Home » Tipe Investor Berdasarkan Habitnya, Kamu yang Mana?

Tipe Investor Berdasarkan Habitnya, Kamu yang Mana?

oleh | Mei 17, 2021

Dunia investasi setahun belakangan mulai gencar jadi perbincangan dan nggak asing lagi, terutama buat generasi milenial dan gen-Z. Pandemi Covid-19 pada tahun lalu, jadi salah satu trigger buat banyak orang untuk mempersiapkan diri secara finansial untuk menghadapi situasi yang nggak terduga seperti tahun lalu. Nah, salah satu cara paling efektif buat mempersiapkan itu semua adalah dengan berinvestasi.

Kalau denger investasi pasti nggak lepas dari istilah investor alias orang yang menginvestasikan uangnya pada suatu produk investasi tertentu. Nggak cuma produk investasi yang beragam, para investor juga punya karakteristiknya tersendiri. Tipe investor biasanya dikelompokkan berdasarkan profil risiko (risk profile).

 

Investor type via Freepik

Gampangnya, profil risiko itu jadi gambaran diri kamu saat menghadapi risiko investasi. Salah satu contoh risiko investasi, terutama pada investasi reksa dana, yaitu saat nilai aktiva bersih (NAB) kamu turun dan portofolio kamu jadi merah. Kira-kira kamu bakalan stres nggak lihat portofolio kamu merah? Jawaban iya atau nggak itu relatif kok, karena setiap orang pasti beda-beda tingkat toleransinya terhadap risiko investasi yang dilakukan.

Kalau merujuk dari profil risikonya, tipe investor terbagi jadi tiga kategori, yaitu: investor konservatif, investor moderat, dan investor agresif. Nah, pada artikel kali ini tanamduit bakal kasih tau ke kamu, tipe-tipe investor yang sering kita temuin, tapi jarang disebut dalam artikel tentang tipe investor. Simak baik-baik, ya!

1. Si Promo Hunter

Cashback via Freepik

Nggak cuma marketplace aja yang sering kasih promo berupa diskon atau cashback, platform investasi juga sering banjir promo lho. Tipe investor satu ini pasti rela-relain punya akun di berbagai platform investasi buat berburu promo. Mereka rela gonta-ganti nomor ponsel lho buat dapetin bonus berkali-kali.

Well, memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya buat dapat bonus investasi yang bisa nambah portofolio investasi kamu itu boleh banget, lho. Tapi, jangan kesal atau marah kalau nggak dapat kuota promo. Coba, ingat-ingat lagi tujuan kamu berinvestasi. Kunci mencapai tujuan investasi adalah dengan tetap rutin berinvestasi terlepas ada promo atau nggaknya. Anggaplah cashback sebagai bonus investasi yang bukan jadi alasan utama kamu berinvestasi~

2. Si Diem-Diem Cuan

 Wealthy via Freepik

Tipe investor yang diem-diem cuan, memang nggak pernah keliatan aktif investasi, tapi satu waktu, jadi tajir melintir. Investor ini diam-diam menghanyutkan, tiba-tiba bisa beli mobil mewah, jam tangan mewah, dan barang branded lain. Seringnya sih dikira uangnya hasil ngepet sama netizen karena nggak pernah tau dia rutin investasi selama ini.

 

3. Si FOMO (Fear of Missing Out)

Fear of missing out via Freepik

Istilah FOMO dalam berinvestasi belakangan ramai jadi perbincangan juga nih. Investasi jadi tren tersendiri di kalangan anak muda. Nggak investasi, nggak gaul lah, gampangnya. Akhirnya banyak anak muda yang mulai berinvestasi tanpa cari tahu terlebih dahulu produk serta risiko investasinya. Pokoknya kalau temen gue beli, gue harus beli juga!

Biasanya, tipe investor kayak gini bakalan panik dan stres banget kalo portofolionya lagi merah. Sebenernya, nggak salah juga sih, ikutan tren investasi, selama kamu punya tujuan investasi yang jelas dan mau cari tahu seputar instrumen investasi yang kamu beli.

4. Si Main Aman

 

Financial growth via icons8

Titel main aman cocok buat tipe investor konservatif nih, karena biasanya tipe investor kayak gini toleransinya cukup rendah terhadap risiko investasi. Biasanya, investor pemula menerapkan strategi investasi dengan membeli produk investasi yang stabil dan berisiko rendah seperti reksa dana pasar uang, SBN ritel, atau pun emas. Selain investor pemula, strategi main aman juga biasa diterapkan buat mereka yang ada di usia pensiun, karena biasanya di usia pensiun kamu membutuhkan aset yang sifatnya likuid (mudah dicairkan) dan berisiko rendah.

4. Si Serok Terus~

Tipe investor satu ini biasanya fokus sama tujuan investasinya, nih. Nggak peduli harga produknya sedang naik atau turun, dia tetap rutin berinvestasi sampai tujuannya tercapai sesuai dengan target yang diharapkan. Intinya, kalem aja deh, nanti juga cuan.

 

 Keep investing via Freepik

Ada-ada aja kan, kelakuan para investor. Kamu pernah nemuin tipe investor yang mana aja, nih? Adakah yang menggambarkan dirimu sendiri?

Apa pun tipe investor yang menggambarkan kamu, tetaplah rutin berinvestasi dan lakukan diversifikasi sesuai dengan tujuan investasi dan target waktu investasimu. Di aplikasi tanamduit kamu bisa berinvestasi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasimu melalui berbagai produk investasi seperti reksa dana, SBN, dan emas. Yuk, mulai berinvestasi di tanamduit sekarang!

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile