Home » Saring Sebelum Sharing, Ini Dia Cara Menghindari Berita Hoax!

Saring Sebelum Sharing, Ini Dia Cara Menghindari Berita Hoax!

oleh | Mar 2, 2022

Saat ini, banyak orang yang percaya dengan berita hoax. Umumnya, berita bohong itu beredar melalui broadcast message di grup keluarga atau media sosial lainnya. Pernahkah salah satu anggota keluargamu mengirimkan berita yang nggak jelas asal sumbernya, tetapi mereka meyakini kebenaran informasi tersbeut? Jika kamu familier dengan situasi tersebut, mungkin kamu salah satu orang yang menerima berita hoax, terlepas kamu mempercayainya atau tidak. Ada beberapa cara menghindari berita hoax yang bisa kamu terapkan.

1. Judul provokatif? Kamu patut curiga

Cara menghindari berita hoax pertama cukup sederhana, yaitu cek judulnya. Berita hoax sering kali menggunakan judul provokatif a.k.a clickbait yang membuat orang tertarik untuk membacanya. Untuk meyakinkan pembaca, para pembuat berita hoax mencatut nama situs berita resmi. Ada baiknya, kamu cek situs berita terkait untuk mengetahui apakah tulisan tersebut benar diunggah di situs tersebut atau nggak.

2. Cermati alamat situs webnya

Dilansir dari situs Kominfo, di Indonesia terdapat sekitar 43 ribu situs yang mengklaim dirinya sebagai portal berita. Namun, situs yang terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers sebagai portal berita resmi hanya sekitar 300-an. Jadi, sewaktu-waktu kamu dapat broadcast message yang mencatut sebuah tautan berita, langkah pertama yang kamu lakukan adalah cermati dahulu alamat situsnya. Misalnya, berita tersebut mencatut portal berita Detik, tetapi alamat situsnya mengarah ke situs lain. Kamu patut curiga dan waspada, ya.

3. Gunakan logika dan lakukan konfirmasi

berita-hoax

Kamu harus mengedepankan logika ketika menerima informasi, meskipun nggak jarang orang yang sesat pikir dengan logikanya. Sebagai contoh, di masa pandemi seperti sekarang, berita hoax mengenai konspirasi Covid-19 menyebar luas ke berbagai kanal media sosial dan diyakini kebenarannya oleh segelintir orang.

Kamu perlu mengkonfirmasi lebih lanjut sebagai cara menghindari berita hoax dengan mengecek valid atau nggaknya data-data yang disampaikan melalui kanal berita resmi dan jurnal-jurnal ilmiah. Selain itu, kamu juga bisa, lho, mengecek kebenaran suatu berita melalui beberapa laman cek fakta yang disediakan oleh berbagai situs berita online seperti Liputan6, Tempo, dan sebagainya.

4. Cek keaslian foto dan video

berita-hoax

Selain bentuk teks, berita hoax juga bisa berbentuk foto atau video. Biasanya, foto atau video yang beredar tidak jelas asalnya dan berupa potongan klip yang memancing kesalahan persepsi. Judul maupun deskripsi video juga dibuat clickbait yang menggerakkan pembaca untuk menonton dan menyebarkan video tersebut.

Untuk menghindari kesalahan persepsi akibat sebaran foto dan video, ada baiknya kamu mengecek foto dan video tersebut pada fitur pencarian gambar pada peramban Google dan voila! Gambar-gambar dan video terkait otomatis akan muncul beserta tautan berita yang pernah memuat gambar tersebut. Barulah setelahnya, kamu bisa mengecek benar atau tidaknya informasi pada gambar dan video tersebut.

5. Saring sebelum sharing

Sebelum menyebarkan informasi atau berita ke keluarga dan teman-teman, kita bisa menguji kebenaran berita tersebut dengan mengikuti keempat langkah pada poin sebelumnya. Jangan sampai kamu menyebarkan berita hoax yang akhirnya menularkan persepsi salah terhadap sesuatu yang belum pasti kebenarannya. Kita bisa mulai menerapkan kebiasaan “saring sebelum sharing” ke diri kita terlebih dahulu, untuk kemudian pelan-pelan ajak orang-orang terdekatmu untuk melakukannya juga.

Selain ajak orang terdekatmu untuk membiasakan diri “saring sebelum sharing”, kamu juga bisa ajak orang-orang terkasih memulai investasi di tanamduit. Mulai dari 10 ribu, kamu sudah bisa mulai investasi reksa dana, lho! Di aplikasi tanamduit, kamu juga bisa invetas emas atau SBN. Bahkan, banyak promo menarik untuk kamu yang mengajak orang terdekat investasi di tanamduit. Yuk, mulai investasi!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile