Home » 5 Ciri-ciri Investasi Bodong yang Harus Kamu Tahu

5 Ciri-ciri Investasi Bodong yang Harus Kamu Tahu

oleh | Des 6, 2020

Seiring dengan nilai kebutuhan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, mulai muncul berbagai alternatif untuk mempersiapkan kebutuhan pada masa mendatang, salah satunya dengan cara berinvestasi. Investasi menjadi cara terbaik untuk membantu kita mewujudkan tujuan keuangan kita nantinya.

Wajar apabila kita mengharapkan imbal hasil dari dana yang kita investasikan. Semakin besar imbal hasil yang didapat, tentu makin menarik para calon investor untuk berinvestasi, dong. Nggak heran, hal ini menjadi lahan hijau bagi para oknum penipu di luaran sana untuk menjual produk investasi bodong.

Investasi bodong sepertinya jadi isu yang tak pernah lekang oleh waktu diperbincangkan khalayak ramai, ya, #temanduit. Sayangnya, masih banyak juga lho orang-orang yang tergiur dengan janji manis oknum penipu berkedok investasi ini. Makanya, biar kamu nggak terbuai janji manis mereka, kamu harus kenal dengan ciri-ciri investasi bodong berikut!

1. Iming-iming imbal hasil yang terlalu menggiurkan

High return via Freepik

Pernahkah kamu ditawari untuk berinvestasi dan dijanjikan imbal hasil yang sangat tinggi dan sifatnya pasti? Misalnya, per bulan imbal hasil yang dijanjikan ketika kamu berinvestasi sebesar 10 persen per bulannya. Hmm, apa itu wajar?

Gampangnya gini, ketika kamu ngutang dengan seseorang atau bank, kalau bunga bulanannya 10 persen per bulannya, apa nggak berat? Sama halnya ketika perusahaan mengeluarkan surat utang dan kamu beli surat utang tersebut sebagai investasi. Nggak mungkin banget, kan, mereka rela bayar imbal hasil 10 persen tiap bulannya ke kamu dan nasabah lainnya. Bukannya untung, perusahaan malah rugi.

2. Perusahaannya nggak terdaftar di OJK

Illegal company via Freepik

Perusahaan yang bergerak di bidang investasi (di luar emas) dan jasa keuangan lainnya harus mendaftarkan diri dan mendapatkan izin OJK terlebih dahulu untuk menjalankan bisnisnya. Makanya, ada baiknya kamu browsing dulu deh di situs OJK, perusahaan yang nawarin kamu untuk berinvestasi ini sudah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK atau belum. Kalau belum, baiknya kamu pikir-pikir lagi deh, jangan sampai menyesal nanti kalau malah rugi.

3. Informasi yang disajikan sangat terbatas

Questionable via Freepik

Umumnya, para oknum yang menawarkan investasi bodong lebih sering gembar-gembor mengenai imbal hasil investasi yang besar. Akan tetapi, kalau udah ditanya lebih detail mengenai informasi tentang model pengelolaan dananya sampai ke mana dana investasi kamu akan dialokasikan, mereka pasti akan kasih jawaban yang muter-muter dan nggak menjawab pertanyaan kamu sama sekali.

 

4. Makin banyak kamu ajak orang untuk investasi, makin besar juga bonus imbal hasil kamu

Ponzi Scheme via Warrior Trading

Kamu patut curiga dengan sistem kayak gini, karena ini merupakan skema ponzi yang biasa digunakan oleh para oknum investasi bodong untuk merekrut sebanyak-banyaknya orang untuk berinvestasi. Jadi, bonus imbal hasil kamu didapat dari modal investasi teman kamu yang kamu ajak bergabung. Begitu juga bonus yang akan diterima teman kamu nantinya ketika mengajak investor baru untuk bergabung, dan seterusnya.

 

5. Rekam jejak perusahaan sifatnya fiktif

Kesuksesan fiktif via Behance

Para pelaku investasi bodong umumnya banyak mencatut foto dan nama tokoh masyarakat dan membuat skenario seakan-akan tokoh tersebut merekomendasikan produk investasi perusahaannya. Selain itu, mereka biasanya menampilkan testimoni-testimoni palsu nasabah mengenai kisah kesuksesan seseorang karena berinvestasi di perusahaannya. Tapi kalau dicek dan dicari lagi kebenarannya, kamu nggak akan menemukannya di mana pun, karena semuanya hanya fiktif belaka.

Duh, jangan sampai deh #temanduit menjadi salah satu korban perusahaan investasi bodong, ya! tanamduit berharap, setelah kamu baca artikel ini, kamu bisa lebih jeli lagi ketika mau berinvestasi. Nggak perlu jauh-jauh dan repot lagi untuk berinvestasi. Melalui aplikasi tanamduit kamu bisa berinvestasi sesuai dengan tujuan keuangan kamu, lho. Pilihan produknya juga beragam dan yang terpenting, tanamduit sudah berizin dan di bawah pengawasan OJK. Jadi, dijamin aman dan terpercaya. Yuk, mulai berinvestasi di tanamduit!

 

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile