Home » Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta, Gampang!

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta, Gampang!

oleh | Mar 8, 2022

Saat ini, cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 2 juta itu sulit dan terlihat tidak mungkin cukup. Namun, setiap pasangan suami-istri bisa mengoptimalkan penghasilan bulanan agar cukup memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Bagi keluarga sederhana. Dalam hal ini, suami-istri yang memiliki anak harus berusaha lebih ekstra dalam mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji kecil karena  semakin banyak anggota keluarga, semakin banyak pengeluarannya.

Jika hanya kepala rumah tangga yang memperoleh penghasilan, maka kamu harus mengatur keuangan lebih ekstra karena harga kebutuhan pokok cenderung selalau meningkat. Pastikan pasangan suami-istri bekerja sama dalam mengelola keuangan rumah tangga dengan optimal. Berikut merupakan cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 2 juta. 

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Gaji 2 Juta

1. Alokasi Gaji yang Efektif

Pertama, pasangan suami istri harus mengenali kondisi finansialmu dan pasanganmu. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah dalam melakukan alokasi gaji bulanan agar dapat memenuhi seluruh kebutuhan rumah tangga. Dalam hal ini, metode alokasi gaji dapat berupa metode 80/20, yakni mengalokasikan 80% dari penghasilan untuk kebutuhan pokok dan 20% untuk menabung, investasi, atau membeli barang sekunder sehingga dapat mempersiapkan dana darurat di kemudian hari. Cara ini dapat menjadi kunci membiasakan diri dalam mengatur keuangan dengan disiplin. 

Suami-istri juga harus membangun komunikasi yang baik dalam menentukan alokasi gaji bulanan. Contohnya, kamu berpenghasilan Rp2 juta dan akan mengalokasikannya untuk kebutuhan pokok seperti biaya makan, alat kebersihan diri, tagihan listrik, pulsa atau tagihan kredit (jika ada). Kemudian, pasanganmu yang juga berpenghasilan Rp1 juta juga membayar biaya transportasi, biaya pendidikan anak, atau keperluan lainnya. Untuk mengalokasikan gaji 1 juta, kamu bisa mengikuti  cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 1 juta. Namun, kamu dan pasanganmu harus mengalokasikan 20% dari penghasilan, yakni sebsar Rp400 ribu untuk tabungan dan investasi.

2. Buat Prioritas Pos Pengeluaran

Dalam mengatur keuangan, suami-istri harus bekerja sama dalam mengatur keuangan setiap bulan dengan menentukan prioritas pos pengeluaran. Keluarga dengan satu anak dapat memprioritaskan pengeluaran kebutuhan pokok dan pendidikan anak. Jika sumber penghasilan rumah tangga hanya beepala rumah tangga, maka pasangan suami-istri harus menentulan prioritas pos pengeluaran lebih ekstra. 

Dengan gaji 2 juta, kamu perlu mengesampingkan kebutuhan sekunder dan mengoptimalkan penghasilan untuk memenuhi biaya makan, transportasi, biaya listrik, dan sebagainya. Namun, kamu juga harus mempertimbangkan alokasi dana darurat agar memiliki simpanan uang di tengah situasi tidak terduga di kemudian hari. Daftar prioritas pos pengeluaran juga dapat memudahkanmu dalam memastikan gaji bulanan cukup memenuhi gaji bulanan.

3. Buat Daftar Belanja Bulanan

Setiap belanja, kamu harus menyiapkan daftar belanja bulanan agar tidak mengeluarkan uang lebih dari penghasilan bulanan. Hal ini dapat memudahkanmu dalam berbelanja sesuai prioritas pengeluaran. Dalam hal ini, kamu hanya mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan dalam daftar belanja bulanan sehingga tidak membuat pengeluaran yang tidak penting di luar rencana rencana belanja.

Idealnya, kamu harus menghindari atau mengurangi penggunakan kredit. Jika kamu harus menggunakan kartu kredit, maka kamu harus memilih cicilan dengan bunga yang rendah dan memenuhi tagihan cicilan kredit tepat waktu agar terhindar dari denda. Menghindari penggunaan kartu kredit menjadi salah satu cara mengurangi pemicu perilaku boros. Kamu juga bisa baca artikel berikut:  tips jitu cara mengatur keuangan rumah tangga anti boros agar dapat mengatur keuangan dengan optimal.

4. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Saat belanja, kamu harus memastikan bahwa barang yang dibeli itu kebutuhan, bukan keinginan. Kamu dapat menggunakan “metode 30 hari”, yakni berusaha menunda beli sebuah barang selama 30 hari. Jika setelah 30 hari tidak lagi menginginkan barang tersebut, maka barang itu hanya sebuah keinginanmu saja. Hal ini dapat memudahkanmu untuk membeli kebutuhan yang penting saja agar dapat mengoptimalkan gaji kecil.

5. Catat Semua Pengeluaran

Kamu dan pasanganmu bisa mencatat semua pemasukan dan pengeluaran setiap bulan agar bisa mengelola gaji kecil menjadi optimal. Kegiatan pencatatan ini juga dapat membuatmu dan pasangan lebih terbuka soal keuangan rumah tangga sehingga dapat saling mengetahui kondisi finansial rumah tangga. Pencatatan ini juga menjadi cara untuk menyesuaikan pengeluaran dengan daftar belanja bulanan. 

6. Lakukan Evaluasi Pengeluaran

Catatan pengeluaran sangat penting untuk melakukan evaluasi pengeluaran setiap bulan. Jika hasil evaluasi menunjukkan besaran pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, maka kamu harus meninjau kembali daftar belanja bulanan yang membengkak dan mengurangi pengeluaran yang kurang penting. Dengan begitu, gaji 2 juta dapat cukup memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga. Di samping itu, kamu juga dapat mengusahakan cara lain untuk memenuhi semua kebutuhan dalam rumah tangga.

7. Manfaatkan Promo Menarik

Saat belanja, kamu bisa memanfaatkan promo menarik berupa potongan harga atau kupon belanja agar dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kini, banyak toko swalayan maupun aplikasi belanja online yang menawarkan promo menarik sehingga bisa menghemat pengeluaran setiap bulan. Selain itu, belanja dengan metode pembayaran e-wallet juga seringkali memberikan potongan harga yang menarik.

8. Cari Pekerjaan Sampingan

Cara mengatur keuangan rumah tangga dengan gaji 2 juta selanjutnya, kamu dapat mengusahakan cari pekerjaan sampingan sehingga dapat memperoleh penghasilan tambahan. Gaji 2 juta biasanya hanya cukup untuk kebutuhan pokok saja. Untuk itu, gaji  dari pekerjaan sampingan dapat memenuhi kebtuhan sekunder hingga kebutuhan hiburan. 

Kini, semua orang memiliki kesempatan untuk melakukan pekerjaan sampingan secara online berupa membuka bisnis sendiri atau menjadi pekerja lepas. Saat ini, ada banyak situs penyedia lowongan pekerja lepas dengan penghasilan yang menjanjikan. Selain itu, buka bisnis sendiri juga dapat dimulai menjadi reseller atau dropshipper tanpa modal atau dengan modal terjangkau.

9. Konsisten Menabung dan Investasi

Kegiatan Menabung dan investasi menjadi kunci dalam mengoptimalkan gaji bulanan. Dengan begitu, kamu bisa memenuhi kebutuhan sekunder hingga kebutuhan hiburan lainnya. Di samping itu, pasangan suami-istri juga harus mempersiapkan dana darurat untuk masa depan. Jika suatu waktu ada kebutuhan dana yang mendesak, maka kamu tidak perlu bergantung pada pinjaman karena ada dana darurat di rekening khusus.

Kini, banyak orang yang mengalokasikan dana darurat ke instrumen investasi berisiko rendah dengan likuiditas yang terjamin sehingga uang simananmu dapat lebih optimal. Salah satu instrumen investasi risiko rendah dengan proses pencairan yang mudah adalah reksa dana. Seorang investor pemula dapat memulainya dengan investasi produk reksa dana pasa uang. Saat ini, semua orang bisa mulai investasi melalui satu aplikasi dengan mudah, aman, dan praktis.

Bahkan, semua orang dari berbagai kalangan bisa investasi reksa dana mulai dari Rp10 ribu. Kamu juga bis mulai investasi reksa dana dengan modal terjangkau di aplikasi tanamduit dengan mudah, praktis, dan aman. tanamduit adalah salah satu aplikasi penyedia layanan investasi reksa dana, emas, dan Surat Berharga Negara (SBN) yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Yuk mulai investasi reksa dana di tanamduit dan optimalkan penghasilan bulananmu!

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile