Home » tanamduit Outlook 7 Desember 2020 – Fly Me to The Moon

tanamduit Outlook 7 Desember 2020 – Fly Me to The Moon

oleh | Des 8, 2020

 ,Halo #temanduit!

Cihuyyy, IHSG sudah hampir balik ke masa sebelum Covid, sejak bulan Mei 2020 tanamduit sudah memproyeksikan IHSG akhir tahun antara 5.500-6.000, sekarang sudah di level 5.900. Vaksin Covid-19 adalah game changer-nya, dan sudah tiba di Indonesia.

Tahun 2021 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6%, IHSG diharapkan bisa mencapai level 7.000 dan yield Surat Utang masih tetap menarik dibandingkan negara-negara lain, di level 6%-an. Kurs Rupiah masih bisa menguat sampai di bawah Rp 14.000 per USD.

Tema kita selalu in-line dengan kondisi pasar yang ada dengan tetap melihat ekspektasi ke depan. Masa sekarang ini bisa jadi pembelajaran bersama buat kita, ketika kita berinvestasi di risky asset seperti reksa dana saham (di tambah dengan mengambil momentum yang tepat), kita bisa mendapatkan return yang tinggi. Apabila tidak berinvestasi sebetulnya ada ‘ongkos’ yang dibayar pula oleh investor, karena kehilangan potensi return yang merupakan opportunity cost.

Tema minggu ini adalah Fly Me to The Moon, sesuai banget kan dengan ekspektasi yang ada sekarang ini. Rinciannya bisa kita lihat bersama pada uraian di bawah ini.

Vaksin Covid-19 Sudah Hadir di Indonesia

Angka positif Covid-19 masih naik di Indonesia bahkan di kebanyakan negara-negara di dunia, termasuk Amerika Serikat. Angka kasus positif Covid-19 dan kenaikannya dapat dilihat di sini. Angka Covid-19 masih naik terus, tapi kok market naik terus, ya? Hal ini dikarenakan ekspektasi market telah berubah dari yang sebelumnya pesimis menjadi optimis karena tanda-tanda pemulihan ekonomi terus hadir. Rata-rata pertumbuhan kuartal-3 sudah membaik di berbagai negara. Confidence telah kembali.

tanamduit selalu melihat kalau vaksin adalah satu-satunya game changer dan benar saja, di Minggu malam lalu (6/12), sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yaitu kloter pertama vaksin sudah hadir di Indonesia. IHSG di hari Senin (7/12) pun ditutup juga dengan penguatan +2,07%. Dalam waktu dekat akan hadir juga 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku untuk diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), 30 juta dosis akan hadir di kuartal 1 2021.

 

Pertumbuhan Indonesia di 2021 Bisa Mencapai 6%

Pent-up demand atau permintaan yang tertunda selalu kita bahas di blog sebelumnya akan menjadi salah satu faktor kuat untuk pertumbuhan yang tinggi di tahun 2021. Ditopang pula dengan belanja pemerintah yang masih akan tetap tinggi membuat konsumsi masyarakat tetap terjaga. Indikator sederhana yang menunjukkan adanya pemulihan aktivitas ekonomi adalah terus meningkatnya angka inflasi dari bulan ke bulan sejak ‘terpukul’ akibat Covid-19, angka inflasi tahunan terendah pada bulan Agustus 2020 sebesar 1,32% sudah tumbuh ke 1,59% pada November 2020.

Pada tahun 2021 diharapkan aktivitas masyarakat semakin kembali normal dengan terdistribusinya vaksin Covid-19, tanamduit melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6% dengan level inflasi yang sudah kembali normal namun tetap terjaga di level 3%-an.

 

You Will Get Nothing, If You Hold / Invest in Dollar

Pandemi yang menyebabkan krisis di AS, memaksa The Fed untuk terus membuat kebijakan suku bunga rendah. Suku bunga AS (The Fed) sekarang ini berada di level 0,00-0,25% dan akan tetap rendah di level 0%-an bisa dalam waktu yang cukup lama (dari pembelajaran kasus 2008).

Suku bunga rendah ini tidak hanya terjadi di AS bahkan di negara-negara Eropa lainnya. Suku bunga rendah ini tidak menarik bagi investor global. tanamduit melihat likuiditas yang tinggi ditambah dengan suku bunga rendah di negara-negara maju, akan membuat capital flow yang besar ke Asia di tahun-tahun mendatang. Alhasil dapat memicu Rupiah akan relatif kuat terhadap US Dollar dan IHSG bisa tumbuh ke level 7.000 di 2021.

Ada pepatah mengatakan, “Di dalam krisis, selalu ada peluang”. Covid-19 bisa menjadi semacam blessing in disguised karena meningkatkan keyakinan bahwa Asia akan menjadi juara dunia yang di dalamnya termasuk Indonesia, salah satunya karena capital flow yang besar akan datang ke Asia.

 

Vaksin yang diharapkan oleh seluruh dunia sudah hadir. Ini menjadi puncak titik balik kepercayaan investor menjadi kembali optimis. IHSG semakin kuat dalam perjalanannya menuju level 6.000 di akhir tahun ini.

Outlook 2021 juga sangat menjanjikan. Indonesia diuntungkan dengan kondisi negara-negara maju yang masih harus tetap menerapkan suku bunga rendah dalam waktu yang lama. Capital will flow to Asia. Jangan sampai investor menyayangkan keadaan karena tidak ikut berinvestasi dan kehilangan potensi return yang sangat baik. Investor bisa menempatkan dana investasinya di risky asset seperti reksa dana saham yang dapat dimiliki melalui tanamduit.

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Pajar Huzaifah 

banner-download-mobile