Home » Kenalan dengan Fitur Switching di tanamduit!

Kenalan dengan Fitur Switching di tanamduit!

oleh | Nov 25, 2020

#temanduit pernah denger soal transaksi switching belum? Simak penjelasannya yuk melalui artikel berikut!

Senin, 23 November 2020 kemarin, aplikasi tanamduit merilis fitur terbarunya, yaitu fitur switching. Switching a.k.a. pengalihan reksa dana adalah proses penukaran atau pemindahan unit reksa dana yang telah dimiliki ke unit reksa dana lain yang kamu inginkan. Gampangnya, fitur switching hampir sama seperti menjual unit reksa dana (redemption) dan membeli reksa dana (subscription), tapi canggihnya, proses penjualan dan pembeliannya dilakukan secara instan dan bersamaan di waktu yang sama, lho. Otomatis, kamu akan mendapatkan harga Nilai Aktiva Bersih (NAB) di hari yang sama. Jadi, kamu nggak perlu lagi nunggu hasil penjualan reksa dana kamu masuk ke rekening kamu dulu untuk dibelikan reksa dana lainnya, karena ada fitur switching ini!

Nah, perlu kamu tahu juga nih, kamu bisa melakukan transaksi switching jika produk reksa dana asal dan tujuan switchingnya dikelola oleh Manajer Investasi dan (biasanya) dari Bank Kustodian yang sama.

 

Apa sih manfaat fitur switching?

Investment allocation via Business Today

Secara konvensional, kalau kamu mau melakukan pemindahan unit reksa dana ke reksa dana lainnya, kamu perlu melakukan penjualan dahulu dan menunggu dana investasinya cair ke rekening bank pribadimu. Kemudian setelah dana investasinya sudah masuk ke rekening kamu, baru deh bisa beli reksa dana lainnya yang diinginkan. Akan tetapi, proses transaksi kayak gini rasanya nggak efisien banget ya, karena ada jeda waktu (periode hari) untuk menyelesaikan transaksi reksa dana dari proses penjualan dan pembelian sampai unit reksa dana yang dituju masuk ke portofolio investasi kamu.

Dengan melakukan transaksi switching, proses penjualan dan pembelian dilakukan di hari yang sama sehingga kamu akan mendapatkan harga NAB penjualan dan pembelian pada hari yang sama pula. Waktu transaksi akan menjadi lebih efisien dibandingkan dengan cara konvensional pada umumnya. Selain itu, ada beberapa manfaat lain dari fitur switching yang perlu kamu ketahui:

1. Mengamankan profit

Kalau profit (keuntungan) investasi dari produk reksa dana yang lebih berisiko (seperti reksa dana pendapatan tetap, campuran, atau saham) sudah dirasa cukup, kamu dapat melakukan switching ke produk rendah risiko seperti reksa dana pasar uang untuk merealisasikan profit yang telah kamu dapatkan.

2. Menjaga risiko & profit taking

Transaksi switching dapat dilakukan ketika pada suatu waktu portofolio investasi kamu memiliki risiko yang besar seperti waktu awal terjadinya pandemi Covid 19 pada Februari—Maret 2020 lalu. Hal ini membuat kinerja investasi di reksa dana pendapatan tetap dan saham turun cukup dalam. Oleh karena itu, untuk meminimalisir risiko tersebut, kamu bisa melakukan switching terlebih dahulu ke produk risiko rendah seperti produk reksa dana pasar uang. Kemudian, kamu bisa switching lagi ke reksa dana saham pada saat kondisi sudah membaik seperti sekarang ini.

 

3. Mengatur kembali alokasi aset (rebalancing asset)

Setiap investor biasanya memiliki alokasi aset dari keseluruhan dana investasi yang sesuai dengan tujuan keuangannya masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi pertumbuhan nilai investasi yang akhirnya mengubah alokasi asetnya dari rentang waktu yang diharapkan. Untuk menyesuaikan kembali, dapat dilakukan switching untuk memindahkan porsi reksa dana yang alokasinya berlebih, dikembalikan ke alokasi yang telah ditargetkan.

Kapan waktu yang tepat untuk saya melakukan switching?

Perfect timing via Property Guru

Kamu perlu perhatikan hal-hal berikut untuk menentukan waktu yang tepat melakukan transaksi switching:

  1. Selalu disiplin dengan tujuan keuanganmu, jangan panik apabila terjadi perubahan-perubahan komposisi harian, mingguan atau bulanan.
  2. Sesuaikan atau rebalance portofolio kamu secara berkala, misalnya tiap 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun sekali.
  3. Penyesuaian portofolio bisa dengan cara switching dari reksa dana yang komposisinya di atas rentang yang kamu inginkan ke reksa dana yang komposisinya di bawah rentang yang kamu inginkan.

Nah, gimana nih #temanduit? Tertarik untuk mencoba fitur switching? Tapi, pastikan dulu ya kamu sudah mulai berinvestasi dan memiliki unit reksa dana di tanamduit kalau mau gunain fitur ini. Yuk, mulai berinvestasi di tanamduit! tanamduit menyediakan ragam pilihan produk investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu.

 

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile