Home » tanamduit Outlook 21 Desember 2020 – The Days of Wine and Roses

tanamduit Outlook 21 Desember 2020 – The Days of Wine and Roses

oleh | Des 22, 2020

Halo #temanduit!

Tidak terasa sebentar lagi kita sudah berada di penghujung tahun 2020. Tahun 2020 menjadi tahun yang sangat menantang dan dinamis bagi seluruh dunia dengan hadirnya pandemi Covid-19. Seluruh pasar keuangan selama 2020 berfokus pada Covid-19. Pasar saham drop sampai titik terendah pada Maret 2020, namun sekarang sudah bounce back dan justru sudah lebih tinggi dari level pre-Covid.

Pada penutupan Senin (21/12), IHSG berada di level 6.165. Proyeksi tanamduit kalau IHSG bisa mencapai level 6.000 akhir tahun tidak meleset. Bahkan, saat ini investor seperti diberi bonus karena justru IHSG sedang menuju ke 6.200 akhir tahun ini.

Proyeksi tanamduit tidak berubah, IHSG diprediksi bisa akan mencapai level 7.000 di tahun 2021, dengan beberapa driver yang sebelumnya selalu kita bahas bersama. Analogi The Days of Wine and Roses pasti terasa sangat nyata bagi para investor yang memiliki risky asset seperti reksa dana saham dalam portofolio investasinya. Beberapa poin yang bisa meyakinkan kembali kita bersama akan besarnya potensi investasi di reksa dana saham antara lain:

Stimulus tambahan di AS sebesar 900 Miliar Dollar

Partai Demokrat dan Republikan di AS melalui Kongres telah menyetujui adanya stimulus tambahan untuk membantu pemulihan akibat Covid-19 sebesar 900 Miliar Dollar. Stimulus ini dapat memberikan bantuan cepat bagi masyarakat dan bisnis di AS untuk bangkit lagi dari kerusakan ekonomi akibat Covid-19. Secara rinci dana sebesar hampir 1 Triliun Dollar ini diarahkan untuk beberapa sektor seperti: bantuan langsung tunai kepada masyarakat, bantuan untuk pengangguran, stimulus untuk bisnis, dan distribusi vaksin Covid-19.

Istilah ‘too big is better than too small’ dalam pemberian stimulus menjadi relevan bagi negara-negara dunia termasuk Indonesia karena inflasi yang dikhawatirkan juga masih belum mengancam. Kondisi saat ini adalah permintaan (demand) yang sangat rendah dengan penawaran (supply) yang masih tinggi / over capacity. Demand harus ditingkatkan sampai di level bisa menyeimbangkan kapasistas supply. Setelah itu baru ancaman inflasi bisa lebih besar risikonya.

 

Riset JP Morgan: Make Indonesia Great Again

JP Morgan, perusahaan keuangan global yang bermarkas di AS memprediksi ekonomi Indonesia akan tumbuh tahun 2021 mendatang, rupiah juga akan tetap kuat sehingga IHSG bisa melanjutkan penguatannya dari level sekarang ke target level 6.800 di akhir tahun 2021. (sumber: katadata.id, 10 Des 2020)

Didukung dengan beberapa faktor yang melatarbelakangi antara lain: kembalinya aliran dana asing bersama dengan kepastian dan distribusi vaksin sebagai pendorong utamanya; UU Omnibus Law yang akan meningkatkan foreign direct investment serta pembentukan dana abadi (Sovereign Wealth Fund / SWF) sebagai pembiayaan alternatif untuk mendorong kembali proyek-proyek infrastruktur.

 

Vaksin Covid-19 Gratis bagi Masyarakat Indonesia

Presiden Joko Widodo mengumumkan program vaksinasi virus Covid-19 gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini Indonesia sudah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin produksi Sinovac yang sedang menunggu status dari BPOM. Sisa sebesar 1,8 juta dosis vaksin Sinovac akan hadir di Januari 2021. Kementerian BUMN mengungkapkan sudah mengamankan 155 juta dosis vaksin, dengan sisanya sedang diusahakan. Selain Sinovac, pemerintah telah menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan di Indonesia. Keenam vaksin tersebut merupakan produksi dari: PT Bio Farma (Persero), Astra Zeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer, dan Sinova Biotech. Dana program vaksinasi Covid-19 sudah dianggarkan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar 18 Triliun Rupiah dengan tambahan 36,4 Triliun Rupiah dari dana PEN yang belum tereksekusi tahun 2020 ini.

Program ini merupakan kebijakan yang sangat baik dari pemerintah dengan upaya secara penuh untuk pemulihan akibat Covid-19. Kepercayaan pasar meningkat dengan keyakinan bahwa masyarakat bisa mendapatkan vaksin dan menjadi dapat beraktivitas kembali secara penuh. Aktivitas bisnis dan ekonomi akan kembali meningkat kembali yang dampaknya akan sangat baik bagi pasar investasi Indonesia khususnya pasar saham.

 

IHSG sudah mencapai hasil proyeksi tanamduit di 6.000 tahun 2020 ini, malah lebih tinggi, dengan posisi sekarang di level 6.200. Proyeksi tanamduit tidak berubah, berada di level 7.000 di tahun 2021.

Vaksin gratis menjawab keraguan dengan keyakinan bahwa masyarakat bisa kembali beraktivitas dan bekerja sehingga ekonomi dan bisnis dapat pulih kembali. Tahun 2021 masih sangat potensial dengan proyeksi pertumbuhan domestik yang lebih tinggi dari 2020. Investor bisa sangat diuntungkan apabila memiliki porsi investasi yang lebih besar di reksa dana saham yang dapat dimiliki melalui tanamduit.

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Pajar Huzaifah 

banner-download-mobile