Home » 10 Tips Menabung Rutin dan Efektif di Usia 20-an

10 Tips Menabung Rutin dan Efektif di Usia 20-an

oleh | Des 24, 2021

Keberadaan e-wallet di satu sisi memang memberikan kemudahan untuk kita dalam bertransaksi sehari-hari. Terlebih lagi, metode pembayaran menggunakan e-wallet sering kali menawarkan promo menarik yang membuat kita sering tergiur. Kamu bisa batasi jumlah uang di e-wallet  dengan membuat budget bulanan untuk e-wallet sesuai kebutuhanmu.

Sejak kecil, orang tua kita sering kali mengajarkan kita untuk menabung ketika menginginkan sesuatu. Menabung bisa jadi cara paling sederhana dan tradisional untuk mencapai keinginan dan kebutuhan kita di masa mendatang. Namun, seringkali kita merasa kesulitan untuk menabung karena tidak membuat anggaran keuangan. Buat kamu yang kesulitan untuk menabung, ikuti tips menabung berikut supaya targetmu lebih cepat tercapai!

1. Tentukan tujuan dan target waktu dan nominal yang ingin kamu capai

Tips menabung terpenting yang tidak boleh kamu lewatkan adalah menentukan tujuan dan target menabung. Hal ini penting untuk kamu lakukan, karena kamu akan punya motivasi lebih dalam menabung. Kamu bisa catat semua tujuan menabung, target nominal yang akan ingin kamu capai, beserta target waktunya. Contohnya kamu ingin beli ponsel baru 6 bulan dari sekarang. Harga ponsel yang kamu inginkan diperkirakan senilai Rp3 juta. Nah, dengan tujuan dan target tersebut, kamu bisa sesuaikan nominal uang yang harus kamu sisihkan sesuai dengan kemampuanmu.

2. Membuat alokasi gaji sederhana

Membuat alokasi sangat membantu kita dalam mengatur keuangan setiap bulannya. Alokasi gaji yang kamu buat akan jadi pegangan buat kamu untuk menjaga kesehatan dompetmu. Kamu bisa gunakan alokasi sederhana ala tanamduit berikut dengan asumsi gaji Rp5 juta per bulan berikut.

  1. 65% untuk kebutuhan sehari-hari dan bayar cicilan
  2. 10% tabungan dan investasi
  3. 10% dana darurat dan asuransi
  4. 10% self reward
  5. 5% sedekah

Baca juga: Tips Alokasi Gaji Pas-pasan ala tanamduit

Nah, kalau sudah ada patokannya, kan. Jangan lupa juga untuk mencatat pemasukan dan pengeluaranmu.

3. Atur skala prioritas tabungan

Setelah mencatat tujuan dan target apa saja yang ingin kamu capai, baru deh  terapkan tips menabung yang nggak kalah penting ini, yaitu menentukan skala prioritas. Penentuan skala prioritas tabungan yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan mengacu pada target waktu yang ingin kamu capai. Sebagai contoh kita bisa simulasikan pada tabel berikut.

tips-menabung

Berdasarkan tabel tujuan keuangan di atas, kamu bisa prioritaskan alokasi tabunganmu pada tujuan keuangan jangka pendek terlebih dahulu, yaitu membeli ponsel baru dan motor. Misalnya, kamu biasa mengalokasikan Rp1 juta setiap bulannya untuk ditabung, maka kamu bisa split tabunganmu untuk mencapai ketiga tujuan tersebut berdasarkan skala prioritas. Artinya, alokasi untuk tujuan keuangan jangka pendek lebih besar dari yang lainnya. Contohnya sebagai berikut:

tips-menabung

4. Sisihkan tabungan di awal bulan

Menunggu sisa uang di akhir bulan untuk ditabung adalah cara menabung paling tidak efektif, lho, karena bisa saja sisa uang tersebut kamu pakai untuk kebutuhan yang nggak terduga. Untuk mencegah upaya menabungmu yang cuma jadi wacana, kamu bisa menyisihkan uang untuk ditabung di awal bulan saat gaji sudah kamu terima. 

5. Memisahkan rekening tabungan dengan rekening pengeluaran

Menempatkan uang pada satu wadah yang sama bisa membuat manajemen keuangan kita kacau balau, lho. Terlebih lagi kalau kamu nggak punya pencatatan keuangan yang baik. Alhasil, uang yang awalnya diniatkan sebagai tabungan bisa tidak sengaja terpakai.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa menempatkan uang tabunganmu pada rekening terpisah dengan rekening pengeluaran sehari-hari. Supaya lebih efektif, kamu juga bisa, lho, memisahkan rekening tabungan berdasarkan tujuan menabungnya. Kamu bisa menerapkan tips menabung satu ini agar target tabungan tercapai.

6. Mengurangi pengeluaran kurang penting

Supaya kondisi keuanganmu tetap balance dan target tabunganmu bisa tercapai tepat waktu, kamu perlu memangkas pengeluaran kurang penting di luar kebutuhan sehari-harimu. Biasanya, pengeluaran kurang penting ini nggak jauh-jauh dari jajan boba atau kopi, terlalu sering beli makan di luar, dan kalap tiap lihat barang diskon. Alhasil gaji sudah habis sebelum tanggal gajian selanjutnya tiba. Meminimalisir pengeluaran tersebut bisa jadi salah satu cara menabung efektif agar usaha menabungmu nggak sia-sia.

7. Hindari beli barang secara kredit

Kamu perlu memperhatikan tips menabung ini ketika sedang giat menabung: hindari beli barang secara kredit. Membeli barang konsumtif dengan cicilan hanya akan menambah alokasi tagihan bulananmu. Alhasil, uang tabunganmu bisa saja terpakai untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, karena uangmu habis untuk bayar cicilan.

8. Batasi uang di e-wallet

Keberadaan e-wallet di satu sisi memang memberikan kemudahan untuk kita dalam bertransaksi sehari-hari. Terlebih lagi, metode pembayaran menggunakan e-wallet sering kali menawarkan promo menarik yang membuat kita sering tergiur. Kamu bisa batasi jumlah uang di e-wallet  dengan membuat budget bulanan untuk e-wallet sesuai kebutuhanmu.

9. Mengatur cara belanja

Cara menabung paling efektif lainnya yang bisa kamu terapkan adalah dengan mengatur cara belanja agar lebih hemat. Kamu bisa membandingkan harga barang kebutuhan di satu toko dengan toko lainnya serta promo dan diskon menarik yang bisa mengurangi anggaran belanjamu.

Tips Menabung Paling Efektif: Optimalkan Tabunganmu dengan Investasi

Kamu sedih nggak sih ketika uang tabunganmu yang kamu kumpulkan di rekening setiap bulannya harus terpotong biaya admin bulanan? Terlebih lagi, imbal hasil tambahan berupa bunga dengan menyimpan dana dalam rekening tidak sebanding dengan biaya admin yang dibebankan setiap bulannya. Alhasil, bukannya bertambah, tabunganmu malah berkurang. 

Untuk mengoptimalkan alokasi dana untuk tabungan, kamu bisa menaruhnya pada produk reksa dana, karena bebas pajak dan biaya admin. Selain itu, kamu bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan menaruh uangmu pada rekening bank.

Berikut pilihan reksa dana yang bisa kamu pilih di tanamduit

  • Untuk tujuan jangka pendek (<1 tahun), produk reksa dana yang cocok adalah reksa dana pasar uang.
  • Untuk tujuan keuangan jangka menengah (2–5 tahun), produk reksa dana yang cocok adalah reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana campuran
  • Untuk tujuan keuangan jangka panjang (>5 tahun), produk reksa dana yang cocok adalah reksa dana saham dan reksa dana indeks

Supaya lebih jelas, mari kita asumsikan menaruh uang Rp50 juta di bank vs reksa dana untuk biaya menikah 3 tahun dari sekarang. Bunga tabungan rata-rata dari bank buku IV adalah 0,10% per tahun, sementara imbal hasil reksa dana pendapatan tetap (RDPT) kita asumsikan sebesar 10,60% per tahun yang diambil dari rata-rata kinerja 3 tahun dari 5 produk RDPT terbaik di tanamduit berdasarkan nilai aktiva bersih (NAB) tanggal 22 Desember 2021. Berikut simulasi perhitungannya!

tips-menabung-efektif

Berdasarkan tabel simulasi di atas, dapat disimpulkan bahwa dengan menaruh uang pada dua produk keuangan berbeda, perbedaan imbal hasil yang kamu dapat sangatlah signifikan. RDPT bisa mengoptimalkan tabungan pernikahanmu dibanding menaruhnya pada rekening tabungan saja.

Yuk, selangkah lebih maju dengan pindahkan tabunganmu sekarang ke produk reksa dana di tanamduit! Kamu bisa sesuaikan produk reksa dana yang akan kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu.

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile