fb-logo
Beranda » belajar » Perencanaan Keuangan » Nabung Haji Sebulan Berapa? Ini Cara Menghitung dan Simulasinya

Nabung Haji Sebulan Berapa? Ini Cara Menghitung dan Simulasinya

oleh | Sep 8, 2026

Menunaikan ibadah haji tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, sebaiknya calon jemaah haji tidak menunda-nunda untuk menabung. Agar bisa nabung haji dengan cepat dan efektif, yuk, ketahui tips-tipsnya di bawah ini!

Cara Nabung Haji yang Cepat dan Efektif

  1. Buat rencana anggaran.
  2. Buka tabungan haji.
  3. Nabung di reksadana syariah.
  4. Nabung emas.
  5. Konsisten, hindari hutang

Menunaikan ibadah haji tentu membutuhkan persiapan, termasuk dari sisi finansial. Bagi banyak orang, biaya haji bukanlah nominal yang dapat disiapkan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, mulai menabung dan berinvestasi lebih awal dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mempersiapkan dana haji secara bertahap.

Namun, pertanyaannya, nabung haji sebulan berapa?

Jawabannya, tentu nominalnya bisa berbeda untuk setiap orang, sebab bergantung pada target dana dan kapan kamu ingin mencapai tujuan tersebut. Namun, dengan menentukan target dan jangka waktu sejak awal, kamu dapat mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai berapa dana yang perlu disiapkan secara rutin.

Menariknya, sekarang kamu juga dapat membuat target tersebut lebih terarah melalui Tanam Mimpi di aplikasi tanamduit.

Berapa Biaya yang Perlu Disiapkan untuk Haji?

Sebelum menentukan target menabung, hal pertama yang perlu diketahui adalah biaya yang harus disiapkan. Untuk penyelenggaraan haji reguler 2026, pemerintahan menetapkan rata-rata Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) sebesar Rp54.193.806 per jamaah. 

Bipih merupakan biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah dan digunakan untuk sejumlah komponen perjalanan haji. Sementara, setoran awal haji ditetapkan sebesar Rp25 juta.

Besaran Bipih juga dapat berbeda sesuai embarkasi. Sebagai contoh, untuk jemaah dari embarkasi Jakarta, Bipih 2026 ditetapkan sebesar Rp58.542.722, artinya ketika mulaii menyiapkan dana haji, kamu perlu membedakan antara setoran awal untuk mendapatkan nomor porsi dan kebutuhan biaya selanjutnya sesuai ketentuan pelunasan.

Kenapa Sebaiknya Mulai Nabung Haji dari Sekarang?

Bayangkan kamu ingin mulai mempersiapkan dana haji ketika waktunya sudah semakin dekat. Nominal yang harus disisihkan setiap bulan tentu bisa terasa lebih besar. 

Sebaliknya, ketika dimulai lebih awal, target yang sama dapat dibagi menjadi setoran yang lebih ringan. Misalnya, kamu ingin menyiapkan Rp25 juta untuk target setoran awal.

Contoh targetnya:

Jangka Waktu

Tanpa Memperhitungkan Hasil Investasi

3 tahun

± Rp694 ribu/bulan

5 tahun 

± Rp417 ribu/bulan

10 tahun

± Rp209 ribu/bulan

Perhitungan ini merupakan ilustrasi sederhana dengan membagi target Rp25juta berdasarkan jumlah bulan yang tersedia. Angka sebenarnya tentu perlu disesuaikan lagi dengan kondisi keuangan dan perkembangan biaya haji. Di sinilah memiliki target yang jelas menjadi penting.

Jangan Hanya Menabung, Tentukan Mimpinya

Menabung untuk sesuatu yang terasa jauh kadang membuat kita sulit konsisten. Kita mungkin tahu ingin berhaji suatu hari nanti, namun tidak tahu harus mulai dari mana. Padahal, membuat tujuan yang lebih konkret dapat membantu perjalanan keuangan terasa lebih terarah.

Contoh:

Target: Dana setoran awal haji

Target dana: Rp25 juta

Waktu: 5 tahun

Setoran rutin: Disesuaikan dengan kemampuan finansial

Dengan target seperti ini, kamu tidak lagi sekadar mengatakan, “Aku mau nabung haji.” Kamu sudah punya angka dan waktu yang lebih jelas.

Nabung Haji dengan Tanam Mimpi

Untuk membantu kamu mempersiapkan berbagai tujuan keuangan, tanamduit memiliki fitur Tanam Mimpi. Tanam Mimpi memungkinkan kamu menentukan target dana dan waktu yang ingin dicapai, kemudian membantu kamu menjalankan investasi rutin menuju target tersebut. 

Fitur ini juga menyediakan tips budgeting, reminder investasi rutin, rekomendasi Top 3 Reksa Dana berdasarkan performa di tanamduit, serta pemantauan perkembangan mimpimu apakah masih on-track atau off-track.

Jadi, tujuan seperti “ingin menyiapkan dana haji” bisa dibuat menjadi target finansial yang terukur.

Contoh Simulasi Menabung di Tanam Mimpi

Contoh, misalnya kamu menetapkan:

Target dana: Rp25 juta

Target waktu: 5 tahun 

Tanpa memperhitungkan potensi hasil investasi, kamu membutuhkan sekitar Rp417 ribu per bulan untuk mencapai target tersebut. 

Namun, saat dana ditempatkan pada instrumen investasi, hasil akhirnya tidak hanya bergantung pada jumlah setoran rutin karena terdapat potensi keuntungan maupun risiko investasi. Oleh karena itu, angka simulasi investasi tidak bisa dianggap sebagai hasil yang pasti.

Sebagai ilustrasi saja, dengan asumsi tingkat hasil 5% per tahun dan setoran dilakukan setiap bulan, kebutuhan setoran bulanan untuk mencapai Rp25 juta dalam lima tahun berada kisaran Rp369 ribu. Angka ini hanyalah simulasi matematis, bukan jaminan hasil investasi. 

Inilah yang membuat perencanaan berdasarkan target dan waktu menjadi penting. Kamu bisa melihat apakah jumlah setoran yang direncanakan sudah sesuai dengan kemampuan finansial dan target yang ingin dicapai.

Baca juga: Cara Jitu Mengatur Keuangan Pakai Metode 50/30/20, Gampang!

Bagaimana Cara Membuat Tanam Mimpi untuk Dana Haji?

Proses bisa dibuatnya sederhana. Pertama, tentukan nama tujuan yang ingin kamu capai, misalnya: “Dana Setoran Awal Haji.”

Kemudian masukkan target dana dan jangka waktu yang kamu inginkan. Setelah target dibuat, kamu bisa menggunakan Tanam Mimpi untuk membantu menjalankan investasi secara rutin dan memantau perkembangan target tersebut. 

Tanam Mimpi juga menyediakan pengingat investasi rutin agar kamu tidak mudah lupa dengan rencana yang sudah dibuat. Namun, paling penting pilih target yang realistis dengan keuangan kamu. Tidak perlu memaksakan nominal besar di awal. Konsistensi justru bagian penting dalam mencapai tujuan finansial.

Baca juga: Reksadana Syariah: Pengertian, Cara Kerja, dan 10 Produk Terbaik

Jangan Lupa Siapkan Dana Cadangan

Menyiapkan dana haji tentu penting, namun jangan sampai seluruh dana yang kamu miliki hanya diarahkan untuk satu tujuan. Pastikan kebutuhan sehari-hari, dana darurat, serta kewajiban finansial lainnya tetap mendapatkan porsi yang sesuai.

Dengan begitu, investasi untuk dana haji bisa berjalan tanpa mengganggu kebutuhan finansial lain.

Mulai dari Target yang Dekat dengan Kita

Menunggu belasan tahun untuk berangkat haji mungkin terasa sangat lama. Namun, justru karena waktu tunggu yang panjang, persiapan finansial sebaiknya dimulai sedini mungkin.

Kamu tidak harus langsung menyiapkan puluhan juta rupiah dalam satu waktu. Mulai dari angka yang sesuai kemampuan. Tentukan targetnya. Buat jangka waktunya. Kemudian jalankan secara konsisten.

Karena ketika sebuah mimpi sudah memiliki angka, waktu, dan rencana, langkah untuk mencapainya akan terasa lebih nyata.

Sudah punya mimpi untuk berhaji? Yuk, jadikan mimpi tersebut sebagai tujuan investasi bersama Tanam Mimpi di tanamduit.

Kesimpulan

Sekarang, kamu bisa mewujudkan mimpimu dengan fitur Tanam Mimpi di aplikasi tanamduit.  Tanam Mimpi adalah fitur yang membantu investor, khususnya para pemula untuk mewujudkan tujuan keuangan di masa mendatang, mulai dari dana menikah, pendidikan anak, DP rumah, beli mobil, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa menentukan sendiri target budget yang ingin ditabung dan waktu mencapainya sesuai keinginan dan kemampuan finansialmu. Selain itu, fitur Tanam Mimpi juga memiliki:

  1. Tips budgeting beragam tujuan finansial
  2. Top 3 Reksa Dana Performa Terbaik di tanamduit
  3. Reminder investasi rutin otomatis
  4. Pantau progress mimpimu (on-track/off-track)

Yuk, download aplikasi tanamduit dan siapkan dana haji sekarang!

tanamduit Team

tanamduit adalah platform digital untuk berinvestasi berbagai produk reksa dana, SBN, emas yang sudah berizin dan diawasi oleh OJK.

banner-download-mobile