Home » Mengenal Jenis-Jenis Investasi Reksa Dana yang Tepat dan Risikonya

Mengenal Jenis-Jenis Investasi Reksa Dana yang Tepat dan Risikonya

oleh | Des 30, 2021

Saat ini, semakin banyak orang yang melek investasi reksa dana. Bahkan, anak-anak muda yang sudah mencoba investasi. Namun, banyak juga orang yang masih menunda investasi karena bingung memilih produk investasi yang tepat. Sebelum mulai investasi, kamu dapat mengenali jenis-jenis reksa dana beserta risikonya. Berikut penjelasan selengkapnya.

Jenis Investasi Reksa Dana dan Risikonya

1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah instrumen investasi yang terdiri dari kombinasi deposito dan obligasi atau surat utang yang memiliki jatuh tempo kurang dari 1 tahun atau dilunasi oleh penerbit obligasi.

Investor reksa dana akan mendapatkan bunga atau imbal hasil yang cenderung lebih tinggi dari deposito. Instrumen investasi ini memiliki risiko yang cenderung rendah sehingga cocok sekali untuk investasi jangka pendek sampai 2 tahun. Selain itu, produk ini juga dapat menjadi dana darurat. Jadi, kamu bisa mengalokasikan dana simpanan di reksa dana pasar uang.

Walaupun investor memiliki profil risiko moderat atau konservatif, investasi reksa dana pasar uang menjadi instrumen investasi yang tepat untuk jangka pendek. Jadi, investor yang memiliki tujuan investasi dalam waktu 1-2 tahun tidak disarankan memilih reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran atau reksa dana saham karena nilai pasar reksa dana tersebut naik dan turun setiap hari.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Jika kamu memiliki tujuan  investasi dalam jangka waktu 2-4 tahun, maka kamu dapat memilih reksa dana pendapatan tetap. Jenis reksa dana ini  Kinerja reksa dana ini menginvestasikan minimal 80% dari aktiva dalam bentuk obligasi atau surat utang.

Investor dapat memperoleh deviden dari obligasi. Namun, tidak semua produk obligasi memberikan return dari deviden. Dengan investasi produk ini, investor dapat memperoleh imbal hasil yang cenderung stabil untuk investasi jangka waktu menengah hingga jangka panjang.

Risiko produk reksa dana ini cenderung lebih tinggi dari reksa dana pasar uang karena harga obligasi fluktuatif. Perubahan naik dan turun nilai instrumen investasi ini dipengaruhi oleh pergerakan bunga bank. Jika bunga bank turun, maka harga obligasi naik. Sebaliknya, harga obligasi akan turun saat bunga bank naik.

Produk ini cocok untuk investor moderat yang menginginkan pendapataan dari kupon obligasi yang lebih tinggi dari deposito. Jika kamu memiliki tujuan investasi untuk keperluan pernikahan atau liburan, maka kamu bisa mengalokasikan dana untuk reksa dana pendapatan tetap.

3. Reksa Dana Saham

Dalam instrumen investasi reksa dana saham, terhimpun minimal 80% portofolio saham yang diperdagangkan di Bursa Efek. Kinerja produk ini berasal dari pergerakan harga saham. Jadi, naik atau turun nilai investasi ini berasal dari bunga deposito dan dividen. Dividen merupakan pembagian keuntungan tahunan dari saham. Harga saham sangat fluktuatif karena harga sangat dipengaruhi oleh persepsi para investor saham mengenai berita-berita terkini ekonomi dan bisnis, politik dan keuntungan dari masing-masing perusahaan yang menerbitkan saham.

Bagi investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang lebih dari 7 tahun, produk investasi ini menjadi pilihan yang tepat. Meskipun berisiko tinggi, jenis reksa dana ini memiliki kinerja rata-rata tahunanyang tinggi dalam jangka panjang. Dengan demikian, reksa dana saham cocok untuk investor yang mempersiapkan masa pensiun atau perisapan dana pendidikan anak. Di sisi lain, jenis produk ini menjadi pilihan yang tepat bagi investor dengan profil risiko agresif.

    4. Reksa Dana Campuran

    Seperti namanya, jenis reksa dana ini mengalokasikan dananya ke dalam  kombinasi portofolio saham antara 1%-79%, obligasi 1%-79% dan pasar uang (deposito) maksimal 20%. Imbal balik instrumen investasi ini berasal dari pergerakan harga saham dan obligasi, kupon obligasi dan sedikit dari bunga deposito. Tingkat risiko reksa dana ini moderat. Jadi, risiko reksa dana campuran bisa menengah sampai tinggi. Risiko investasi ini tergantung dari komposisi portfolio sebuah produk reksa dana campuran yang dipilih.

    Jika sebuah produk reksa dana campuran sangat didominasi oleh portfofolio obligasi, maka risiko investasi menjadi moderat. Namun, produk yang memiliki dominasi  saham, maka risiko investasi tersebut cenderung tinggi. Untuk itu, jenis produk investasi ini cocok untuk investor yang memiliki profil risiko moderat dan agresif. Selain itu, investor yang memiliki jangka waktu investasi 4-7 tahun dapat memilih reksa dana saham.

    Jika kamu bingung memilih jenis investasi reksa dana yang cocok, kamu dapat memilih instrumen investasi yang sesuai melalui fitur top performance reksa dana di aplikasi tanamduit. Kamu juga bisa pilih reksa dana syariah, lho! Mulai dari 10 ribu, kamu sudah bisa mulai berinvestasi di tanamduit. Yuk, download aplikasi tanamduit sekarang!

     

    tanamduit Team
    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi investasi dengan beragam produk seperti reksa dana, SBN, emas dan asuransi. tanamduit telah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile