tanamduit menawarkan investasi yang aman dengan potensi return atau imbal hasil lebih tinggi dari bunga deposito. Sebelum berinvestasi, kenali kondisi market dan strategi investasinya melalui berita market update berikut.
Ringkasan Market Update:
- IHSG cetak ATH baru di 8.948,3, naik didorong arus asing besar dan saham big caps.
- SUN melemah tipis, yield naik terbatas karena sentimen global.
- Emas XAU bertahan tinggi di USD 4.588/oz, safe haven di tengah ketidakpastian global.
Berikut adalah data-data indeks saham, nilai tukar mata uang, harga komoditas, dan yield obligasi per tanggal 14 Januari 2026.
IHSG Cetak ATH Baru 13 Januari 2026, Arus Asing Besar Perkuat Reli Awal Tahun
IHSG kembali mencetak all-time high (ATH) pada perdagangan 13 Januari 2026, menguat 0,72% ke level 8.948 dengan nilai transaksi sekitar Rp33,5 triliun, seiring membaiknya sentimen risk-on dan lanjutan reli awal tahun di hampir seluruh indeks utama.
Penguatan pasar didorong saham berkapitalisasi besar – seperti ASII, TLKM, BREN, AMMN, TPIA – dan tema komoditas serta siklikal, sementara sektor perbankan kembali menjadi penopang indeks di tengah rotasi portofolio investor setelah koreksi singkat sehari sebelumnya.
Dari sisi aliran dana, asing mencatat net buy signifikan sekitar Rp1,99 triliun, didorong kombinasi faktor eksternal (ekspektasi suku bunga global lebih ramah) dan faktor domestik (likuiditas awal tahun dan valuasi saham big caps), sehingga peluang IHSG melanjutkan tren positif masih terbuka selama sentimen global tetap kondusif. (IDX, Bloomberg Technoz, Kontan, Bisnis Indonesia)
SUN Tertekan Tipis 13 Januari 2026, Yield 10Y Naik
Pada 13 Januari 2026, pasar SUN kembali melemah terbatas dengan yield Indo 10Y naik ke 6,22% dan Indobex Government turun 0,03%, di tengah nilai transaksi sekitar Rp31 triliun. Pergerakan ini terutama dipicu sentimen global dan arus teknikal, bukan perubahan fundamental domestik.
Di tahun 2026, SUN berpeluang membaik jika yield global dan volatilitas mereda, dengan katalis utama arah kebijakan The Fed, sikap BI, stabilitas rupiah, serta manajemen suplai SBN, meski tekanan bisa berlanjut bila sentimen eksternal kembali memburuk. (PHEI, BNI Sekuritas)
Emas Bertahan Tinggi, Konsolidasi Setelah Reli Awal Tahun
Harga emas XAU pada 13 Januari 2026 bertahan tinggi di sekitar 4.588 (−0,13% harian dan +5,30% sejak awal tahun 2026), mencerminkan konsolidasi teknikal setelah reli kuat, dengan minat safe-haven tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan ekspektasi suku bunga AS yang lebih longgar.
Di tahun 2026, prospek emas masih konstruktif jika arah suku bunga global melandai dan risiko geopolitik berlanjut; katalis utamanya kebijakan The Fed yang diharapkan menurunkan suku bunga, pergerakan dolar AS yang diperkirakan melemah dan yield UST yang diharapkan juga turun, serta keberlanjutan pembelian emas oleh bank sentral, dengan risiko harga emas XAU terkoreksi bila dolar/yield berbalik naik tajam. (Reuters, Investing, World Gold Council)
Factors to Watch
- Arah suku bunga The Fed dan inflasi AS akan menentukan arah dolar dan yield global; outlook Fed lebih dovish dan akan positif untuk saham, obligasi, dan emas.
- Meningkatnya ketegangan global mendorong aset aman (emas).
- Jika suku bunga US turun, maka dolar AS akan ikut turun. Hal ini membuat BI Rate berpotensi ikut turun dan membuat Rupiah stabil, yang selanjutnya akan meningkatkan minat asing ke IHSG dan SBN.
Tips Investasi
- Investor Reksa Dana: Prioritaskan reksa dana saham big caps/indeks dan obligasi pemerintah menengah untuk keseimbangan pertumbuhan dan stabilitas.
- Investor Emas: Pertahankan emas sebagai diversifikasi dan lindung nilai, tambah bertahap saat koreksi karena tren jangka panjang masih didukung faktor global.
Yuk, investasi sekarang di tanamduit!
⚠ Sebelum melakukan keputusan investasi, investor sangat disarankan untuk memahami profil risiko pribadi dan mempelajari produk-produk investasi, terutama mengenai potensi risiko yang mungkin akan dihadapi oleh masing-masing produk.
DISCLAIMER:
Tulisan ini dibuat dan diterbitkan oleh tanamduit, yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Mercato Digital Asia sebagai induk usaha dari PT Star Mercato Capitale. PT Mercato Digital Asia telah terdaftar pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dengan nomor 005445.01/DJAI.PSE/07/2022 dan bekerja sama dengan PT Cipta Optima Digital (Emasin) untuk produk Koleksi Emas, dan PT BPRS Attaqwa dalam menyediakan produk Tabungan Emas 24 Karat produksi emasi PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
PT Star Mercato Capitale sebagai anak usaha dari PT Mercato Digital Asia, telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dengan ijin nomor KEP-13/PM.21/2017, serta ditetapkan menjadi Mitra Distribusi SBN Retail dengan nomor S-363/PR/2018 dan SBN Syariah dengan nomor PENG-2/PR.4/2018 dari DJPPR, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Tulisan ini bersumber dari berbagai informasi tertulis dan visual yang terpercaya dan tersebar luas baik yang disediakan secara digital maupun hardcopy. tanamduit berusaha untuk memberikan informasi yang terbaik, namun meskipun demikian manajemen tanamduit beserta karyawan dan afiliasinya tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas keakuratan, kelalaian, atau kerugian apa pun yang timbul dari penggunaan tulisan ini.


