Home » Strategi Investasi Rutin, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Strategi Investasi Rutin, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

oleh | Jan 11, 2022

Apa itu Dollar Cost Averaging?

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah salah satu strategi investasi dengan metode sederhana yang memungkinkan investor berinvestasi secara rutin dalam periode tertentu. Strategi investasi ini akan memudahkan investor agar disiplin mengalokasikan dana investasi setiap bulan atau setiap periode tertentu secara rutin. Jadi, seorang investor tidak perlu menghiraukan harga turun atau naik tetap konsisten berinvestasi.

Dalam berinvestasi, seorang investor tidak dapat benar-benar mampu memprediksi pergerakan harga instrumen investasi di pasar modal. Untuk itu, investor perlu strategi khusus agar memperoleh imbal hasil yang optimal. Seringkali, investor pemula kerap mempertanyakan timing yang tepat untuk membeli dan menjual aset investasi. Adanya strategi investasi Dollar Cost Averaging ini menjadi solusi terbaik bagi investor pemula dalam berinvestasi.

Saat investasi reksa dana, kamu dapat berinvestasi secara rutin tanpa memperhatikan pergerakan nilai reksa dana. Jika kamu menabung rutin reksa dana dalam jumlah tertentu, maka kamu dapat lebih cepat mencapai tujuan investasimu.

Contohnya, saat kamu mempersiapkan dana darurat dengan berinvestasi reksa dana pasar uang, kamu dapat mengalokasikan 500 ribu dari penghasilan bulanan untuk investasi reksa dana. Dengan menerapkan strategi ini, kamu dapat mengukur jangka waktu investasi sesuai tujuanmu.

Dengan menerapkan strategi ini, kamu dapat memperoleh berbagai manfaat sebagai berikut.

Manfaat Dollar Cost Averaging

1. Ramah Bagi Investor Pemula

Cara kerja Dollar Cost Averaging ini serupa dengan kegiatan menabung sehingga investor pemula dapat mengalokasikan dana dalam jumlah yang sama dalam situasi apapun. Hal ini dapat memudahkan investor pemula yang cenderung sering merasa ragu berinvestasi atau masih baru di dunia investasi. 

2. Mengurangi Risiko Investasi

Investor pemula cenderung khawatir dan takut mengalokasikan dana investasi saat momen yang tepat. Di sisi lain, investor juga kerap menebak waktu terbaik untuk investasi. Strategi DCA ini menjadi salah satu strategi efektif dalam mengoptimalkan return atau imbal hasil dalam jangka panjang. Dalam hal ini, DCA mampu meminimalisir risiko perubahan nilai protofolio investasimu sehingga nilai rata-rata yang kamu peroleh tidak teralu rendah.

3. Menghindari FOMO

Seringkali, seorang investor merasa takut kehilangan momen atau takut merasa rugi, Fear of Missing Out (FOMO) sehingga mengambil keputusan secara emosional. Selain merugi karena perubahan nilai portofolio investasi, kamu juga dapat rugi secara psikologis karena terus menyesali keputusan yang telah dibuat. Untuk itu, strategi investasi ini dapat menghindari ketakuran dan tren memilih timing. Dengan demikian, kamu tidak akan terjebak dalam rasa takut kehilangan momen atau depresi saat berinvestasi.

Kesimpulan

Dollar Cost Averaging adalah strategi investasi dalam mengoptimalkan investasi yang mudah dan efektif bagi para investor pemula. Sekarang, kamu dapat menerapkan strategi investasi ini di aplikasi tanamduit. Mulai dari 10 ribu, kamu bisa berinvestasi secara rutin hingga mencapai tujuan investasimu.

Produk investasi reksa dana, emas, dan Surat Berharga (SBN) di tanamduit juga beragam, lho! Jadi, kamu bisa berinvestasi sesuai dengan tujuan dan jangka waktu investasi. Yuk, download aplikasi tanamduit dan investasi rutin mulai sekarang!

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile
mulai-tanam-duit
mulai-tanam-duit