Home ยป Kamu BOBA Lovers? Coba Baca Dulu Artikel Ini

Kamu BOBA Lovers? Coba Baca Dulu Artikel Ini

oleh | Mar 20, 2020

Boba atau Bubble Tea sudah sangat tidak asing lagi didengar oleh telinga kita, selain orang dewasa, anak-anak mudapun cukup gemar mengonsumsi minuman ini. Banyak juga para pengusaha yang mulai membuka gerai-gerai baru untuk memproduksi minuman jenis tersebut.

Boba menjadi minuman favorit bagi tua dan muda, namun banyak yang tidak sadar bahwa minuman ini mengandung kalori yang tinggi dan akan berpengaruh pada kondisi kesehatan diri kita, selain itu juga bisa berpengaruh pada biaya yang kita keluarkan untuk membeli boba selama ini.

Ada sebuah penelitian pada tahun 2017 oleh Food Science and Nutrition mengemukakan bahwa dalam satu gelas bubble drink (473 ml) biasanya berisi 60 gram tapioca pearl. Boba ini merupakan karbohidrat yang dimasak dan dicampur dalam cairan gula. Kandungan kalori boba tersebut setara dengan 170 – 200 kalori.

Hayooo 170 – 200 kalori loh hanya minum segelas boba.

Nah selain jumlah kalori, kira – kira biaya yang telah kita habiskan berapa yah?

Yuk kita kupas!

 

Misal:

Harga Minuman Boba (rata-rata) = Rp25.000,-

Intensitas pembelian = tiga (3) kali dalam satu minggu.

Jumlah minggu dalam satu bulan = empat (4) minggu.

 

Jadi biaya yang kita keluarkan untuk minuman itu selama satu bulan.

= Rp25.000 x (3 x 4) = Rp300.000,-

Kalau satu tahun (12 bulan)?

= Rp300.000 x 12 = Rp3.600.000,-

ย 

Wow!! Ternyata totalnya sampai segitu yah!

ย 

Hmm,

Coba kita bayangkan, kalo misalnya Rp3.600.000,- kita gunakan untuk berinvestasi dalam salah satu instrumen reksa dana, kira-kira berapa yah imbal hasil yang akan kita dapat nantinya.

 

Let’s check it out!

 

Sebagai contoh:

Kita pilih dari salah satu produk reksa dana pendapatan tetap yang ada di aplikasi tanamduit dengan imbal hasil rata-rata dalam satu tahun sebesar 8,50%

ย 

Kemudian hasilnya tinggal kita hitung saja:

= Rp3.600.000 x 8,50%

= Rp306.000

Totalnya

= Rp3.600.000 + Rp 306.000

= Rp3.906.000,-

Wah ternyata seru juga yah jika kita berinvestasi, bukannya uang minus karena konsumsi malahan jadi surplus karena investasi.

Jadi teman-teman masih mau nih konsumsi boba secara berlebihan daripada menyisihkan uang untuk masa depan?

 

๐Ÿ™‚

banner-download-mobile