fb-logo
Beranda » belajar » Reksa Dana » Baru Mulai Investasi? Ini Alasan Memilih Investasi Reksadana!

Baru Mulai Investasi? Ini Alasan Memilih Investasi Reksadana!

oleh | Okt 23, 2023

Banyak para investor mengungkapkan alasan memilih investasi reksadana karena kemudahan investasi dengan risiko rendah. Produk reksadana pun beragam sesuai dengan tujuan investasi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Bahkan, investor berpengalaman atau tidak pun bisa mulai investasi mulai dari Rp10 ribu. 

Semakin awal mulai investasi, semakin besar imbal hasil di masa yang akan datang. Jangan sampai menunda-nunda mulai investasi membuat kamu menyesal telat memulainya. 

Jika hanya menabung di bank saja, maka nilai asetmu tidak akan berkembang. Dengan berinvestasi, kamu berkesempatan mengoptimalkan asetmu. Nah, instrumen reksadana menjadi pilihan terbaik untuk pemula yang aman dan praktis.

Mengapa reksadana lebih aman? Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang aman karena perusahaan mengelola asetnya sudah terdaftar dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Alasan Memilih Investasi Reksadana

Apakah investasi di reksadana menguntungkan? Investor bisa keuntungan saat mengoptimalkan asetnya di instrumen reksadana dalam periode tertentu sesuai tujuan investasinya. Lalu, mengapa harus investasi reksadana? Simak penjelasannya sebagai berikut.

1. Modal Investasi Terjangkau, Imbal Hasil Optimal

Untuk berinvestasi, investor bisa membeli reksadana dengan modal terjangkau mulai dari Rp10 ribu. Oleh sebab itu, instrumen ini cocok sekali bagi investor pemula yang masih belajar.

Apalagi, investor yang masih takut rugi. Kamu bisa mencobanya dengan modal kecil terlebih dahulu. Sambil belajar mengenali istilah-istilah investasi, kamu bisa mulai rutin mengalokasikan sebagian penghasilan bulanan ke reksadana.

Semakin rutin mengalokasikan dana ke reksadana, semakin cepat mencapai tujuan investasimu, deh!

2. Ada Banyak Jenis Produk Sesuai Tipe Investor

Investor bisa memilih produk reksadana sesuai dengan profil risikonya. Jika kamu seorang investor konservatif yang masih takut menghadapi risiko tinggi, maka kamu bisa pilih reksadana pasar uang.

Nah, jika kamu seorang investor moderat yang siap dengan risiko tingkat menengah, maka kamu bisa pilih reksadana pendapatan tetap atau campuran. Bagi kamu yang siap menghadapi risiko tinggi dan mau memperoleh imbal hasil lebih tinggi dari jenis reksadana lainnya, maka reksadana saham cocok untukmu. 

Ingat, istilah high risk high return. Semakin tinggi risikonya, semakin besar potensi keuntungan yang bisa kamu peroleh. 

Baca juga: Kenali Jenis Profil Risiko Investasi, Kamu Termasuk Tipe Apa?

3. Tidak Perlu Analisa Mendalam, Dikelola Ahli Investasi

Buat kamu yang sering panik dan khawatir melihat kondisi pasar modal naik-turun, kamu bisa memulai investasi reksadana. Walaupun tidak punya pengalaman dan pemahaman tentang investasi, ada manajer investasi profesional yang akan mengelola dana investasimu. Jadi, kamu sebagai investor bisa duduk manis dan rutin investasi. 

Untuk itu, pastikan kamu memilih MI dan produk reksadana terbaik sesuai dengan tujuan finansialmu. Lalu, hal hal apa yang harus diperhatikan investasi ketika memilih reksadana? Kenali selengkapnya melalui artikel berikut: 7 Cara Memilih Reksadana Terbaik Bagi Pemula

4. Diversifikasi Investasi Terbaik

Instrumen ini menjadi salah satu strategi diversifikasi investasi terbaik. Jika kamu menaruh dana di satu produk aset saja, maka saat nilainya turun kamu tidak memiliki pilihan lain selain membeli dan menjualnya kembali. 

Sementara itu, reksadana berisi dari kumpulan instrumen pasar modal seperti obligasi, deposito, saham, dan instrumen lainnya. Setiap produk reksadana memiliki persentase alokasi dana kelolaan yang berbeda.

Jika salah satu instrumen nilainya turun, maka kamu masih bisa mendapatkan keuntungan dari alokasi aset lainnya. Jadi, tidak banyak risiko yang kamu tanggung. Apalagi, kamu tidak perlu melakukan analisis strategi mengelola dana investasi karena ada Manajer Investasi profesional.

Baca juga: Apa Itu Reksadana: Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

5. Sangat Efisien dan Aman Untuk Pemula

Alasan memilih investasi reksadana lainnya adalah kemudahan dan keamanannya. Meskipun Manajer Investasi mengelola kelolaan investasi, kamu tidak perlu khawatir MI akan membawa kabur uangmu. 

Dana kelolaan investor akan dititipkan di bank kustodian. MI pun sudah memiliki izin dan berada di bawah pengawasan OJK. Investor pun bisa memantau alokasi dana, keuntungan, risiko, dan biaya lainnya secara online melalui aplikasi. 

Di samping itu, MI pun selalu memberikan informasi Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan update prospektus dalam periode tertentu.

Kesimpulan 

Reksadana memberikan kemudahan bagi investor. Mulai dari modal investasi terjangkau, adanya beragam jenis produk sesuai tipe investor, asetnya dikelola oleh manajer investasi berpengalaman, hingga keamanan dan kemudahan transaksi investasi. Jadi, investor pemula wajib punya investasi reksadana, deh.  

Untuk mulai investasi reksadana yang aman dan praktis, kamu bisa memulainya di aplikasi tanamduit dengan modal terjangkau mulai dari Rp10 ribu. tanamduit adalah penyedia layanan investasi reksadana, emas, dan Surat Berharga Negara (SBN) yang sudah berizin dan berada di bawah pengawasan OJK.

Yuk, download tanamduit sekarang! Dapatkan bonus s.d. 50 ribu dengan daftar tanamduit menggunakan kode referal “MULAIREKSADANA”. Klik banner di bawah ini untuk kepoin cara klaim bonusnya!

promo mulaireksadana bonus s.d. 50rb

 

tanamduit Team

tanamduit adalah aplikasi penyedia beragam produk investasi reksa dana, emas, Surat Berharga Negara (SBN) yang telah berizin dan diawasi oleh OJK.

banner-download-mobile