Home » 5 Alasan Kenapa Anak Muda Harus Investasi Reksa Dana Saham

5 Alasan Kenapa Anak Muda Harus Investasi Reksa Dana Saham

oleh | Agu 10, 2021

Reksa dana saham merupakan salah satu produk reksa dana yang isi portofolionya minimal 80 persen ditempatkan pada instrumen saham. Perusahaan manajer investasi yang bertugas mengelola portofoliomu akan membeli dan menjual saham. Keuntungan maupun kerugian dari reksa dana saham diperoleh dari kenaikan atau penurunan harga saham-saham.

Reksa dana saham menawarkan imbal hasil yang paling tinggi jika dibandingkan dengan produk reksa dana lainnya. Sebagaimana prinsip dasar investasi, high risk, high return, berinvestasi pada produk ini punya risiko yang tinggi. Pergerakan harga-harga saham yang naik turun setiap harinya membuat instrumen ini lebih cocok dijadikan investasi jangka panjang (>5 tahun).

Buat kamu para millennials muda dan Gen-Z, investasi reksa dana saham bisa jadi salah satu pilihan investasi masa depan, lho. Kenapa, ya? Simak alasannya berikut ini.

1. Minimum investasi yang terjangkau

reksa-dana-saham

Accessible via Freepik

Buat sebagian anak muda yang masih kuliah atau baru mulai bekerja, istilah investasi terdengar mahal dan sulit untuk dilakukan. Padahal, nominal minimum investasi sekarang sudah sangat terjangkau. Dengan berinvestasi di reksa dana saham, kamu bisa membeli saham-saham terbaik sekaligus dalam satu produk. Tentunya dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Di tanamduit, terdapat berbagai pilihan produk yang bisa dibeli mulai dari Rp10 ribu saja, lho.

2. Reksa dana saham, investasi masa depan

wujudkan-mimpi

Future dream via Pexels

Usia muda bisa jadi masa-masa keemasan bagi kita untuk banyak bermimpi dan mempersiapkan cita-cita kita di masa mendatang. Misalnya, tujuh tahun dari sekarang, kamu punya target untuk membeli satu unit apartemen. Otomatis, kamu punya jangka waktu investasi yang cukup lama untuk mempersiapkannya. Dalam jangka waktu lima tahun bahkan lebih, biasanya reksa dana saham menawarkan return yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis reksa dana lainnya.

3. Nggak perlu bingung memilih saham yang akan dibeli

pilih-reksa-dana-saham

Choices via Freepik

Berinvestasi di reksa dana saham jauh lebih sederhana jika dibandingkan dengan investasi saham. Dana yang kamu investasikan nantinya akan dikelola oleh perusahaan manajer investasi yang harus mendapat izin dari OJK. Perusahaan manajer investasi ini berisi para fund manager profesional yang sudah berpengalaman di pasar modal sehingga ilmunya lebih mumpuni dibanding kita. Perusahaan manajer investasi inilah yang akan menentukan saham-saham apa saja yang akan dibeli dan dijual. Gampangnya, kamu tinggal terima jadi dan tetap bisa memantau portofoliomu setiap harinya. Oh, iya, saham-saham yang dibeli juga kebanyakan merupakan saham unggulan. Jadi, kalau kamu beli reksa dana saham, sama saja seperti kamu punya beberapa saham terbaik sekaligus dalam satu produk. Tentu kita akan mengeluarkan modal yang lebih besar untuk membeli beberapa saham unggulan secara langsung. Berikut adalah contoh fund fact sheet dari salah satu produk reksa dana saham di tanamduit, yaitu Batavia Dana Saham.

 Batavia Dana Saham Fund Fact Sheet

4. Likuid (mudah dicairkan)

likuiditas-reksa-dana

Liquidity via Pexels

Pada dasarnya, reksa dana tergolong investasi yang fleksibel, karena bisa dijual kapan saja. Meskipun produk ini lebih cocok dijadikan investasi jangka panjang, bukan berarti kamu baru bisa mencairkannya lima tahun lagi. Kamu bisa menjual reksa dana saham kamu kapan pun, sesuai dengan kebutuhanmu. Hanya saja, dalam jangka pendek nilai per unit reksa dana kamu atau nilai aktiva bersih (NAB) mungkin saja sedang turun, jadi saat kamu jual reksa dananya, kamu jadi rugi, deh.

5. Nominal penjualan bisa disesuaikan dengan kebutuhan

financial-plan

 Planning via Pexels

Ini jadi salah satu keunggulan reksa dana saham yang paling esensial. Kalau sewaktu-waktu kamu ingin menjual reksa danamu, kamu bisa menjual sebagian dan nominalnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Berbeda halnya dengan saham yang minimal penjualan dan pembeliannya sama, harus sebanyak satu lot (100 lembar saham).

Kelima alasan di atas bisa jadi pertimbangan kamu untuk menginvestasikan sebagian pendapatanmu pada produk reksa dana saham. Kamu bisa rutin berinvestasi setiap bulannya untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang yang kamu impikan. Kamu juga bisa, lho, mempersiapkan dana pensiun untuk masa tuamu mulai dari sekarang dengan reksa dana saham.

Yuk, mulai persiapkan masa depanmu dengan berinvestasi di tanamduit!

 Penulis: Syafira Maulida

 

banner-download-mobile