Home » Mengenal Pasar Modal: Pengertian, Sejarah, dan Fungsinya

Mengenal Pasar Modal: Pengertian, Sejarah, dan Fungsinya

oleh | Jun 30, 2022

Bagi investor yang sudah lama berkecimpung dalam dunia investasi istilah pasar modal tidaklah asing. Pasar modal bertindak sebagai penghubung antara investor dengan perusahaan maupun instansi pemerintah melalui perdagangan instrumen investasi seperti saham, reksadana, obligasi, dsb. Di Indonesia, pasar modalnya adalah Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI diibaratkan sebagai mal penyedia tempat kepada berbagai pihak untuk bertransaksi.

Yuk, kita kupas tuntas pengertian, sejarah, hingga fungsi dari pasar modal pada artikel berikut!

Pengertian Pasar Modal

Pasar modal adalah market terorganisir yang di dalamnya terdapat aktivitas perdagangan efek seperti saham, obligasi, dan surat berharga lainnya yang pemerintah atau perusahaan terbitkan. Tujuannya adalah untuk memperoleh tambahan modal untuk jangka panjang dan mengembangkan usahanya. Sederhananya, bursa efek bisa jadi sarana bagi dua pihak, yaitu perusahaan maupun pemerintah sebagai pihak penerbit efek dan masyarakat yang ingin berinvestasi. 

Sejarah Pasar Modal

Menurut buku berjudul Effectengids yang dikeluarkan oleh Vereniging voor den Effectenhandel tahun 1939, transaksi efek telah berlangsung sejak tahun 1880, lho. Namun, transaksi tersebut terjadi tanpa adanya organisasi resmi sehingga catatannya tidak lengkap. Pada tahun 1878, terbentuk perusahaan untuk komunitas dan sekuritas, yaitu Dunlop & Koff yang jadi cikal bakal PT Perdanas.

Nah, barulah pada 14 Desember 1912 Amsterdamnese Effectenbeuers membuka cabang bursa efek secara resmi untuk pertama kalinya di Batavia. Namanya adalah Vereniging voor de Effectenhandel.  Capital market satu ini menjadi yang tertua keempat di Asia, lho, setelah Bombay, Hongkong, dan Tokyo. 

Pendirian cabang bursa efek ini seiring dengan pembangunan perkebunan secara besar-besaran di Hindia Belanda sehingga membutuhkan modal besar. Saat itu, sumber modal mereka dapatkan dari tabungan orang-orang Belanda dan Eropa yang punya penghasilan di atas rata-rata.

Fungsi Pasar Modal

pasar-modal

1. Menambah Modal Untuk Usaha

Perusahaan dapat memperoleh dana dengan menjual saham dan surat utang di pasar modal. Kedua jenis efek ini dapat dibeli oleh masyarakat umum, perusahaan lain, lembaga, maupun pemerintah.

2. Sarana Pemerataan Pendapatan

Dalam jangka waktu tertentu, saham-saham dibeli akan memberikan dividen (sebagian keuntungan perusahaan) kepada pemegangnya. Oleh karena itu, penjualan saham di bursa dapat kita anggap sebagai sarana pemerataan pendapatan.

3. Meningkatkan Kapasitas Produksi

Produktivitas perusahaan dapat meningkat dengan bertambahnya modal dari hasil penjualan saham dan obligasi.

4. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Keberadaan pasar modal dapat mendorong kemunculan dan berkembangnya industri lain sehingga mendorong terciptanya banyak lapangan pekerjaan. Jadi, tingkat pengangguran dapat berkurang.

5. Meningkatkan Pendapatan Negara

Pemerintah akan mengenakan pajak dividen kepada seluruh pemegang saham. Artinya, pendapatan pemerintah melalui pajak juga dapat bertambah.

6. Menjadi Indikator Perekonomian Negara

Aktivitas jual-beli efek di bursa dapat menjadi salah satu indikator penentu perekonomian negara. Misalnya, volume transaksi (jual-beli) di BEI meningkat sehingga mengindikasikan bahwa aktivitas bisnis berbagai perusahaan berjalan dengan baik, begitu juga sebaliknya.

Produk Investasi di Pasar Modal

Di bursa efek, kamu bisa bisa membeli berbagai surat berharga yang diperjualbelikan setiap harinya, di antaranya:

1. Saham

Saham adalah efek berupa bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Investor pemegang saham di suatu perusahaan berhak mendapatkan keuntungan yang berasal dari laba perusahaan berupa dividen.

2. Reksadana

Reksadana adalah wadah investasi bersama bagi para investor. Dana dari para investor kemudian dikelola oleh manajer investasi dalam bentuk portofolio efek seperti saham, obligasi, dan deposito, tergantung jenis reksadananya. Kamu dapat mengetahui jenis-jenis reksadana melalui artikel berikut: Apa Itu Reksadana? Pengertian, Jenis, Keuntungan, dan Risikonya

Pada dasarnya, reksadana tidak dapat investor perjualbelikan secara langsung di bursa. Kamu dapat membeli produk reksadana melalui Agen Penjual Reksadana (APERD). Salah satu APERD berbasis aplikasi adalah tanamduit. Di tanamduit, kamu dapat membeli produk reksadana sesuai kebutuhan dan tujuan investasimu. 

3. Surat Utang (Obligasi)

Kamu bisa menjual ataupun membeli surat utang di pasar modal, karena kepemilikannya dapat dipindahtangankan. Pemegangnya juga memiliki hak untuk memperoleh bunga serta pokoknya saat jatuh tempo tertentu.

4. Exchange Traded Fund (ETF)

Secara umum, konsep dari instrumen satu ini mirip dengan reksadana, karena investor mengumpulkan dana investasi secara kolektif. Bedanya, ETF dapat kamu perjualbelikan langsung melalui bursa efek. 

5. Derivatif

Selain obligasi, terdapat juga surat berharga yang sifatnya derivatif dan merupakan turunan dari saham. Ada dua jenis derivatif di Bursa Efek Indonesia, yaitu warrant dan right.

Pelaku Pasar Modal

Secara umum, bursa efek mempertemukan dua pihak, yaitu investor dengan perusahaan atau pemerintah yang membutuhkan tambahan modal usaha. Namun, ada juga, lho, pihak lainnya yang punya peran penting di pasar modal, di antaranya:

  • Emiten, yaitu perusahaan penerbit efek (saham atau obligasi).
  • Investor, orang-orang yang menanamkan modal pada perusahaan yang menerbitkan efek.
  • Penjamin emisi (underwriter), yaitu lembaga penjamin terjualnya saham dan obligasi sampai batas waktu tertentu dan target dana yang emiten butuhkan.
  • Agen penjualan, yaitu pihak yang menjual efek yang akan go public (IPO) tanpa kontrak dengan emiten terkait.
  • Pialang (broker), perantara antara antara penjual (emiten) dan pembeli (investor).

Lembaga dan Struktur Pasar Modal di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beberapa lembaga dan struktur pasar modal yang ada di Indonesia, di antaranya sebagai berikut.

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu lembaga yang menggantikan posisi Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)  sebagai pengawas seluruh aktivitas di bursa.
  • Bursa Efek, yaitu pihak penyelenggara dan penyedia sistem untuk jual-beli efek.
  • Perusahaan Efek
  • Lembaga Kliring dan Penjaminan, saat ini dilakukan oleh PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT KPEI)
  • Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, saat ini dilakukan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI).

Manfaat Pasar Modal

Pasar modal sebagai tempat pertemuan penjual dan pembeli memberikan banyak manfaat dan keuntungan bagi kedua pihak. Apa saja, ya? Yuk, kita bahas manfaat bagi kedua pihak!

Manfaat bagi Perusahaan

  1. Memperoleh dana untuk menambah modal dan mengembangkan bisnis
  2. Dana dapat perusahaan terima saat penawaran perdana saham (go-public)
  3. Tidak ada convenant sehingga manajemen dapat mengelola dana atau perusahaan dengan lebih bebas
  4. Solvabilitas perusahaan tinggi sehingga dapat memperbaiki citra perusahaan
  5. Mengurangi ketergantungan emiten terhadap bank

Manfaat bagi Investor

  1. Nilai investasi dapat bertumbuh mengikuti pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan dapat kita lihat dengan meningkatnya harga saham-saham sehingga investor bisa mendapatkan keuntungan berupa capital gain dari selisih harga jual dan beli saham.
  2. Mendapatkan dividen dari saham atau obligasi yang dipegang
  3. Investor dapat berinvestasi sekaligus pada beberapa instrumen sekaligus untuk meminimalisir risiko.

Kesimpulan

Pasar modal atau bursa efek adalah tempat bertemunya investor dan perusahaan atau pemerintah yang menerbitkan saham dan surat utang. Produk yang dijual di bursa efek di antaranya saham, obligasi, reksadana, ETF, dan derivatif. Keberadaan pasar modal memberikan manfaat bagi dua pihak utama yang terlibat dalam transaksi jual-beli, baik investor maupun perusahaan. Selain itu, bursa efek juga berperan penting sebagai salah satu indikator perekonomian negara.

Buat kamu yang masih pemula dan baru belajar investasi kamu bisa pilih produk reksadana, lho,  sebagai awalan. Kamu nggak perlu ribet untuk menganalisis secara mendalam setiap instrumen investasi di dalamnya, karena ada manajer investasi yang siap menyusun strategi dan memilih produk terbaik dalam mengelola dana investasimu.

Di tanamduit, tersedia berbagai pilihan produk reksadana yang dapat kamu sesuaikan sesuai kebutuhan. Yuk, download tanamduit dan mulai perjalanan investasimu sekarang!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile