Home » Cara Jitu Mengatur Keuangan Pakai Metode 50/30/20, Gampang!

Cara Jitu Mengatur Keuangan Pakai Metode 50/30/20, Gampang!

oleh | Mar 22, 2022

Metode 50/30/20 menjadi salah satu cara ampuh untuk mengatur keuangan bulanan agar tidak boros. Seringkali, orang-orang mengeluarkan banyak uang hingga lupa memenuhi kebutuhan pokok. Alokasi gaji yang belum tepat dapat membuat orang kesulitan dana mengatur keuangan. Untuk itu, kamu harus memilih cara mengatur keuangan yang cocok.

Salah satu dari 100 orang paling berpengaruh di dunia versi Majalah Times, Elizabeth Warren mempopulerkan metode ini pertama kali. Atur penghasilan dengan metode 50/30/20 ini mudah dilakukan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Mulai dari orang berpenghasilan tinggi sampai orang dengan gaji minim. Oleh sebab itu, metode ini bisa menjadi alternatif dalam perencanaan keuangan. 

Cara Jitu Mengatur Keuangan Pakai Metode 50/30/20

metode-50-30-20

1. Alokasi 50 Persen Gaji untuk Kebutuhan Pokok

Sebagian besar penghasilanmu harus mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari. Untuk itu, kamu harus mengalokasikan 50 persen penghasilan untuk membeli bahan makanan, alat mandi, biaya listrik, pulsa, obat-obatan, biaya transportasi, asuransi, dan sebagainya. Pastikan kamu menghitung 50 persen dari penghasilan bersih setiap bulan. Agar lebih optimal, kamu bisa membuat daftar pengeluaran setiap bulan sehingga tidak mengalami overspending. 

Jika penghasilanmu Rp4 juta, maka kamu bisa mengalokasikan Rp2 juta untuk memenuhi kebutuhan pokok tersebut. Dalam hal ini, kamu harus mengenali prioritas pos pengeluaran dan mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kamu bisa mengenali tipsnya lewat artikel berikut: Tips Memahami Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan, Penting!

2. Alokasi 30 Persen Gaji untuk Keinginan

Selanjutnya, kamu bisa mengalokasikan 30 persen gaji untuk kebutuhan hiburan atau hal-hal yang kamu inginkan. Misalnya, langganan layanan streaming film, jalan-jalan, staycation, belanja, dan sebagainya. Semua orang butuh self reward juga, bukan? Nah, kamu bisa mengalokasikan 30 persen penghasilan untuk memenuhi keinginanmu sebagai bentuk self reward! Kategori ini mencakup pengeluaran sekunder atau tersier di luar kebutuhan pokok setiap bulan.

3. Alokasi 20 Persen Gaji untuk Tabungan dan Investasi

Kegiatan menabung dan investasi menjadi bagian penting dalam mengatur keuangan. Untuk menyimpan dana darurat, kamu bisa alokasikan ke rekening khusus sehingga dapat mempesiapkan dana di situasi tak terduga. Di samping menabung, investasi dapat mengoptimalkan penghasilanmu untuk mempersiapkan tujuan finansial di masa yang akan datang. Misalnya, kamu ingin mempersiapkan biaya nikah, beli rumah, dana pensiun, dan sebagainya. 

Seringkali, orang mengalokasikan sebagian penghasilan ke dalam instrumen investasi berisiko rendah seperti reksa dana. Pilihlah jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko, tujuan finansial, dan jangka waktu investasi agar bisa mendapatkan imbal hasil optimal. Bagi investor pemula, kamu bisa mengenali jenis investasi aman melalui artikel berikut: 7 Investasi Aman Bagi Pemula, Waspada Investasi Bodong!

Kesimpulan

Metode50/30/20 ini menjadi alternatif cara mengatur keuangan yang mudah dan efektif. Jadi, kamu bisa mengalokasikan 50% gaji untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, dan  20% untuk tabungan/investasi. Cara ini bisa memudahkanmu dalam mengatur pengeluaran agar tidak melebihi penghasilan bulanan. Namun, kamu harus melakukan cara ini dengan konsisten agar bisa mencapai tujuan finansialmu di masa yang akan datang. 

Di samping mengelola pos pengeluaran kebutuhan dan keinginan, kamu juga harus menyisihkan pendapatanmu untuk investasi. Sekarang, semua orang pun berkesempatan investasi dengan mudah dan aman melalui aplikasi saja. tanamduit adalah salah satu aplikasi penyedia layanan investasi reksa dana, emas, dan Surat Berharga Negara (SBN) yang sudah berizin dan diawasi oleh OJK. Bahkan, investor pemula juga bisa berinvestasi mulai dari Rp10 ribu saja. Klik di sini untuk mulai investasi di tanamduit.

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile