Home » 7 Tips Mengelola Keuangan Pribadi dengan Cerdas dan Efektif

7 Tips Mengelola Keuangan Pribadi dengan Cerdas dan Efektif

oleh | Mar 14, 2022

Memasuki usia dewasa, kita mulai mandiri secara finansial karena telah memiliki penghasilan. Artinya, kamu harus bisa mengelola keuangan pribadimu dengan baik mulai dari sekarang dan seterusnya. Besar atau kecilnya penghasilan tidak mempengaruhi kestabilan finansial, semua tergantung bagaimana cara kita mengelola keuangan.

Setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam melakukan sesuatu, termasuk pengelolaan keuangan pribadi. Tips mengelola keuangan pada artikel berikut mungkin dapat kamu jadikan acuan untuk mengelola keuangan pribadi dengan cara yang cerdas dan efektif.

Tips Mengelola Keuangan Pribadi

1. Buat Rincian Pengeluaran

Salah satu hal sederhana yang bisa kamu lakukan dalam mengelola keuangan pribadi dengan baik adalah mencatat pengeluaran kamu. Adanya rincian pengeluaran akan membantu kamu mengetahui rata-rata pengeluaran kamu setiap bulan sehingga mempermudah kamu membuat alokasi gaji agar tidak boros.

2. Membuat Alokasi Gaji

Setelah jumlah rata-rata pengeluaran setiap bulan kamu sudah rutin kamu catat, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah membuat alokasi gaji. Alokasi gaji sangat berguna untuk kamu jadikan acuan mengelola keuangan pribadi setiap bulannya. Kamu bisa mencoba alokasi gaji sederhana berikut.

mengelola-keuangan-pribadi

Misalnya gaji kamu Rp5 juta, maka rincian alokasinya sebagai berikut.

  1. Kebutuhan, tagihan, dan cicilan 65% (Rp3.250.000,-)
  2. Dana darurat 10% (Rp500.000,-)
  3. Tabungan dan investasi 10% (Rp500.000,-)
  4. Self reward 10% (Rp500.000,-)
  5. Sedekah 10% (Rp500.000,-)

Baca selengkapnya alokasi gaji 5 juta pada artikel berikut: Gaji Pas-pasan Masih Bisa Nabung? Cobain Alokasi Gaji Ini!

Kamu bisa sesuaikan alokasi gaji sederhana sesuai dengan pendapatanmu. Berikut ini daftar artikel cara mengelola keuangan pribadi lainnya yang bisa kamu baca.

3. Lunasi Utang dan Cicilan Tepat Waktu

Apabila kamu memiliki tanggungan berupa utang maupun cicilan, pastikan untuk membayarnya tepat waktu agar tidak terkena denda dan bunga yang besar. Denda dan bunga lebih akibat keterlambatan bisa jadi pengeluaran yang sia-sia, lho. Membayar cicilan tepat waktu juga bisa menjaga skor kredit kamu tetap baik.

4. Hindari Utang yang Sifatnya Konsumtif

Utang atau cicilan konsumtif adalah utang yang dipergunakan untuk membeli barang konsumsi. Artinya, barang-barang yang gunakan seperti ponsel, kendaraan bermotor, tas branded, dan masih banyak lagi. Tagihan bulanan atas barang konsumtif bisa menambah pengeluaran rutin, apabila tidak sesuai dengan kemampuan untuk membayarnya. Pastikan alokasi gaji untuk cicilan tidak lebih dari 30% gaji kamu, ya. Jika gaji kamu 3 juta, kamu bisa baca tips mengelola keuangan pribadi pada artikel berikut Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 3 Juta, Mudah!

5. Siapkan Dana Darurat

Salah satu hal yang tidak boleh terlewatkan dalam mengelola keuangan pribadi setiap bulannya adalah untuk menyisihkan dana darurat a.k.a. dana untuk jaga-jaga. Kita tidak pernah bisa memprediksi masa depan, termasuk kejadian-kejadian tidak terduga yang sifatnya darurat. Dengan adanya tabungan khusus dana darurat, kamu bisa menggunakannya jika mengalami situasi mendesak di masa mendatang.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta, Gampang!

6. Menabung dan Investasi di Awal Bulan

Membiasakan diri untuk menyisihkan dana untuk menabung dan investasi di awal bulan setelah gajian adalah sebuah trik khusus agar keduanya nggak hanya jadi wacana. Menabung di awal bulan menandakan bahwa rutinitas tersebut telah masuk dalam perencanaan keuanganmu tiap gajian. Kebiasaan menabung di akhir bulan bisa membuat uang tabungan terpakai untuk kebutuhan atau keinginan yang tidak terduga.

Baca juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 1 Juta

7. Mulai Berinvestasi

Kamu pasti punya mimpi atau tujuan di masa depan yang ingin kamu wujudkan. Salah satu cara untuk mewujudkan tujuan di masa mendatang adalah mempersiapkannya dengan investasi. Jika kamu seorang pemula, kamu bisa mencoba investasi reksadana dan emas. Selain nggak ribet, nominal investasinya sangat terjangkau, mulai dari Rp10 ribu saja. Adapun ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mulai berinvestasi di antaranya:

  1. Menentukan tujuan investasi sejak awal
  2. Tentukan jumlah dana yang ditargetkan dan target waktu untuk mencapainya
  3. Kenali profil risiko kamu
  4. Pilih aplikasi investasi terpercaya yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, salah satunya adalah tanamduit
  5. Sesuaikan pemilihan produk dengan jangka waktu investasi dan profil risikomu
  6. Rutinlah berinvestasi setiap bulannya

Kamu bisa mengetahui tips investasi untuk pemula selengkapnya pada artikel berikut: Tips Investasi Untuk Pemula Paling Mudah, Kamu Harus Tahu!

Kesimpulan

Ada berbagai cara cerdas dan efektif untuk mengelola keuangan pribadi agar kondisi keuangan tetap sehat. Kamu bisa mengawalinya dengan membuat pencatatan keuangan secara rutin dan membuat alokasi gaji setiap bulannya. Biasakan juga untuk menabung dan berinvestasi di awal bulan agar upayamu tidak hanya jadi wacana. 

Selain itu, untuk mencapai tujuan keuangan di masa mendatang, kamu bisa mencapainya dengan mulai berinvestasi. Di tanamduit, terdapat berbagai pilihan produk investasi yang dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari reksadana, Surat Berharga Negara (SBN), dan emas.

Yuk, mulai perjalanan investasimu bareng tanamduit sekarang!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile