Dalam menyiapkan biaya sekolah, kamu bisa mengoptimalkan tabungan dengan mengalokasikan ke reksadana pendidikan anak. Agar kamu tidak terbebani dengan biaya sekola setiap awal tahun ajarab baru, kamu bisa menyiapkan biayanya lebih awal.
Dari tahun ke tahun, biaya pendidikan akan mengalami kenaikan sejalan dengan inflasi. Jadi, biaya sekolah, seragam sekolah, kursus, dann biaya pendidikan lainnya dipersiapkan lebih awal.
Saat mempersiapkan biaya tersebut, kamu harus memperhitungkan target tabungan dan kemungkinan inflasi di masa depan. Salah satu strategi mengoptimalkan tabungan di tengah inflasi, kamu bisa mempersiapkannya dengan berinvestasi reksadana.
Baca juga: Apa Itu Reksadana: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risikonya
Kegiatan investasi dapat memberikan imbal hasil optimal sehingga nilainya naik di masa depan. Apalagi, kamu harus menanggung biaya admin tabungan bank setiap bulan. Nah, instrumen investasi reksadana bisa menjadi alternatif terbaik mengoptimalkan tabungan biaya sekolah anak.
Tips Siapkan Biaya Sekolah dengan Reksadana Pendidikan Anak
Untuk mempersiapkan biaya sekolah dari jauh-jauh hari, kamu bisa melakukan beberapa tips melalui penjelasan berikut.
1. Melakukan Riset Biaya Sekolah
Selagi mencari sekolah terbaik, kamu juga perlu riset biaya sekolah. Pastikan kamu memilih sekolah dengan biaya yang sesuai dengan kondisi finansialmu. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan seperti iuran bulanan, uang pangkal, seragam, transportasi, dan sebagainya. Apalagi, kamu berencana mengikut sertakan anakmu kursus di luar sekolah.
Riset lebih awal akan memudahkan menentukan target tabungan dan jangka waktu mencapai target tersebut.
2. Memperhitungkan Perkiraan Inflasi
Biaya sekolah dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Dilansir dari data BPS di situs berita Bisnis, inflasi pendidikan di bulan Agustus 2023 sebesar 0,86%.
Utamanya, penyebab kenaikan tersebut akibat kenaikan biaya akademi atau perguruan tinggi dan pendidikan SD-SMA menjelang tahun ajaran baru. Oleh sebab itu, kamu perlu memperhitungkan target tabungan sesuai dengan perkiraan kenaikan tingkat inflasi di masa depan.
Misalnya, anakmu masih berusia 4 tahun dan kamu ingin menyiapkan dana pendidikan SD untuk 3 tahun ke depan. Nah, kamu bisa menghitung rata-rata biaya masuk dan iuran sekolah dikalikan dengan tingkat inflasi per tahun.
Baca juga: Cara Menyiapkan Dana Tabungan Pendidikan Anak dan Manfaatnya
3. Menentukan Target Waktu
Setelah mengenali target sekolah yang ideal dan memperhitungkan biaya yang perlu disiapkan, kamu bisa menentukan target tabungan dan waktu mencapainya. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah memilih produk reksadana yang tepat.
Untuk menyiapkan tabungan jangka pendek di bawah setahun, reksadana pasar uang menjadi pilihan terbaik. Nah, instrumen reksadana pendapatan tetap atau campuran cocok untuk mengoptimalkan tabungan biaya sekolah 1-4 tahun. Jika ingin menyiapkan dana jangka panjang lebih dari 5 tahun, reksadana saham bisa menjadi salah satu pilihanmu.
4. Membuat Alokasi Gaji Bulanan
Setelah mengetahui target budget dan target waktu mencapainya, kamu dapat memperhitungkan perhitungan alokasi gaji bulanan. Perencanaan keuangan bulanan yang baik akan memudahkan alokasi tabungan biaya sekolah. Jadi, kegiatan menabung tidak menjadi beban.
5. Optimalkan Fitur Investasi Pintar
Persiapan biaya sekolah tidak akan optimal kalau tidak rutin mengalokasikan tabungan ke reksadana. Untuk memudahkan proses menabung biaya sekolah, kamu bisa memanfaatkan fitur investasi pintar di aplikasi tanamduit bernama “Tanam Mimpi”.
Kamu bisa menentukan target budget dan target waktu sesuai tujuan finansial di masa depan. Nah, kamu akan mendapatkan tips mencapai target budget dengan optimal dengan estimasi jumlah investasi rutin bulanan. Bahkan, ada reminder atau pengingat untuk investasi rutin. Jadi, kamu bisa investasi di produk reksadana terbaik dengan mudah dan praktis.
Tenang aja, tanamduit adalah aplikasi penyedia investasi reksadana, emas, dan Surat Berharga Negara (SBN) yang sudah berizin dan berada di bawah pengawasan OJK. Keamanan investasi di tanamduit terjamin, deh!
Apa jenis reksadana yang tepat untuk pendidikan anak?
Ada beragam pilihan produk reksadana yang dapat investor pilih sesuai profil risiko dan jangka waktu investasi.
Ingatlah istilah, high risk high return. Untuk itu, pastikan kamu mengenali profil risiko atau toleransi kesiapanmu menghadapi risiko dan target waktu menyiapkan tabungan.
Baca juga: Kenali Jenis Profil Risiko Investasi, Kamu Termasuk Tipe Apa?
1. Reksadana Campuran
Produk reksadana campuran menjadi pilihan terbaik tipe investor moderat atau menengah. Kamu yang belum berani menghadapi risiko tinggi tapi mau mendapatkan keuntungan tinggi bisa pilih produk ini untuk mengoptimalkan dana dalam kurun waktu 3-5 tahun.
Misalnya, kamu mau menyiapkan biaya sekolah SMP atau SMA 3 tahun ke depan. Nah, reksadana campuran dapat memberikan imbal hasil optimal. Apalagi, komposisi instrumen ini lebih fleksibel sehingga cocok sekali untuk persiapan biaya sekolah.
Baca juga: 5 Rekomendasi Reksadana Campuran Terbaik
2. Reksadana Saham
Jika berani menghadapi risiko tinggi dan mau menyiapkan dana lebih dari 5 tahun dengan imbal hasil tinggi, maka produk ini bisa menjadi pilihanmu untuk tujuan jangka panjang.
Tapi, jangan sampai tergiur mendapatkan keuntungan tinggi tetapi tidak siap menghadapi risiko tinggi, ya! Ingatlah, instrumen saham mendominasi komposisi produk ini sehingga sangat fluktuatif dan dinamis dalam jangka pendek.
Jika ingin menyiapkan dana lebih dari 5 tahun seperti persiapan biaya perguruan tinggi, maka instrumen ini bisa menjadi salah satu pilihanmu.
3. Reksadana Pendapatan Tetap
Dominasi komposisi produk ini adalah obligasi. Oleh sebab itu, produk ini memberikan imbal hasil cenderung stabil. Risiko produk ini juga lebih rendah daripada jenis reksadana saham dan campuran.
Jika ingin mengoptimalkan tabungan dalam 1-3 tahun, produk ini menjadi pilihan terbaik. Produk ini juga cocok untuk orang dengan profil risiko menengah yang belum terlalu siap menghadapi risiko tinggi.
4. Reksadana Pasar Uang
Produk pasar uang memiliki tingkat risiko paling rendah dan imbal hasil cenderung hampir selalu naik. Dominasi komposisi instrumen ini adalah deposito dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun.
Imbal hasilnya pun lebih optimal daripada menyimpan uang di deposito. Oleh sebab itu, produk ini cocok sekali untuk investor pemula konservatif. Instrumen ini juga cocok untuk menyiapkan biaya sekolah tahun ajaran berikutnya.
Kesimpulan
Untuk mengoptimalkan tabungan biaya sekolah di masa depan dengan reksadana pendidikan anak, kamu bisa memilih produk yang sesuai dengan profil risiko dan target waktu mencapainya. Jika kamu masih pemula dan ingin menyiapkan biaya sekolah dengan reksadana, maka kamu bisa memanfaatkan fitur investasi pintar.
Di aplikasi tanamduit, ada fitur “Tanam Mimpi” yang bisa memudahkanmu dalam perencanaan biaya pendidikan anak di masa depan. tanamduit adalah aplikasi penyedia layanan investasi reksadana, emas, dan Surat Berharga Negara (SBN) dengan mudah dan aman.
Aplikasi tanamduit sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga terjamin keamanannya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi tanamduit & pakai fitur Tanam Mimpi sekarang!

