Home » Mengenal Investasi Sukuk Tabungan, Keuntungan, dan Risikonya

Mengenal Investasi Sukuk Tabungan, Keuntungan, dan Risikonya

oleh | Feb 25, 2022

Apa itu Sukuk Tabungan?

Sukuk Tabungan adalah salah satu instrumen investasi surat berharga negara (SBN) berbasis syariah yang aman, terjangkau, mudah, dan menguntungkan. Produk investasi ini sangat aman karena negara telah menjamin keamanannya. Pemerintah juga telah mengatur kegiatan investasi Sukuk Tabungan dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara. Pada tanggal 1 November 2018, pemerintah mulai menawarkan produk sukuk ini.

Sukuk Tabungan atau ST merupakan produk SBN yang memiliki skema kupon floating rate dengan tenor selama 2 tahun. Investor dapat berinvestasi ST dengan jumlah minimal Rp1 juta. Sementara itu, jumlah maksimal pembelian produk ini Rp1 miliar. Selain itu, investor dapat mencairkan kupon lebih awal (early redemption) dengan syarat berinvestasi 2 juta. Jika investor hendak melakukan early redemption, maka investor dapat mencairkan maksimal 50% dari total pembelian produk ini.

Penerbitan Sukuk Tabungan memiliki tujuan untuk membiayai pembangunan berbagai proyek APBN di Indonesia. Di samping itu, produk ini juga memberikan kesempatan bagi investor Indonesia untuk berinvestasi secara syariah sehingga mampu mengembangkan pasar keuangan syariah di dalam negeri.

Keuntungan Sukuk Tabungan

1. Memiliki Jaminan dari Negara

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan keamanan investasi produk ini karena pembayaran kupon atau imbal hasil dan nilai nominal dijamin oleh Negara. Hal ini membuat instrumen investasi ini hampir tidak mempunyai risiko gagal bayar.

2. Kupon Lebih Tinggi dari Deposito

Saat produk ini terbit, kupon Sukuk Tabungan lebih tinggi daripada rata-rata tingkat bunga deposito bank Badan Usaha Milik Negara. Setiap bulan, investor akan memperoleh kupon atau imbalan.

3. Ada Fitur Early Redemption

Seorang investor dapat mencairkan aset investasi sebelum jatuh tempo (early redemption). Pencairan dana ini tidak membebani biaya tambahan (redemption cost).

4. Dukung Pembangunan Negara

Dengan adanya penawaran surat berharga negara, investor memiliki kesempatan untuk ikut serta dalam mendukung pembangunan negara.

5. Investasi dengan Prinsip Syariah

Dengan adanya produk ini, pemerintah memberikan akses kepada investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam aktivitas pasar keuangan tanpa menentang prinsip-prinsip syariah. Instrumen investasi ini menjadi pilihan tepat bagi investor muslim yang ingin berinvestasi secara syariah.

Risiko Sukuk Tabungan

1. Risiko Gagal Bayar

Default risk atau risiko gagal bayar adalah situasi saat investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit di waktu produk investasi jatuh tempo imbalan atau kupon dan nilai nominal. Namun, risiko ini sangat kecil. Bahkan, investor hampir tidak memiliki risiko gagal bayar karena negara telah menjamin pemberian kupon

2. Risiko Likuiditas

Sukuk Tabungan merupakan produk yang tidak dapat diperdagangkan atau dialihkan. Hal ini menyebabkan risiko likuiditas sehingga investor kesulitan dalam menjual Sukuk Tabungan sebelum jatuh tempo. Namun, investor dapat mencairkan produk ini sebelum jatuh tempo maksimal 50% dari total pembelian produk.

3. Risiko Kupon (Imbal Hasil)

Investor harus menghadapi risiko berkurangnya imbalan atau kupon yang diterima karena adanya perubahan tingkat imbalan acuan. Kupon/imbalan produk ini bersifat mengambang. Jika tingkat imbalan acuran turun, maka tingkat imbal hasil jenis SBN ini mengalami penurunan sampai dengan batas tingkat imbalan minimal (floor). Setiap 3 bulan, ada penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo.

Kesimpulan

Sukuk tabungan menjadi aset investasi surat berharga negara berbasis syariah yang aman, terjangkau, mudah, dan menguntungkan. Investor dapat mendapatkan imbal hasil atau kupon yang cenderung lebih tinggi dari deposito bank. Selain itu, investor juga dapat mencairkan kupon sebelum jatuh tempo. Walaupun ada beberapa risiko yang perlu investor perhatikan, investor dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan negara tanpa bertentangan dengan prinsip syariah. 

Setelah mengetahui pengertian sukuk tabungan dan risikonya, kamu dapat mulai berinvestasi Sukuk Tabungan selama masa penawaran atau periode pemesanan pembelian. Namun, di awal tahun 2022 ini pemerintah menawarkan produk SBN ORI021.

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile