Home » Sudah Terima Gaji Bulanan ? Ini 4 Tips Agar Uangmu Tidak Cepat Habis!

Sudah Terima Gaji Bulanan ? Ini 4 Tips Agar Uangmu Tidak Cepat Habis!

oleh | Apr 8, 2020

Setelah kita lihat saldo rekening yang bertambah saat terima gaji bulanan, hati kita pasti merasa berbunga-bunga dan imajinasi kita juga langsung terpampang nyata, “Mau beli apa yah bulan ini ?!” atau “Wah! bisa beli barang incaran saya kemarin!”.

Namun yang terjadi adalah seringkali kita malah ‘kebobolan’ karena terlalu konsumtif membeli barang ini-itu yang sebenarnya belum tentu kita butuhkan. Apalagi ketika kita sangat agresif pada saat membeli barang ini-itu, hingga gak sadar kalau uang yang ada di rekening langsung berkurang drastis. Nah, baru deh setelah itu kita sadar, “Kira-kira besok masih bisa makan apa yah kalo duitnya juga tinggal segini..”

Tunggu! Jangan pusing dulu, yuk simak tips berikut ini dalam mengelola keuangan kita agar tidak cepat habis setelah menerima gaji bulanan!

Cek Lagi Barang yang Mau Dibeli

Jika kita sudah punya to-buy-list barang-barang incaran kita, coba cek lagi deh, apa barang tersebut masuk ke dalam kategori barang-barang yang benar-benar kita butuhkan. Atau cuman hanya keinginan kita? Bisa banget loh, kita tuh ingin beli barang tersebut, tapi ternyata kita gak butuh-butuh banget.

Contohnya nih, pas di rumah udah niat mau ke mall untuk cari kemeja dan celana kantor karena stok yang ada di rumah udah lusuh. Pada saat keliling di mall, eh kita lihat ada jam tangan favorit yang lagi sale. Gak pikir panjang, kita malah beli jam tangan favorit itu padahal stok jam tangan di rumah masih bagus-bagus. Budget buat belanja kemeja dan celana kantornya malah terpakai. Pulang dari mall, malah bawa pulang jam tangan baru, padahal awalnya niatnya beli kemeja dan celana kantor.

 

Batasi Penggunaan Kartu Kredit

Gak ada salahnya mau pakai kartu kredit untuk beli barang atau belanja kebutuhan bulanan. Tapi kalau kita tidak hati-hati atau memakainya secara berlebihan, bisa jadi sangat berbahaya loh untuk keuangan kita.

Kenapa? Belanja pakai kartu kredit itu sistemnya “bayar belakangan” atau bahasa kekiniannya buy now, pay later. Mirip lah sama yang ditawari e-commerce atau toko online lainnya. Kesannya kayak gak keluar duit tapi kita bisa belanja, bisa banget buat kita impulsif dalam berbelanja. Syukur-syukur kalau di akhir bulan anggaran buat bayar kartu kredit nya cukup, kalau kurang??

Jadi harus nunggak dan tagihannya malah makin berlipat-lipat ganda. Belum lagi kalau nunggak, kita akan dikenakan bunga kartu kredit yang besar banget, rata-rata 3-4% per bulan. Kita bisa jadi kewalahan untuk membayarnya. Kalau kita belum bisa mengelola kartu kredit dengan baik, alangkah baiknya kalau pemakaiannya kita batasi.

Manfaatkan Promo Untuk Belanja Kebutuhan!

Kesempatan yang bagus nih buat kamu yang mau belanja tapi ingin tetap hemat. Kalau ada barang yang mau dibeli, kita bisa browsing atau cari tahu apakah ada promo untuk barang tersebut. Terkadang promo itu bisa berbeda-beda tergantung toko, jumlah pembelian, dan media pembayarannya.

Misal seperti contoh sebelumnya, kita mau beli kemeja dan celana kantor, ternyata ada promo berupa diskon jika melakukan pembayaran menggunakan dompet digital X. Nah tinggal kita bayar deh sesuai dengan aturan promonya. Lumayan banget kan jadi bisa menghemat gaji bulanan kita.

Menabung dan Berinvestasi Di Awal Terima Gaji Bulanan

Menabung dan juga berinvestasi di awal sehabis kita menerima gaji bulanan memang sangat dianjurkan. Dengan kita menyisihkan di awal, tidak akan ada alasan kalau kita tidak bisa menabung dan berinvestasi karena sudah tidak ada uangnya. Ini juga bisa membentuk kebiasaan yang baik dalam jangka panjang masa depan kita.

Jadi setelah menerima gaji bulanan, kita jangan habiskan semuanya yah. Kita bisa tetapkan berapa besaran dari gaji bulanan kita yang akan kita sisihkan. Idealnya sisihkan 5%-15% dari gaji per bulan untuk investasi, namun besaran persentase tersebut tergantung dari jumlah pengeluaran kebutuhan bulanan kita. Bagi first jobber mungkin agak susah untuk menyisihkan sampai dengan 15%, karena uang gajiannya relatif masih kecil dan ada beberapa jenis pengeluaran yang tidak bisa dikurangi misalnya bayar uang kos, uang transport rutin dari rumah atau tempat kos ke kantor pergi dan pulang. Untuk yang sudah punya gaji dalam jumlah yang lebih besar dan tanggungannya relatif tidak besar, maka uang gajian yang disisihkan seharusnya bisa lebih dari 5%. Sisihkanlah di awal, lebih besar dan lebih rutin dalam berinvestasi tentunya lebih baik.

Nah, kita bisa sisihkan gaji bulanan kita untuk ditabung dan diinvestasikan di tanamduit, selain karena mudah cara menggunakannya, kita juga bisa memilih berbagai produk yang sesuai dengan tujuan keuangan kita. Jika kita konsisten dalam menabung dan berinvestasi, pastinya kita akan selalu lebih dekat dengan mimpi-mimpi kita.

banner-download-mobile