Halo temanduit!

Semoga kita selalu diberikan kesehatan ya ditengah PPKM yang terus diperpanjang.

Tekanan yang melanda market beberapa minggu belakangan akhirnya mulai mereda. Ke depannya, market masih berpeluang untuk melesat hingga akhir tahun nanti. Sentimen apa saja yang mempengaruhinya, ya? Simak ulasan tanamduit Outlook berikut ini.

1. Tapering tidak menakutkan lagi

Minggu lalu, market dibuat galau akibat menantikan kepastian tapering dari pertemuan Jackson Hole Symphosium yang diadakan oleh The Fed. IHSG sempat turun ke bawah titik support psikologis dibawah 6000 akibat rumor tapering yang beredar. Akan tetapi, setelah The Fed memberikan kepastian untuk tapering, IHSG kembali rebound ke atas dan sideways di rentang 6000 – 6150.

Meskipun begitu, IHSG masih kalah seksi jika dibandingkan dengan pasar modal di negara lain. Misalnya saja, ekonomi India yang melesat 20,1% di kuartal II berkat tingkat konsumsi domestik dan pemerintah yang naik menyebabkan aliran penanaman modal asing melesat 90% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan ini ditopang oleh sektor otomotif India yang menyumbang 27% dari total penanaman modal asing, industri perangkat lunak 17% dan perangkat keras komputer dan sektor jasa sebesar 11%.

Menurut Chief Economist tanamduit, Ferry Latuhihin, Indonesia membutuhkan gebrakan kebijakan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menopang kenaikan IHSG agar lebih kokoh. Tidak hanya melalui reformasi infrastruktur, namun juga secara suprastruktur (lembaga politik, hukum, agama). Pembangunan infrastruktur dan reformasi Omnimbus Law merupakan reformasi positif yang telah dilakukan dimasa Presiden Joko Widodo, meskipun implementasinya dinilai belum membuahkan hasil.

2. Covid-19 Indonesia semakin terkendali, kebijakan PPKM diperlonggar

Tingkat vaksinasi yang semakin dipercepat oleh pemerintah tampaknya mulai menunjukkan hasil. Jumlah tingkat vaksin yang telah disuntikkan telah mendekati 110 juta dosis sehingga Indonesia menempati peringkat keenam dengan jumlah vaksinasi terbanyak di dunia. 

Dengan banyaknya penduduk Indonesia yang sudah mendapatkan akses vaksin dan melandainya tingkat infeksi baru, untuk sementara ini rasa kekhawatiran penularan akan berkurang. Selain itu, perkembangan pandemi yang semakin terkendali membuat pemerintah kembali melonggarkan PPKM. Pastinya hal ini akan menjadi kabar baik untuk perekonomian nasional.

IHSG yang masih gitu-gitu aja pasti bikin kamu gregetan. Meskipun begitu, kamu masih tetap bisa rutin berinvestasi reksa dana saham dan tunggu timing saat IHSG kembali mengangkasa. Semoga aja Purchasing Manager Index (PMI) bisa memenuhi ekspektasi pasar dan jadi faktor X paling dinanti di kuartal ketiga tahun 2021.

 

Berdasarkan ulasan Ferry Latuhihin (Chief Economist tanamduit)

Kontributor: Muhammad Alvin Darari