fb-logo
Beranda » belajar » Reksa Dana » Potensi Reksa Dana Pasar Uang 2026: Aman untuk Dana Parkir?

Potensi Reksa Dana Pasar Uang 2026: Aman untuk Dana Parkir?

oleh | Des 17, 2025

Menjelang akhir 2025, industri reksa dana Indonesia mencatat rekor baru. Total dana kelolaan (AUM) reksa dana per Oktober 2025 tembus sekitar Rp621,7 triliun, naik 23,61% sejak akhir 2024.

Menariknya, reksa dana pasar uang jadi salah satu motor pertumbuhan:

  • AUM reksa dana pasar uang mencapai sekitar Rp122,2 triliun per Oktober 2025.
  • Tumbuh sekitar 34,97% year-to-date (YTD) sejak awal tahun.
  • Unit penyertaan reksa dana pasar uang naik hampir 27,85% YTD, tanda minat investor ritel makin kuat

Baca Juga : Top 5 Rekomendasi Reksadana Terbaik

Apa Itu Reksa Dana Pasar Uang?

Reksa dana pasar uang (RDPU) adalah reksa dana yang isinya instrumen pasar uang berisiko rendah, misalnya:

  • Deposito berjangka
  • Surat berharga jangka pendek (≤ 1 tahun), seperti SBI, Surat Berharga Komersial, atau obligasi jangka pendek

Ciri utama:

  • Fluktuasi harga relatif kecil
  • Potensi imbal hasil di atas tabungan, tapi umumnya di bawah reksa dana pendapatan tetap dan saham
  • Cocok untuk tujuan jangka pendek, sekitar ≤ 1–2 tahun

Kenapa Reksa Dana Pasar Uang Naik Daun Menjelang 2026?

Beberapa faktor pendorong naiknya AUM RDPU menjelang akhir 2025:

1. Risiko pasar yang masih dinamis

Pasar saham dan obligasi sempat volatile di 2024–2025. Banyak investor yang:

  • Mau tetap berinvestasi,
  • Tapi lebih nyaman di produk yang risikonya rendah dan likuid.

RDPU jadi solusi natural: imbal hasil relatif stabil, bisa dicairkan kapan saja di hari bursa.

2. Akses mudah lewat aplikasi investasi

Pertumbuhan investor reksa dana juga ikut mendukung:

  • Jumlah investor reksa dana per April 2025 menembus 15,35 juta investor, naik sekitar 1,35 juta dibanding Desember 2024 (14 juta).

Banyak di antaranya adalah investor pemula yang menjadikan reksa dana pasar uang sebagai “pintu masuk” sebelum berani ke pendapatan tetap atau saham.

3. Suku bunga dan likuiditas

Di sisi makro, Bank Indonesia masih menjaga BI-Rate di 4,75% per November 2025, dengan fokus stabilitas rupiah dan kelanjutan pelonggaran kebijakan moneter.

Kondisi seperti ini:

  • Membuat imbal hasil instrumen pasar uang tetap menarik,
  • Sekaligus memberi ruang bagi penurunan suku bunga ke depan, yang biasanya menguntungkan instrumen obligasi dan reksa dana pendapatan tetap—sementara RDPU tetap jadi tempat parkir yang aman.

Potensi Reksa Dana Pasar Uang di 2026

Melihat data sampai Oktober–November 2025, plus proyeksi ekonomi 2026, apa yang bisa diharapkan?

  • Ekonomi Indonesia 2026 diproyeksikan tumbuh sekitar 5,3% oleh Bank Indonesia, dengan inflasi terkendali sekitar 2,6% dan pertumbuhan kredit ditargetkan 8–12%.
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan sekitar 5,4% di 2026 lewat APBN dan program belanja besar.

Dalam skenario seperti ini:

  1. RDPU tetap relevan sebagai tempat aman buat dana jangka pendek dan dana darurat.
  2. ketika suku bunga pelan-pelan turun, RDPU mungkin tidak memberi lonjakan return besar, tapi masih menarik dibanding tabungan biasa.
  3. RDPU jadi “base camp” untuk strategi nabung rutin (DCA) sebelum switching sebagian ke pendapatan tetap atau saham.

Reksa Dana Pasar Uang Cocok untuk Siapa?

RDPU cocok untuk kamu yang:

  • Punya tujuan jangka pendek: liburan, bayar uang sekolah, cicilan DP kecil (≤ 1–2 tahun).
  • Sedang membangun dana darurat dan ingin return sedikit lebih baik dari tabungan.
  • Ingin “test drive” dunia reksa dana tanpa fluktuasi harga yang terlalu ekstrem.
  • Perlu tempat parkir sementara sambil menunggu timing investasi di saham, obligasi, emas, atau SBN.

Strategi Memanfaatkan Potensi RD Pasar Uang di 2026

Beberapa strategi praktis:

1. Jadikan RDPU sebagai “rekening utama” dana pendek

Alih-alih menumpuk di rekening tabungan biasa:

  • Dana operasional 3–6 bulan + dana tujuan <1–2 tahun bisa ditempatkan di RDPU.
  • Manfaat: dana tetap likuid, tapi NAB cenderung naik stabil.

2. Kombinasi dengan pendapatan tetap & saham

Buat kamu yang sudah punya portofolio:

  • Dana darurat & rencana <2 tahun ke RDPU
  • Tujuan 2–5 tahun tambah reksa dana pendapatan tetap
  • Tujuan >5 tahun reksa dana saham / campuran

3. Gunakan untuk DCA

Kalau kamu ragu timing masuk ke saham/pendapatan tetap:

  • Bisa rutin investasi ke RDPU dulu,
  • Lalu secara bertahap switch sebagian ke reksa dana lain ketika target harga/valuasi tercapai.

Tips Memilih Reksa Dana Pasar Uang

Saat memilih RDPU, perhatikan:

Ukuran dana kelolaan (AUM)

  • AUM yang sehat menunjukkan ada kepercayaan investor.
  • Data industri menunjukkan RDPU dengan AUM besar banyak yang mencatat pertumbuhan pesat di 2025.

Track Record

  • Lihat kinerja 1–3 tahun, bukan hanya 1 bulan.
  • Perhatikan konsistensi, bukan hanya yang paling tinggi sesaat.

Biaya & Fee 

  • Cek biaya pengelolaan dan biaya lain (kalau ada). Biaya terlalu tinggi bisa menggerus imbal hasil

Manajer investasi & tata kelola

  • AUM yang sehat menunjukkan ada kepercayaan investor
  • Data industri menunjukkan RDPU dengan AUM besar banyak yang mencatat pertumbuhan pesat di 2025.

Baca Juga : cara menyimpan dana darurat yang benar

Kesimpulan

Reksa dana pasar uang (RDPU) berpotensi tetap menarik di 2026 karena kombinasi beberapa faktor: pertumbuhan AUM yang kuat sepanjang 2025, risiko pasar saham dan obligasi yang masih dinamis, serta suku bunga yang mulai turun tapi masih kompetitif dibanding tabungan biasa. Instrumen ini paling pas untuk tujuan jangka pendek (≤1–2 tahun), dana darurat, dan “parkir dana” sambil menunggu timing masuk ke saham, SBN, atau instrumen lain, sekaligus bisa dipakai sebagai base camp untuk strategi nabung rutin (DCA) sebelum switch ke reksa dana pendapatan tetap atau saham.

Supaya lebih optimal, investor perlu pilih RDPU dengan AUM sehat, track record kinerja yang konsisten 1–3 tahun, biaya yang wajar, serta dikelola manajer investasi berizin dan diawasi OJK. Di tanamduit, investor bisa mulai RDPU dari Rp10.000 dan memilih berbagai produk (konvensional maupun syariah) sesuai profil risiko dan tujuan keuangan.

Investasi Reksadana di tanamduit, Aja!

tanamduit merupakan salah satu agen penjual reksadana yang telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Kamu bisa temukan berbagai jenis produk reksadana sesuai dengan kebutuhanmu. Bahkan, ada fitur Top Performance Reksa Dana di aplikasi tanamduit, lho!

Yuk, download aplikasi tanamduit sekarang! Dapatkan bonus s.d. 50 ribu dengan daftar tanamduit menggunakan kode referal “MULAITANAMDUIT”.

Klik banner di bawah ini untuk kepoin cara klaim bonusnya!

 

tanamduit Team

tanamduit adalah aplikasi investasi dengan beragam produk seperti reksa dana, SBN, emas. tanamduit telah berizin dan diawasi oleh OJK.

banner-download-mobile