Home » tanamduit Outlook 30 November 2020 – It’s Now or Never

tanamduit Outlook 30 November 2020 – It’s Now or Never

oleh | Des 1, 2020

Halo #temanduit!

 

Seminggu kemarin, pasar saham kita masih mengalami kenaikan dalam perjalanannya ke target yang tanamduit perkirakan di level 6.000 akhir tahun 2020. Koreksi singkat dalam jangka pendek sangat mungkin terjadi, mengingat angka kasus positif Covid-19 di Indonesia yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir. Koreksi singkat ini dapat membuat IHSG sedikit turun untuk melanjutkan kembali kenaikannya mengingat angka-angka fundamental dan ekonomi, semuanya menunjukkan hadirnya pemulihan ekonomi.

Tema minggu ini adalah It’s Now or Never, karena tanamduit melihat kenaikan pasar saham yang cukup cepat di tengah kepercayaan investor yang semakin kuat akan adanya pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Strategi ini bisa disebut sebagai market timing yang memanfaatkan momentum ketika pasar saham  dinilai masih murah (undervalue) dengan horizon investasi dengan jangka yang lebih panjang. Hal yang dikhawatirkan, jika investor tidak memiliki posisi saat ini, IHSG bisa naik kembali lebih cepat dan mengurangi potensi imbal hasil yang dimiliki investor.

Di bawah ini, terdapat beberapa highlight yang menjadi alasan tanamduit sangat yakin bahwa saat sekarang masih sangat baik bagi para investor menempatkan investasinya di risky asset seperti reksa dana saham.

Isu Politik di AS Sudah Usai dengan Kemenangan Joe Biden

Keramaian kondisi politik di AS yang sempat ramai setelah Joe Biden terpilih sebagai Presiden AS, kini sudah semakin tenang. Paket-paket kebijakan Joe Biden juga sudah diumumkan ke publik, dengan kebijakan ekonomi yang akan tetap bersifat loosening, yaitu kebijakan yang bersifat untuk memacu kembali pertumbuhan ekonomi. Dua pilar utamanya yaitu dengan kebijakan suku bunga rendah dan meningkatkan uang beredar (money supply).

Mengingat ekonomi AS masih sangat rentan karena angka pengangguran naik tinggi akibat pandemi Covid-19, AS akan melakukan metode yang serupa seperti kasus krisis keuangan global di tahun 2008. Walau sudah melakukan kebijakan loosening yang masif, masih dibutuhkan waktu yang lama sampai ekonomi pulih kembali. Hal yang serupa juga terjadi di negara-negara Eropa dimana AS dan Eropa memiliki ekonomi yang sudah mature karena pertumbuhan ekonominya sudah sangat lambat.

 

Asia Menjadi Tujuan Investasi yang Sangat Menjanjikan

tanamduit sering sekali menyatakan bahwa The Next Decade Will Belong to Asia. tanamduit meyakini bahwa dengan kondisi ekonomi seperti ini akan memancing arus modal / capital flow ke negara-negara Asia, salah satunya Indonesia. Dengan kebijakan suku bunga rendah di AS yang dilihat akan berlangsung lama, there is no reason to hold dollar, tidak ada alasan kuat untuk investor dunia untuk berinvestasi di aset dalam US Dollar. Suku bunga AS berada di level nol persen, yaitu di 0,00-0,25%. Negara-negara Eropa juga serupa selengkapnya bisa dilihat di sini. Sedangkan dari sisi penerimaan / yield dari Surat Utang dari berbagai negara bisa dilihat contohnya seperti di bawah ini.

Negara

Yield 10-tahun

Indonesia

6,23%

Amerika Serikat

0,85%

Inggris

0,32%

Perancis

-0,33%

Jerman

-0,59%

Swiss

-0,47%

Singapura

0,88%

Jepang

0,03%

China

3,28%

Thailand

1,34%

Malaysia

2,77%

Angka Kasus Positif Covid-19 Indonesia Masih Tinggi

Ada sedikit faktor yang dapat sedikit memperlambat kenaikan pasar saham yaitu angka kasus positif Covid-19 di Indonesia yang masih meningkat di beberapa waktu terakhir. Seminggu terakhir, angka kasus positif harian di atas 5.000 orang. Kenaikan yang paling tinggi berasal dari Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah mengingat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di kedua provinsi ini sangat tinggi. Meningkatnya kurva ini dapat mengganggu market dalam jangka pendek, apalagi ditambah dengan diberlakukannya kembali PSBB.

Untuk jangka panjangnya, kuncinya masih tetap di kehadiran Vaksin Covid-19. Uji klinis akhir telah berhasil pada beberapa kandidat vaksin dengan tingkat keampuhan lebih dari 90%. Kejelasan akan adanya vaksin sudah ada, tinggal menunggu kejelasan akan waktu vaksin-vaksin tersebut dapat terdistribusi ke seluruh dunia. Pasar saham bisa menjadi sangat bullish ketika informasi tersebut sudah terjawab khususnya untuk di Indonesia.

 

Bagi investor yang memiliki horizon investasi yang lebih panjang, paling tidak untuk 1 tahun ke depan, It’s Now or Never menjadi perumpamaan yang sangat sesuai. Pasar saham bisa saja turun dalam jangka waktu pendek tetapi potensi untuk naik lebih tinggi juga lebih besar. IHSG masih dalam perjalanan menuju level 6.000 di akhir tahun ini.

Investor bisa menempatkan dana investasinya di risky asset seperti reksa dana saham yang dapat dimiliki melalui tanamduit. It’s Now or Never.

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Pajar Huzaifah 

banner-download-mobile