fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Breakfast News: 9 Juli 2024

tanamduit Breakfast News: 9 Juli 2024

oleh | Jul 9, 2024

tanamduit menawarkan investasi AMAN dengan return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per 8 Juli 2024:

Market update 9 juli 2024

IHSG Turun Tipis Senin 

Senin (8/7), IHSG turun tipis -2,40 poin atau -0,03%. Hal ini  terjadi karena investor melakukan profit taking setelah IHSG mengalami kenaikan sekitar 5,35% sejak tanggal 25 Juni yang lalu. Nilai transaksi tercatat Rp10,70 triliun.

Investor menunggu pidato Ketua US Fed, Jerome Powell, yang akan disampaikan pada hari Selasa malam WIB dan data inflasi AS hari Kamis mendatang yang akan menentukan perkiraan keputusan penentuan suku bunga USD yang akan berpengaruh terhadap bursa saham berbagai negara, termasuk Indonesia.

Harga Surat Utang Negara Melanjutkan Penguatannya Hari Senin Kemarin

Yield SUN Benchmark 5-tahun turun sebesar 4 basis poin menjadi 6,87%, dan yield SUN Benchmark 10-tahun turun sebesar 2 bp menjadi 7,01%, atau keduanya mengalami kenaikan harga.

Nilai transaksi SBN secara outright tercatat sebesar Rp11,7 triliun, tidak banyak berubah dibandingkan dengan nilai transaksi hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp11,5 triliun.

Sementara itu, nilai transaksi obligasi korporasi secara outright tercatat sebesar Rp2,3 triliun. (BNI Sekuritas)

Rupiah Menguat Hari Senin Kemarin

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat ke level Rp16.258 pada penutupan Senin (8/7).

Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup menguat 0,12% ke Rp16.258 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,01% ke 104,86.

Kenaikan ini terjadi karena eningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga USD di bulan September dan mulai masuknya kembali investor asing ke bursa saham dan obligasi Indonesia. (Bisnis)

Yield US Treasury 10 Tahun Flat Hari Senin Kemarin

Yield US Treasury 10-tahun bertahan dan berada di sekitar 4,3% hari Senin kemarin, karena investor menantikan data inflasi utama AS pada minggu ini, serta komentar baru dari pejabat Fed sebagai panduan, serta prospek suku bunga lebih lanjut. (Trading Economics)

Harga Emas Dunia Turun Senin Kemarin

Harga emas dunia turun sekitar 1% dari USD2.390 ke bawah USD2.360 per ounce pada hari Senin (8/7).

Hal ini terjadi karena pasar mengambil jeda dari reli tajam yang didorong oleh ekspektasi bahwa The Fed dapat menurunkan suku bunga pada bulan September mendatang.

Penurunan ini juga sebagai reaksi terhadap melemahnya data lapangan pekerjaan AS atas meningkatnya angka pengangguran dan pertumbuhan upah turun ke level terendah dalam tiga tahun. (Trading Economics)

Saham Amerika Serikat: S&P 500, Nasdaq Cetak Rekor Baru Lagi

Senin (8/7), S&P 500 dan Nasdaq keduanya ditutup pada rekor baru dengan kenaikan masing-masing 0,1% dan 0,3%. Sementara itu,  Dow Jones turun tipis 31 poin atau -0,08%. Nvidia +1.9% dan Broadcom +2.5%, Meta -2%, Tesla +0,5%.

Ulasan

  • Data pengangguran AS menjadi penguat melemahnya ekonomi AS setelah data-data sebelumnya juga menunjukkan pelemahan, antara lain turunnya PMI Index dan turunnya inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE AS), sehingga memperkuat harapan segera turunnya suku bunga USD di bulan September 2024.
  • Menjelang kepastian penurunan suku bunga US, pasar saham dan obligasi Indonesia masih akan volatile. Dengan tingkat volatilitas yang menurun, harga-harga saham cenderung akan naik kembali sampai akhir tahun 2024.
  • Harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih akan melanjutkan pembelian emas, terutama Bank Sentral China. Hal ini bertujuan untuk diversifikasi risiko di tengah ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang masih belum mereda.

    Rekomendasi

    • Untuk jangka pendek, investor disarankan untuk mengurangi investasi di reksa dana berbasis saham, yaitu reksa dana saham, indeks saham dan campuran.
    • Untuk jangka panjang, pertimbangkan untuk mulai mengakumulasi reksa dana saham dan indeks saham karena harga-harga saham saat ini dalam kategori murah.
    • Untuk jangka waktu kurang dari 1 tahun, disarankan untuk memperbanyak investasi di reksa dana pasar uang karena masih memberikan return yang lebih tinggi dari bunga deposito.
    • Harga emas masih volatile. Namun, dalam jangka menengah–panjang, harga emas diperkirakan masih akan naik karena beberapa bank sentral masih melakukan pembelian emas untuk diversifikasi risiko karena ketidakpastian global, baik dalam hal perekonomian maupun geopolitik yang masih memanas.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk menjadi portfolio investasi untuk jangka menengah dan panjang.
    • Tetaplah berinvestasi secara rutin untuk mencapai tujuan keuangan. Pilih produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko masing-masing.
    • Emas dapat dipertimbangkan untuk investasi jangka panjang karena nilai emas selalu mengalahkan inflasi.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh PT Star Mercato Capitale (tanamduit), anak perusahaan PT Mercato Digital Asia, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dengan nomor KEP-13/PM.21/2017 serta menjadi mitra distribusi SBN dari DJPPR – Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor S-363/pr/2018 dan dari SBSN dengan nomor PENG-2/PR.4/2018.

    PT Mercato Digital Asia telah terdaftar pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nomor: 005445.01/DJAI.PSE/07/2022 dan bekerja sama dengan PT Cipta Optima Digital (emasin) untuk produk Koleksi Emas dan PT BPRS ATTAQWA (BPRS Attaqwa) dalam menyediakan produk Tabungan Emas 24 Karat produksi emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. Meskipun demikian, PT Star Mercato Capitale tidak dapat menjamin keakurasian dan kelengkapan data dan informasinya. Manajemen PT Star Mercato Capitale beserta karyawan dan afiliasinya menyangkal setiap dan semua tanggung jawab atas keakurasian, kelalaian, atau kerugian apapun dari penggunaan tulisan ini.

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile