Home » tanamduit Outlook 24 Mei 2021 – Sentimen Negatif, Fundamental Positif

tanamduit Outlook 24 Mei 2021 – Sentimen Negatif, Fundamental Positif

oleh | Mei 25, 2021

Halo, temanduit!

Pasar masih dalam kondisi yang gitu-gitu aja layaknya hubungan kamu dan doi. Sejauh ini, kondisi pasar masih dipengaruhi sentimen negatif yang sama, yaitu melonjaknya angka pertambahan kasus Covid-19 di beberapa negara. Hal ini mengakibatkan pasokan vaksin ke Indonesia menjadi terhambat. Meskipun begitu, angka-angka perekonomian yang keluar bulan ini menunjukkan bahwa fundamental ekonomi kita terus mengalami perbaikan.

Berikut sentimen-sentimen perekonomian yang mempengaruhi kondisi pasar seminggu belakangan.

 

1. V-shaped Economy semakin nyata

Bagi negara berkembang, pergerakan kurs nilai tukar mata uang menjadi faktor yang penting dalam menjaga momentum. Bank Indonesia (BI) dan pemerintah sejauh ini berhasil menjaga nilai tukar mata uang Rupiah ke Dollar dengan baik. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar masih stabil di rentang Rp14 ribu—15 ribu. Kalau sampai nilai tukarnya mencapai Rp 16 ribu, barulah fundamental dari ekonomi kita patut dipertanyakan.

Pada kuartal kedua nanti ada kemungkinan akan terjadi offsetting sebesar 7% dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal kedua tahun lalu. Bahkan, Sri Mulyani meyakini ekonomi berpotensi tumbuh 8,1% pada kuartal kedua. Kalau merujuk fundamental dan berkaca pada angka-angka ekonomi yang sudah keluar, perekonomian kita terus membaik. Comodity supercycle sejauh ini belum terjadi. Hal ini disebabkan oleh pemulihan ekonomi yang belum merata.

 

2. Momentum Lebaran berhasil terjaga

Momentum libur lebaran jadi ajang banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga masing-masing. Masih banyak juga orang yang nekat pulang kampung dan mengunjungi tempat wisata. Meskipun begitu, Indonesia berhasil menjaga angka pertambahan kasus positif Covid-19 tidak melonjak tinggi pasca Lebaran. Indonesia jadi salah satu negara yang bisa mengatasi Covid-19. Kalau dilihat dari anga-angka yang diupdate di media sosial, kasus Covid-19 di negara kita terhitung dapat dikendalikan.

 

 

Sejauh ini, sentimen negatif di pasar utamanya nggak jauh-jauh dari persoalan kasus pertambahan Covid-19 yang melonjak di beberapa negara. Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi tahun ini diprediksi akan terus membaik melihat angka-angka perekonomian yang sesuai ekspektasi. Jadi, sekarang masih jadi momentum tepat untuk tetap membeli reksa dana saham. Yuk, tambah portofolio reksa dana saham kamu di tanamduit!

 

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Syafira Maulida

banner-download-mobile