Home » Tips Mengelola Keuangan: Beda Umur, Beda Cara Ngelolanya Lho! (Part 1)

Tips Mengelola Keuangan: Beda Umur, Beda Cara Ngelolanya Lho! (Part 1)

oleh | Nov 18, 2020

Ikuti cara mengelola keuangan berikut supaya hidupmu nyaman dan menyenangkan!

Pada dasarnya, manusia memiliki keunikannya masing-masing, begitu juga latar belakang kehidupan yang membentuk dirinya. Satu kesamaan yang tidak dapat dipungkiri, yaitu gimana caranya mengelola keuangan supaya kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik. Nah, kebutuhan #temanduit dari waktu ke waktu pasti terus berubah, deh. Oleh karena itu, cara mengelola keuangan pada tiap rentang usia juga berbeda-beda lho. Seperti apa perbedaannya? Yuk, kita simak sama-sama di artikel ini!

 

  • Usia < 20 tahun

Teens via Freepik

Mulai belajar untuk mengelola keuangan sedini mungkin menjadi pilihan bijak yang kamu ambil di masa muda. Di usia remaja, biasanya uang yang diterima masih berasal dari orang tua. Nah, setiap harinya kamu bisa menyisihkan sebagian dari uang jajanmu untuk ditabung. Uang tabungan kamu nantinya bisa kamu investasikan di kemudian hari, lho, ketika nanti sudah cukup umur untuk membuka rekening reksa dana.

 

  • Usia 20-an tahun

Young Adult via White Spectre

Menginjak usia 20-an, kamu biasanya sedang menikmati masa perkuliahan dan perlahan mulai ambil tanggung jawab untuk mandiri secara finansial,dan mulai mengelola keuangan sendiri, terutama untuk para fresh graduates yang baru aja lulus dan mulai merintis karir. Orang-orang mulai menyusun rencana kehidupannya dari jangka pendek sampai jangka panjang.

Selain itu, pada rentang usia ini kamu harus mulai mempersiapkan dana darurat, biaya pernikahan, DP rumah, bahkan dana pensiun kamu. Untuk mempersiapkan dana tersebut, tentu nggak bisa kamu capai dengan cuma nabung aja dong, #temanduit! Sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai berinvestasi, baik jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang untuk mempersiapkan tujuan-tujuan keuangan kamu ke depannya.

Perlu diingat selalu dalam benak, menyisihkan penghasilan kamu di awal untuk berinvestasi adalah strategi jitu dalam mengelola keuangan. Setelah berinvestasi, barulah kamu penuhi kebutuhan sehari-hari, bayar tagihan bulanan, dan mengembangkan potensi diri. Percaya, deh, #temanduit, usia 20-an itu ajang untuk kamu ngembangin potensi yang kamu miliki dan nyobain berbagai hal baru yang positif.

 

  • Usia 30—40an

Family time via Huff Post Canada

Biasanya, pada rentang usia 30—40an, orang-orang banyak yang sudah berkeluarga. Tentunya, akan ada yang berubah dari cara mengelola keuangan kita. Kalau sudah menginjak usia 30—40an, kamu harus mempersiapkan DP rumah senilai 30% dari harganya dan membayar cicilan yang nilainya maksimal 30% dari gaji kamu per bulannya.

Ketika kamu sudah berkeluarga dan memiliki anak, tentu saja pengeluaran bulanan kamu meningkat dan mengelola keuangan menjadi sulit, karena kini pasangan dan anak-anakmu menjadi tanggungan kamu juga. Oleh karena itu, penting banget nih buat kamu meningkatkan persediaan dana darurat. Saat sudah berkeluarga, minimal kamu harus memiliki dana darurat 12 kali dari pengeluaran bulanan kamu. Dana darurat ini sangat bermanfaat jika ada sesuatu yang darurat seperti jatuh sakit atau tidak mendapat penghasilan dari pekerjaan, dana darurat ini bisa digunakan keluargamu untuk tetap memenuhi kebutuhan sehari-hari sampai kembali mendapatkan penghasilan baru secara normal.

Kamu juga perlu lho mempersiapkan biaya pendidikan dasar anak, yaitu jenjang TK dan SD. Biaya pendidikan mencakup biaya masuk dan SPP tiap bulannya. Biayanya dari waktu ke waktu terus mengalami kenaikan.  Makanya, untuk memenuhi biaya pendidikan anak hingga kuliah, penting untuk kamu mengelola keuangan salah satunya berinvestasi jangka menengah dan panjang, seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Penting juga untuk memiliki asuransi kesehatan dan jiwa buat kamu yang sudah berumur 30—40an. Kedua jenis asuransi ini akan sangat bermanfaat kalau sewaktu-waktu kamu jatuh sakit dan butuh biaya rumah sakit yang besar.

Setelah prioritas kebutuhan di atas sudah terpenuhi, kamu juga bisa menyisihkan sebagian gaji kamu untuk rekreasi bareng keluarga kecilmu. Sesekali, kita juga perlu refreshing dengan menghabiskan waktu bersama di luar rumah untuk menjaga kehangatan dan keharmonisan keluarga kita.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai berinvestasi, karena sekarang adalah waktu yang tepat untuk kamu memulainya. Berapa pun usia kamu, kamu bisa dengan mudah berinvestasi di tanamduit. Di aplikasi tanamduit, tersedia berbagai pilihan produk sesuai dengan tujuan finansial kamu, baik itu jangka pendek, menengah, mau pun panjang. Yuk, berinvestasi di tanamduit!

 

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile