Home » Mau investasi Reksa Dana, Apa yang Cocok, Yaa?

Mau investasi Reksa Dana, Apa yang Cocok, Yaa?

oleh | Sep 28, 2020

Sudah semakin banyak orang yang melek investasi. Rasanya sudah banyak juga anak-anak muda yang mencoba untuk investasi salah satunya instrument reksa dana. Tetapi tidak sedikit pula yang menunda investasi karena bingung pilih reksa dana yang mana ya?? Nah, berikut ini dapat membantu kamu mengenal berbagai jenis reksa dana.

Ada 4 jenis reksa dana, yaitu (1) reksa dana pasar uang (2) reksa dana pendapatan tetap (3) reksa dana saham dan (4) reksa dana campuran. Yuk kita pelajari lebih jauh reksa dana yang mana yang cocok untuk kamu.

 

1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana ini isinya adalah kombinasi deposito perbankan dan obligasi atau surat utang yang dalam waktu kurang dari 1 tahun akan jatuh tempo atau dilunasi oleh penerbit obligasi. Lalu imbal hasilnya dari mana??

Reksa dana akan mendapatkan bunga atau imbal hasil dari deposito di bank sedangkan dari obligasi akan mendapatkan kupon atau bunga atau imbal hasil secara berkala, biasanya tiap 3 bulan, sampai dengan jatuh tempo obligasi tersebut. Umumnya imbal hasil reksa dana pasar uang lebih tinggi dari bunga deposito di bank.

Reksa Dana Pasar Uang cocok untuk:

  • investor yang profil risikonya Konservatif.
  • Keperluan berjaga-jaga atau Dana Darurat.
  • Investasi jangka waktu sampai dengan 2 tahun

Walaupun investor memiliki profil risiko Moderat atau Konservatif namun jika jangka waktu investasinya kurang dari 2 tahun tidak disarankan untuk berinvestasi di reksa dana selain Reksa Dana Pasar Uang, karena harga atau nilai pasar reksa dana Saham, Pendapatan Tetap dan Campuran fluktuatif naik dan turun setiap hari.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana ini berisikan minimal 80% dari obligasi yang jangka waktu obligasinya bisa 1-30 tahun. Kinerja reksa dana ini berasal dari kupon obligasi yang umumnya lebih tinggi dari bunga deposito dan fluktuasi harga obligasi, karena obligasi bisa diperdagangkan. Reksa Dana Pendapatan Tetap risikonya lebih tinggi dari Reksa Dana Pasar Uang karena harga obligasi bisa fluktuatif dipengaruhi antara lain oleh pergerakan bunga bank, jika bunga bank turun maka harga obligasi naik, sebaliknya jika bunga bank naik maka harga obligasi menjadi turun. Kenapa? Kita bahas di artikel selanjutnya yaa.

Tetapi kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap lebih tinggi dari Reksa Dana Pasar Uang untuk jangka waktu investasi 1 tahun atau lebih.

Reksa Dana Pendapatan Tetap cocok untuk:

  • Investor yang menginginkan pendapatan yang berasal dari kupon obligasi yang lebih tinggi dari bunga deposito
  • Investor yang profil risikonya Moderat
  • Investasi jangka waktu 2-4 tahun, misalnya untuk keperluan persiapan biaya pernikahan, persiapan biaya liburan bersama keluarga.

3. Reksa Dana Saham

Reksa Dana ini minimal 80% dari dana yang terhimpun diinvestasikan di portofolio saham yang diperdagangkan di Bursa Efek. Kinerja Reksa Dana Saham berasal dari pergerakan harga saham, baik naik ataupun turun dan sangat sedikit sekali berasal dari bunga deposito dan dividen yaitu pembagian keuntungan tahunan dari saham. Harga-harga saham adalah fluktuatif dan sangat dipengaruhi oleh persepsi para investor saham mengenai berita-berita terkini ekonomi dan bisnis, politik dan keuntungan dari masing-masing perusahaan yang menerbitkan saham. Reksa Dana Saham berisiko tinggi.

Reksa Dana Saham cocok untuk:

  • Investasi jangka panjang, 7 tahun atau lebih, karena umumnya kinerja rata-rata tahunan portofolio saham dalam jangka panjang jauh lebih tinggi dari bunga deposito, tetapi dalam jangka pendek bisa sangat fluktuatif.
  • Untuk persiapan dana untuk masa pensiun, persiapan biaya Pendidikan anak masuk perguruan tinggi yang semuanya lebih dari 7 tahun yang akan datang.
  • Investor dengan profil risiko Agresif.

4. Reksa Dana Campuran

Sesuai dengan namanya, Reksa Dana ini portofolionya terdiri kombinasi portofolio saham antara 1%-79%, obligasi 1%-79% dan pasar uang (deposito) maksimal 20%.Kinerja Reksa Dana ini berasal dari pergerakan harga saham dan obligasi, kupon obligasi dan sedikit dari bunga deposito. Tingkat risiko Reksa Dana Campuran bisa Menengah bisa juga Tinggi, tergantung dari komposisi portfolionya yang sedang berlangsung, jika sangat didominasi oleh portfofolio Obligasi maka risikonya menjadi Moderat, tetapi jika didominasi oleh saham, maka risikonya menjadi Tinggi.

Reksa Dana Campuran cocok untuk:

  • Investor dengan profil risiko Moderat dan Agresif
  • Jangka waktu investasi 4-7 tahun

 

Jadi, reksa dana apa yang cocok untuk kamu?

banner-download-mobile