Home » Tips Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

Tips Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

oleh | Okt 28, 2020

Ketahui perbedaan kebutuhan dan keinginan biar nggak boros!

Sudah akhir bulan, nih, #temanduit! Gimana nih? Sudah pada gajian belum? Abis gajian gini, biasanya kita merasa jadi sultan seketika. Akan tetapi, perasaan jadi sultan terkadang berlalu begitu cepat. Kewajiban untuk bayar tagihan, beli barang-barang kebutuhan, bahkan beli-beli barang di wishlist e-commerce kamu sudah menghabiskan setengah dari gaji kamu. Alhasil, pada minggu pertama pasca gajian, uang kamu sudah habis deh. Belum sempat nabung dan investasi pula. Wah, bisa jadi kamu masih belum memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan nih, #temanduit!  

Shopping Girl via Pixeden.com

Kebutuhan merupakan semua bentuk barang dan jasa yang kita butuhkan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sementara itu, keinginan adalah segala kebutuhan berlebih terhadap sesuatu yang dianggap kurang. Pada dasarnya, keinginan tidak bersifat mengikat dan kita tidak punya keharusan untuk segera memenuhinya. Sayangnya, karena kita sering tidak menyadari barang mana saja yang kita butuhkan, justru keinginan yang kita utamakan. Akhirnya dompet udah boncos di awal bulan. Nah, tanamduit punya tips buat kamu untuk mengenali mana yang emang kebutuhan, mana yang cuma keinginan. Kamu perlu tanyain hal-hal ini ke diri kamu sebelum impulsif membelanjakan uangmu.  

1. Urgent banget gak ya buat sekarang?

Pertanyaan pertama adalah kuncinya. Sebenernya kamu ingin beli barang itu karena emang butuh, atau karena barangnya lucu dan kebetulan lagi diskon aja? Duh, kurang-kurangin kebiasaan seperti ini ya #temanduit! Kalau yang lucu satu barang dan murah, mungkin nggak papa. Tapi, semisal barangnya harganya mahal atau jumlah barang lucunya ada banyak…itu dia yang bikin kondisi dompet kamu kurang sehat, padahal masih awal bulan.  

2. Kalau nggak beli sekarang, nggak papa nggak sih? 

Kalau jawaban di benak kamu nggak papa, tandanya itu hanya keinginan kamu, bukan kebutuhan. Kamu harus memikirkannya berulang kali sebelum memutuskan untuk membeli barang tersebut. Penting untuk kamu lebih jeli melihat perbedaan kebutuhan dan keinginan kamu.  

3. Ini barang bakalan terus terpakai dan berguna nggak ya?

Misalnya kamu beli barang untuk satu momen tertentu aja, misalnya beli dress lucu buat datang ke pesta temen kerjamu weekend besok. Kira-kira, ke depannya akankah kamu pakai dress itu lagi ke acara lainnya? Atau seberapa sering kamu akan datang ke acara sejenis dengan dress tersebut? Kalau misalnya beli sesuatu untuk satu momen tertentu aja, lebih baik kamu pertimbangkan lagi, deh. Sudah terjawab ketiga pertanyaan di atas? Untuk lebih memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, kamu bisa lihat di tabel berikut.  
Perbedaan Kebutuhan Keinginan
Sifat Objektif / mengikat Subjektif / tidak mengikat
Dampak yang diinginkan Manfaat Kepuasan
Tolak ukur Fungsi Selera

Pentingnya mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan

Sekarang kamu sudah tahu, perbedaan jelas antara kebutuhan dan keinginan. Menuruti keinginan kita yang tidak akan pernah ada habisnya tentunya nggak sehat buat kondisi finansialmu. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memprioritaskan sesuatu yang kita butuhkan dibandingkan menuruti keinginan kita.

Selective guy via istockphoto

Salah satu cara untuk mengutamakan kebutuhan dibandingkan dengan keinginan adalah dengan membuat anggaran bulanan. Anggaran bulanan bisa membuatmu lebih selektif untuk membatasi transaksi yang memang kebutuhan, atau yang hanya keinginan. Jadi, pas nerima gaji, kamu tahu, uang kamu harus dikemanakan. Rumus budgeting simpel dari tanamduit adalah memprioritaskan alokasikan gaji kamu untuk diinvestasikan terlebih dahulu. Masing-masing dari kita memiliki kebutuhan di masa yang akan datang, entah berlibur ke suatu tempat, membayar DP cicilan rumah, biaya pernikahan, dan lain sebagainya. Kebutuhan di masa mendatang inilah yang menjadi alasan pentingnya untuk menyisihkan sebagian gaji kamu untuk diinvestasikan agar kebutuhan kamu nantinya dapat terpenuhi. Setelah itu, baru deh kamu bayar tagihan, belanja bulanan, dan biaya lain-lain.     Dengan menerapkan rumus budgeting ala tanamduit dan mengajukan tiga pertanyaan di atas, kamu menjadi lebih mudah untuk mengontrol keinginan kamu. Biasakan untuk berpikir dua kali untuk memenuhi keinginan kita agar kesehatan dompet tetap terjaga.     Nah, sekarang #temanduit sudah tahu dan paham gimana cara bedain antara kebutuhan dan keinginan, kan? Hal terpenting yang perlu diingat, selalu sisihkan dana untuk tabungan dan investasi di awal. Kamu juga bisa investasikan uangmu juga lho di aplikasi tanamduit! Banyak pilihan produk investasi yang bisa kamu pilih #PasAda semua di tanamduit.     Penulis: Syafira Maulida
banner-download-mobile