Home » Pengertian Dividen dalam Investasi, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Dividen dalam Investasi, Jenis, dan Contohnya

oleh | Jan 24, 2022

Dividen adalah laba atau pendapatan perusahaan yang diberikan untuk investor. Berkenaan dengan hal ini, dividen saham adalah laba perusahaan yang diterima pemegang saham berdasarkan ketentuan direksi. Dalam hal ini, seorang pemegang saham emiten dapat memperoleh keuntungan tersebut dengan syarat mempunyai saham di sebuah perusahaan terkait selama masa pembagian laba tersebut. Perusahaan dapat memberikan laba perusahaan kepada investor dalam bentuk uang atau saham dengan besaran tertentu sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki oleh investor. 

Umumnya, perusahaan membagikan keuntungan tersebut setahun sekali. Meski demikian, ada perusahaan yang tidak memberikan laba di periode tertentu karena perusahaan juga wajib menyisihkan laba sebagai cadangan modal tambahan. Sebuah perusahaan yang membagikan laba kepada investor dalam periode tertentu cenderung menjadi favorit para investor. Oleh sebab itu, investor akan mempertahankan aset saham tersebut sehingga harga saham perusahaan tersebut stabil.

Jenis Dividen

1. Dividen Saham (Stock Dividend)

Investor dapat memperoleh keuntungan berupa saham dari sebuah emiten. Dengan adanya jenis ini, jumlah saham yang beredar di masyarakat akan meningkat.

2. Dividen Properti (Property Dividend)

Selain kas, seorang investor juga dapat memperoleh laba perusahaan berupa barang properti. Dalam hal ini, perusahaan juga perlu memastikan untuk membagikan properti yang tepat dan tidak mempengaruhi kinerja perusahaan.

3. Dividen Tunai (Cash Dividend)

Saat emiten membagikan laba bagi para pemegang sahamnya, investor dapat menerima uang tunai dengan jumlah tertentu sesuai dengan jumlah sahamnya. Jenis ini menjadi favorit para pemegang saham.

4. Dividen Skrip (Scrip Dividend)

Jenin keuntungan ini memungkinkan investor menerima janji utang atau skrip utang dalam jumlah tertentu sehingga investor selaku pemegang skrip dapat menerima dana sesuai dengan jumlah dalam skrip.

5. Dividen Liquidating (Liquidating Dividend)

Sebuah emiten juga dapat memberikan sejumlah keuntungan kepada investor yang tidak berasal dari laba atau keuntungan perusahaan, tetapi pembagian ini mengacu pada pengurangan modal perusahaan. 

Contoh Penghitungan Dividen

investor-dapat-dividen

 

 

 

 

Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenisnya, kamu perlu mengetahui cara penghitungan dividen sebelum mulai berinvestasi. Jumlah keuntungan itu berdasarkan pada jumlah lembar saham pemegang sama serta laba bersih sebuah perusahaan. Berikut merupakan ilustrasi penghitungannya.

Umar adalah seorang pemegang saham yang memiliki 80 lot atau 8.000 lembar saham di Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Di suatu waktu, BBRI bermaksud untuk memberikan dividen tunai bernilai Rp98,91 per lembar saham dari total dividen Rp12,13 triliun dari laba bersih. Namun, ada pajak sebesar 10% yang harus investor penuhi.

Dividen sebelum pajak

8.000 lembar saham x Rp98,91 = Rp791,280

Dividen setelah pajak

Rp791,280 – (Rp791,280 x 10%) = Rp712,152

Berdasarkan hasil penghitungan tersebut, Umar akan memperoleh keuntungan sebesar Rp712,152 dari 8.000 lembar saham. Kemudian, BBRI akan memberikan keuntungan tersebut ke rekening pribadi Umar sebagai salah satu pemegang saham BBRI. Di samping itu, Umar juga berkesempatan memperoleh capital gain atau keuntungan dari menjual saham BBRI dengan harga yang lebih tinggi daripada harga membeli saham tersebut pertama kali.

Kesimpulan

Dividen adalah laba atau keuntungan emiten yang diberikan kepada pemegang saham dengan jumlah tertentu berdasarkan jumlah saham yang dimiliki oleh investor pada periode tertentu. Umumnya, para pemegang saham dapat menerima keuntungan tersebut di akhir tahun berupa uang tunai atau saham. Namun, ada beberapa emiten yang tidak membagikan keuntungan ini karena menyisihkan laba untuk cadangan modal. 

Saat berinvestasi reksa dana, kamu juga berkesempatan memperoleh laba atau keuntungan perusahaan dalam periode tertentu. Mulai dari tiap 1 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan, sesuai dengan produk reksa dana pilihan investor. Sebagian produk reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana campuran memberikan dividen kepada investor. Sekarang, kamu bisa mulai investasi reksa dana pendapatan tetap atau reksa dana campuran di tanamduit. Yuk, download aplikasi tanamduit, mulai investasi reksa dana, dan capai tujuan investasimu!

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile