fb-logo
Beranda » belajar » Tanamduit Outlook » tanamduit Market Update: 19 Desember 2025

tanamduit Market Update: 19 Desember 2025

oleh | Des 19, 2025

tanamduit menawarkan investasi yang aman dengan potensi return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito. Sebelum berinvestasi, kenali kondisi market dan strategi investasinya melalui berita market update berikut.

Ringkasan Market Update:

  • IHSG turun 0,68% ke 8.618 akibat rotasi akhir tahun, meski asing net buy besar dan akumulasi selektif di saham bank serta komoditas.
  • SUN terkoreksi tipis dengan yield naik usai reli, dipicu profit taking dan sikap hati-hati investor, sementara prospek 2026 tetap moderat-konstruktif.
  • Emas turun tipis ke 4.335 karena dolar menguat dan pasar konsolidasi, dengan tren jangka menengah tetap ditopang faktor fundamental.

Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per tanggal 19 Desember 2025.

Tabel-Market-Update-19-Desember-2025

IHSG Turun Karena Rotasi, Asing Akumulasi Selektif

Pada 18 Desember 2025, IHSG turun 0,68% ke 8.618 dengan nilai transaksi Rp23,7 triliun. Pelemahan IHSG terjadi di tengah rotasi akhir tahun, tercermin dari LQ45 melemah tipis, sementara SRI Kehati, IDX30, dan Bisnis27 justru menguat. Tekanan datang dari sektor consumer non-primer, infrastruktur, dan teknologi, sehingga koreksi lebih bersifat rotasi teknikal ketimbang sentimen fundamental negative.

Di level saham, INCO, ADRO, dan UNTR menjadi penopang utama, sementara EMTK, AMMN, dan EXCL menekan indeks. Menariknya, asing mencatat net buy besar sekitar Rp1,0 triliun, terutama pada bank-bank besar seperti BMRI dan BBCA, mengin-dikasikan akumulasi saham berfundamental kuat menjelang penutupan tahun.

Ke depan, hingga akhir 2025 IHSG masih berpotensi fluktuatif karena window dressing dan rebalancing, namun minat asing yang kembali masuk menjadi penyangga. Sepanjang 2026, prospek pasar saham Indonesia dinilai konstruktif namun selektif, dengan fokus pada saham dengan earning visibility, sektor perbankan, komoditas, dan stabilitas makro yang terjaga. (Bloomberg Technoz, Investor Daily, CNBC Indonesia)

SUN Terkoreksi Tipis, Yield Naik Usai Reli

Pada 18 Desember 2025, pasar SUN melemah terbatas dengan yield naik di semua tenor (Indo 10Y 6,21%, 3Y 5,39%, 1Y 4,92%) dan Indobex Government turun 0,04%. Pergerakan ini mencerminkan profit taking setelah reli sebelumnya serta sikap hati-hati pelaku pasar terhadap dinamika pasokan dan pergerakan global yield.

Dari sisi aliran dana, asing cenderung net sell tipis/flat di SBN sehingga harga lebih sensitif terhadap aksi ambil untung. Ke depan sepanjang 2026, prospek SUN masih konstruktif namun moderat, dengan katalis utama peluang pelonggaran BI, stabilitas rupiah, dan arah suku bunga global yang berpotensi turun bertahap. (PHEI, Bloomberg Technoz, Bisnis Indonesia)

Emas Turun Tipis, Pasar Tertahan Setelah Kenaikan Tajam

Pada 18 Desember 2025, harga emas spot (XAU) turun tipis 0,14% ke sekitar 4.335 setelah menguat sehari sebelumnya. Pelemahan ini terutama dipicu dolar AS yang menguat (membuat emas lebih mahal bagi pembeli non-USD) dan sikap wait and see menjelang rilis data inflasi AS yang bisa memengaruhi arah suku bunga The Fed.

Karakter gerakannya cenderung temporer/konsolidasi (profit taking dan penyesuaian posisi) ketimbang perubahan fundamental besar, karena faktor pendukung utama emas, ekspektasi pelonggaran suku bunga dan minat lindung nilai, masih ada. Reuters juga menyoroti bahwa sinyal dovish sebelumnya tetap menjaga emas di level tinggi, hanya “tertahan” oleh dolar yang lebih kuat.

Factors to Watch

  • Arah kebijakan The Fed 2026, pergerakan DXY dan yield UST, serta geopolitik global masih jadi penentu sentimen.
  • Di domestik, pasar mencermati stabilitas rupiah, konsistensi kebijakan BI paska penurunan BI Rate, arus dana asing, dan faktor musiman window dressing/rebalancing akhir tahun.

    Tips Investasi

    • Rekomendasi Investasi – Reksa Dana
      • Untuk investor reksa dana, strategi akumulasi bertahap tetap relevan. Untuk investor reksa dana, strategi akumulasi bertahap tetap relevan.
      • Profil agresif dapat fokus pada reksa dana saham berbasis blue-chip/quality dan perbankan besar yang diuntungkan tren suku bunga lebih rendah.
      • Profil moderat dapat menyeimbangkan dengan reksa dana pendapatan tetap durasi menengah guna memanfaatkan peluang penurunan yield.
      • Profil konservatif sebaiknya tetap di pendapatan tetap berkualitas tinggi.
    • Rekomendasi Investasi – Emas
      • Emas tetap layak dipertahankan sebagai instrumen lindung nilai dengan porsi moderat, karena prospek jangka menengah-panjang masih didukung pelonggaran moneter global, pembelian bank sentral, dan risiko geopolitik.
      • Pergerakan jangka pendek berpotensi konsolidatif, sehingga penambahan bertahap (DCA) lebih disarankan dibandingkan pembelian sekaligus.

    Yuk, investasi sekarang di tanamduit!

    Sebelum melakukan keputusan investasi, investor sangat disarankan untuk memahami profil risiko pribadi dan mempelajari produk-produk investasi, terutama mengenai potensi risiko yang mungkin akan dihadapi oleh masing-masing produk.

    DISCLAIMER:

    Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh tanamduit, sebuah group usaha yang terdiri dari PT Mercato Digital Asia (induk Perusahaan), PT Star Mercato Capitale yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dengan nomor KEP-13/PM.21/2017 serta menjadi mitra distribusi SBN dari DJPPR – Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor S-363/pr/2018 dan dari SBSN dengan nomor PENG-2/PR.4/2018. PT Mercato Digital Asia telah terdaftar pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nomor: 005445.01/DJAI.PSE/07/2022 dan bekerja sama dengan dan PT BPRS ATTAQWA (BPRS Attaqwa) dalam menyediakan produk Tabungan Emas 24 Karat produksi emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan PT Cipta Optima Digital (emasin) untuk produk Koleksi Emas.

    Segala informasi yang dipublikasikan pada situs dan/atau aplikasi tanamduit hanya bertujuan untuk informasi dan bukan sebagai saran, rekomendasi atau ajakan untuk membeli atau menjual suatu produk investasi tertentu yang terdapat dalam situs dan/atau aplikasi ini. Setiap analisa proyeksi, ataupun pernyataan yang merupakan prediksi suatu produk investasi di masa datang bukan merupakan indikasi kinerja masa yang akan datang. Kinerja masa lalu tidak dapat dijadikan suatu pedoman untuk kinerja masa datang.

    Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. tanamduit berusaha dengan itikad baik untuk memberikan informasi yang akurat, namun tidak menjamin bahwa informasi yang diambil dari berbagai sumber adalah tanpa adanya kesalahan, kelalaian, ketidakakuratan teknis atau faktual ataupun kesalahan ketik. Informasi yang tersedia dalam situs dan/atau aplikasi ini bukan sebagai informasi yang mengikat namun semata-mata hanya sebagai informasi tambahan dan pelengkap.

     

    tanamduit Team

    tanamduit adalah aplikasi investasi dengan beragam produk seperti reksa dana, SBN, emas. tanamduit telah berizin dan diawasi oleh OJK.

    banner-download-mobile