Home » Jenis – Jenis Investasi Yang Pas Untuk Jangka Panjang!

Jenis – Jenis Investasi Yang Pas Untuk Jangka Panjang!

oleh | Apr 22, 2020

id.tanamduit.com — Kita tidak bisa mengelak bahwa suatu saat nanti kita juga bakalan pensiun. Tapi apakah kita sudah menyiapkan masa pensiun itu dengan bijak ? Apakah kita sudah berinvestasi dari sekarang untuk menuai hasilnya nanti pada waktu pensiun ? Atau.. kita sudah memikirkan hal itu tapi masih bingung mau investasi ke instrumen mana untuk jangka panjangnya ?

Nah..

Berikut merupakan beberapa alternatif investasi yang bisa temanduit miliki untuk mencapai tujuan investasi dalam waktu jangka panjang (lebih dari 5 tahun).

Properti

Properti merupakan salah satu alternatif investasi yang menarik dan penting bagi masyarakat Indonesia. Harga dari properti tersebut juga cenderung selalu naik. Termasuk dalam properti antara lain sebidang tanah, rumah tinggal, apartemen, rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan). Properti tersebut bisa disewakan ke pihak lain dan kita akan menerima pendapatan atau uang sewa selama jangka waktu yang disepakati.

Pertambahan jumlah penduduk, berkembangnya kegiatan bisnis dan ekonomi serta kegiatan sosial menyebabkan bertambahnya permintaan propert, sehingga dalam jangka panjang nilai properti umumnya naik secara signifikan.

Namun sayangnya, untuk berinvestasi dalam sebuah properti, kita memerlukan modal yang cukup besar. Misalnya, untuk membeli rumah dengan ukuran LT72, LB86 di pinggiran jakarta, kita memerlukan modal investasi dengan rentang antara Rp1,4-1,8 milyar, di pinggiran kota Bandung untuk luas yang sama harga belinya antara Rp700-800 juta.

Ada 2 (dua) cara investasi di properti, beli tunai atau sebagian pinjam uang dari bank. Membeli tunai berarti harus menyediakan uang sebesar harga beli ditambah pajak yang berlaku sekitar 5%. Pinjam uang dari bank untuk membeli rumah tidak bisa 100%, maksimum 70% dari nilai beli rumah, sisanya 30% harus kita sediakan sebagai down payment atas kredit dari bank. Jangka waktu pinjaman bervariasi dari 5 tahun sampai dengan 15 tahun, jarang sekali ada bank yang memberikan kredit sampai dengan 20 tahun. Biasanya bank mensyaratkan jumlah cicilan per bulan maksimum 30% dari monthly take home pay atau pendapatan bersih bulanan kita.

Menjual properti yang kita miliki tidaklah semudah menjual produk pasar modal seperti reksa dana, saham, ataupun obligasi. Dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menjual properti karena calon pembeli akan mempertimbangkan lokasi prperti yang akan dia beli, mengecek kelayakan dokumen-dokumen properti, mengecek harga dan lain-lain. Tetapi umumnya properti yang luasnya lebih kecil lebih mudah dibandingkan dengan properti yang luasnya lebih besar karena demografi Indonesia masih banyak anak-anak muda atau keluarga muda yang penghasilannya relatif masih terbatas sehingga permintaan atas properti adalah yang memiliki luas tanah dan/atau bangunan atau apartemen relatif masih kecil.

Emas

Dalam 5 tahun terakhir (9 April 2015 – 9 April 2020), harga emas mengalami kenaikan sebesar 75% (data dari www.harga-emas.org ), atau rata-rata per tahunnya tumbuh sekitar 11,8%. Kenaikan harga emas yang sangat signifikan terjadi sejak akhir tahun 2019, sebesar 27,6% sampai dengan 9 April 2020 (kurang dari 4 bulan). Harga emas sangat berfluktuatif dan umumnya sangat erat dengan pergerakan kurs USD terhadap Rupiah, pada saat USD menguat terhadap Rupiah atau Rupiah melemah terhadap USD pada umumnya permintaan terhadap emas meningkat sehingga harga emas juga ikut naik. Perlu diperhatikan dan diingat bahwa selain harga emas itu fluktuatif rentang atau spread antara harga beli dan harga jual cukup lebar, sehingga untuk memperoleh keuntungan dari investasi di emas dalam jangka pendek sulit untuk diperoleh kecuali pada saat Rupiah melemah terhadap USD. Namun dalam jangka panjang investasi di emas cukup menarik sebagai salah satu alternatif produk investasi.

Dulu untuk investasi atau membeli emas harus datang ke toko emas dan membelinya secara fisik, sekarang investasi di emas dapat dilakukan seara online melalui smartphone, bahkan pembeliannya tidak harus dalam satuan misalnya 0,5 gram, tetapi bisa dicicil dengan jumlah yang sangat terjangkau mulai dari Rp5.000 dan dapat dilakukan secara terus menerus sesuai dengan kebutuhan. Penjualan emas yang dimiliki secara digital juga dapat dilakukan secara online. Jika ingin memilikinya secara fisik maka emas yang dibeli secara digital dapat dicetak tentunya ada tambahan biaya cetak.

Investasi di emas cocok untuk jangka panjang, minimal 5 tahun, kurang dari 5 tahun sangat berisiko karena harganya sangat fluktuatif. Investasi emas dapat menjadi bumper pada saat terjadi krisis ekonomi karena pada umumnya permintaan terhadap emas meningkat sementara dilain pihak harga-harga saham, obligasi dan reksa dana yang berisi saham dan obligasi sedang turun drastis. Contohnya pada saat artikel ini ditulis sedang terjadi krisis global sebagai dampak dari wabah Covid-19. Sejak awal tahun 2020 sd tgl 9 April 2020 harga emas naik sekitar 27,6% sedangkan harga saham yang tercermin di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sekitar 26,2%.

Reksa dana

Reksa dana adalah kumpulan dana kolektif yang dihimpun dari masyarakat luas dan selanjutnya diinvestasikan ke surat-surat berharga atau efek yang diperdagangkan di bursa dan penempatan deposito di bank. Adapun jenis reksa dana ada beberapa jenis, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham dan reksa dana campuran. (Bisa dipelajari di https://www.youtube.com/watch?v=G-7pn1AaE9M)

Investasi reksa dana adalah investasi segala kalangan, apapun profesinya, karena terjangkau jumlah minimal investasinya, bisa mulai dari Rp10.000. Berbagai tujuan keuangan dapat dipenuhi dengan cara berinvestasi secara rutin di reksa dana. Reksa dana bisa dimanfaatkan dalam mempersiapkan membayar down payment untuk kredit pembelian rumah/apartemen dengan cara menyisihkan sebagian uang gajian tiap bulan dan dibelikan reksa dana.

Reksa dana, dalam hal ini reksa dana pasar uang, dapat diandalkan dana siaga, karena kinerja investasinya sangat rendah fluktuasinya, menghasilkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito dan dana pencairannya paling lama 2 hari bursa setelah tanggal instruksi pencairan. Untuk yang ingin berinvestasi dalam waktu jangka menengah, 3-5 tahun, dapat mengandalkan reksa dana pendapatan tetap, dan untuk yang ingin berinvestasi jangka panjang lebih dari lima (5) tahun, dapat berinvestasi pada reksa dana saham dan reksa dana campuran. Semua jenis reksa dana ini dapat teman-teman miliki di aplikasi tanamduit sekarang!

Kamu bisa mempelajarinya lebih lanjut di channel Youtube:

Nah, kira – kira temanduit sudah menentukan alternatif investasi jangka panjangnya belum ?

 

Yuk tentukan sekarang dan selamat berinvestasi!

banner-download-mobile