Home » tanamduit Outlook 17 Mei 2021 – Tekanan Korona dan Fundamental

tanamduit Outlook 17 Mei 2021 – Tekanan Korona dan Fundamental

oleh | Mei 19, 2021

Halo, temanduit!

Gonjang-ganjing IHSG tampaknya belum juga usai dan menemukan titik terang. Hal ini sejalan dengan kondisi pasar, mulai dari skala regional hingga skala global. Menurut Chief Economist tanamduit, Ferry Latuhihin, tekanan pada indeks adalah hal yang rasional pada pasar mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang kembali alami lonjakan di berbagai negara. Sentimen ekonomi apa saja ya yang mempengaruhi kondisi pasar dua minggu belakangan? Simak ulasan tanamduit Outlook berikut ya~

 

1. Covid-19 strikes again!

Mutasi varian baru Covid-19 kembali terjadi di beberapa negara, di antaranya India dan Singapura. Belakangan ini, Singapura dikabarkan kembali menerapkan kebijakan lockdown, padahal sebelumnya negara tersebut telah dinyatakan bersih dari Covid-19.

Kebijakan pembatasan sosial dengan pelarangan aktivitas mudik tidak berjalan efektif, mengingat data di lapangan menunjukkan jumlah pemudik mencapai 1,5 juta orang. Belum lagi, shalat Ied yang digelar massal di banyak tempat berpotensi menjadi klaster penyebaran virus Covid-19. Selain itu, pemerintah juga kecolongan dengan dibukanya tempat wisata selama libur lebaran kemarin, karena begitu banyak pengunjung memadati tempat-tempat tersebut.

Sebuah pertanyaan besar, apakah kecolongan di atas akan membuat Indonesia lockdown lagi? Mungkin saja, namun Ferry Latuhihin belum melihat indikasi pemerintah akan menerapkan kembali kebijakan tersebut.

 

2. Market masih akan gitu-gitu aja dalam waktu dekat

Kondisi pasar beberapa minggu belakangan terbilang stagnan, alias gitu-gitu aja. IHSG masih naik turun di angka 5.900—6.000an aja. Sedikit banyak mutasi varian baru Covid-19 di berbagai negara yang terbukti lebih ganas menjadi penyebab utama stagnannya market belakangan ini.

 

3. Pemulihan ekonomi semakin nyata

Sebagaimana telah disampaikan pada beberapa market outlook sebelumnya, pemulihan ekonomi semakin menunjukkan titik terang. The Fed masih tetap menjaga suku bunga tetap rendah dan tidak akan menaikkannya sampai tahun 2023 nanti. Di sisi lain, sektor-sektor perekonomian seperti sektor manufaktur, sektor agrikultur (khususnya sawit), dan sektor tambang terus menunjukkan tren positif di masa pandemi seperti sekarang. Hal ini menandakan, bahwa pemulihan ekonomi tetap berlangsung dan bukan tidak mungkin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan terus positif.

 

 

Well, mungkin temanduit merasa jenuh dengan naik turunnya IHSG di angka yang segitu-gitu aja. Wajar aja, sih, tapi jangan lupa juga, pemulihan ekonomi Indonesia dan global yang diprediksi akan terus membaik tahun ini tentu akan menjadi sentimen positif untuk kondisi pasar hingga akhir tahun 2021. Jadi, nggak ada salahnya untuk tetap rutin berinvestasi di risky asset seperti reksa dana saham di tanamduit biar kamu siap cuan to the moon, setidaknya di akhir tahun 2021 ini~~

 

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Syafira Maulida

banner-download-mobile