagai aset pelindung nilai (safe haven) dalam jangka panjang memang berpotensi mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Sebagai aset pelindung nilai, harga emas cenderung mengalami kenaikan jika perekonomian dilanda krisis.

Buat pemula investasi, kamu bisa baca juga artikel berikut: 7 Tips Investasi Untuk Pemula Paling Mudah, Kamu Harus Tahu!

6. Batasi Penggunaan Kartu Kredit dan Fitur PayLater

Keberadaan kartu kredit dan fitur PayLater sedikit banyak memang membantu kita untuk membayar sesuatu ketika tidak memiliki cukup uang tunai. Namun, di sisi lain kebiasaan menggunakan keduanya sebagai pembayaran bisa menjadi bumerang kalau kamu tidak bisa mengendalikan keinginan untuk berbelanja. Bisa-bisa, tagihan kartu kredit kamu membludak setiap bulannya dan gajimu habis untuk membayar tagihan saja. Bahkan, kalau tidak bisa membayar, bisa jadi terlilit utang. Solusi keuangan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membatasi penggunaan keduanya. Jika uang belum cukup untuk membeli sesuatu yang kamu inginkan, ada baiknya untuk menabung terlebih dahulu hingga cukup agar bisa membeli barang tersebut secara tunai.

7. Cari Penghasilan Tambahan

Cara terakhir yang bisa jadi solusi keuangan ketika sedang punya banyak tagihan dan tanggungan setiap bulan adalah dengan mencari sumber penghasilan tambahan. Kamu bisa menjadi reseller ataupun dropshipper, menjadi pekerja lepas sebagai blogger, dan masih banyak lagi. Simak cara mencari penghasilan tambahan pada artikel berikut: 7 Solusi Mencari Uang Tambahan

Kesimpulan

Masalah finansial memang tidak bisa kita prediksi kapan datangnya. Namun, kita tetap bisa melakukan banyak upaya untuk mencegahnya dengan disiplin dalam mengatur keuangan pribadi maupun rumah tangga. Buat kamu yang sedang dilanda masalah finansial, kamu bisa melunasi cicilan satu per satu sambil tetap memperbaiki cara pengelolaan keuanganmu dengan cara-cara di atas.

Semoga tips di atas bermanfaat, ya. Bagi kamu yang sedang belajar mengatur keuangan dan ingin mulai berinvestasi, kamu bisa download aplikasi tanamduit di Google Play Store dan App Store. Tersedia berbagai pilihan produk investasi mulai dari reksadana, Surat Berharga Negara (SBN), dan emas yang bisa disesuaikan dengan tujuan dan target waktu investasimu.

Yuk, download tanamduit dan mulai investasi sekarang!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile