Home » Reksa Dana Syariah

Reksa Dana Syariah

oleh | Okt 7, 2021

Investasi reksa dana syariah menjadi salah satu alternatif bagi para investor yang mengedepankan prinsip syariah Islam di samping return yang diperoleh. Reksa dana syariah merupakan instrumen investasi yang memegang prinsip keuangan sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah Islam. Selain itu, investasi ini menjadi sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah Islam. Lalu, manajer investasi akan menempatkan dana di instrumen keuangan syariah ke berbagai efek di pasar modal berupa saham, obligasi, atau efek lainnya dalam bentuk unit penyertaan. Portofolio efek tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal antara lain saham syariah dan sukuk yang diterbitkan oleh perusahaan atau negara.

Produk investasi syariah ini memiliki tujuan untuk memudahkan investor yang ingin menginvestasikan dananya secara syariah. Para investor dapat melakukan investasi sesuai dengan kaidah syariah Islam dan beberapa batasan yang telah ditetapkan oleh OJK. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dewan Pengawas Syariah (DPS) akan menjamin kesyariahan produk investasi dan berbasis efek syariah luar negeri. Pertumbuhan instrumen investasi ini bergantung pada efek/portofolio. Selain itu, unit khusus dan manajer investasi syariah akan mengelola aset investasi. Investor sudah bisa memulai berinvestasi di berbagai agen penjual reksa dana (APERD) baik secara offline maupun online.

Mau tahu lebih banyak soal investasi reksa dana syariah? Yuk, simak penjelasan berikut!

Cara Kerja Reksa Dana Syariah

Berbeda dengan reksa dana konvensional, instrumen investasi syariah ini telah melalui tahap pembersihan kekayaan dari unsur non-halal yang dilakukan oleh manajer investasi. Jadi, manajer investasi akan menyesuaikan portofolio saat Daftar Efek Syariah (DES) terbaru telah berlaku efektif. Dalam hal ini, investor akan menguasakan atau melakukan akad wakalah bin ujrah. Melalui akad tersebut, investor menguasakan kepada manajer investasi dan Bank Kustodian untuk mengelola investasinya. Manajer investasi dan Bank Kustodian akan mendapatkan fee/ujrah sebagai biaya pengelolaan. Selain itu, risiko dan tingkat pengembalian/bagi hasil (return) akan sesuai dengan jenis rekda dana yang dipilih oleh investor. 

Baca juga: Apa itu Reksa Dana?

Jenis-jenis Reksa Dana Syariah

1. Reksa dana syariah pasar uang

Jenis reksa dana ini mengalokasikan dana investasi pada instrumen pasar uang syariah berupa berbagai surat berharga yang telah bersih dari unsur non-halal yang memiliki masa jatuh tempo kurang dari satu tahun. Selain itu, investasi ini memiliki risiko yang paling rendah.

2. Reksa dana syariah pendapatan tetap

Jenis reksa dana ini menginvestasikan minimal 80% dari aktiva bersih atau dana yang dikelola berupa efek syariah pendapatan tetap. Dengan demikian, investasi ini cocok untuk investasi jangka menengah hingga jangka panjang dengan return yang cenderung stabil.

3. Reksa dana syariah campuran

Jenis reksa dana ini memiliki alokasi dana investasi gabungan beberapa instrumen efek syariah yang beragam, dapat berbentuk saham dan obligasi. Invstrumen investasi ini terdiri dari 0–20% pasar uang, 1–79% obligasi, dan 1–79% saham sesuai dengan manajemen aset investasi.  

4. Reksa dana syariah saham

Jenis investasi ini menginvestasikan minimal 80% dari aktiva dalam bentuk bursa efek syariah bersifat ekuitas. Investasi ini memiliki risiko yang paling tinggi.

tanamduit memiliki berbagai produk reksa dana syariah pasar uang antara lain reksa dana Sucorinvest Sharia Money Market Fund, BNI-AM Dana Lancar Syariah, Bahana Likuid Syariah Kelas S, Manulife Dana Kas Syariah, Mandiri Investasi Pasar Uang Syariah, dan Principal Cash Fund Syariah. Selain itu, tanamduit juga menyediakan beragam pilihan investasi reksa dana lainnya yang dapat kamu sesuaikan dengan tujuan investasimu seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham, lho!

Baca juga: Tutorial Lengkap: Cara Investasi Reksa Dana Buat Pemula!

Keuntungan Reksa Dana Syariah

1. Unit Penyetaraan Terjangkau

Investor dapat membeli unit penyertaan investasi syariah ini mulai dari 10 ribu dengan pilihan investasi reksa dana yang beragam sesuai tujuan investasimu.

2. Diversifikasi Investasi

Produk investasi syariah ini terdiri dari kumpulan berbagai efek/portofolio sehingga diversifikasi efek dapat menekan risiko penurunan nilai investasi. Disversifikasi investasi dapet mengurangi risiko kerugian saat kinerja salah satu efek mengalami penurunan.

3. Dikelola oleh Manajer Investasi

Investor tidak perlu memiliki kemampuan analisis pasar modal karena manajer investasi sebagai ahli dalam melakukan analisis pasar modal yang telah memperoleh lisensi dari OJK akan mengelola portofolio reksa dana. Jadi, instrumen investasi ini cocok sekali untuk para investor pemula yang ingin berinvestasi yang sesuai dengan prinsip syariah.

4. Hemat Biaya dan Waktu

Produk investasi syariah ini memiliki biaya investasi yang relatif lebih rendah dan investor tidak perlu memantau pasar efek karena telah dikelola oleh manajer investasi. Namun, aplikasi tanamduit tidak akan mengenakan biaya transaksi pembelian (subscription), penjualan (redemption), dan pengalihan (switching) investasi reksa dana kamu, lho! Untuk itu, investor reksa dana tidak perlu meluangkan waktu untuk menganalisis pasar efek karena ada manajer investasi.

5. Return Reksa Dana Optimal

Hasil investasi (return) reksa dana akan sesuai dengan jangka waktu dan jenis reksa dana yang diinginkan.

6. Praktis dan Aman

Investor dapat mencairan hasil investasi dengan mudah sehingga likuiditas terjamin. Selain proses pencairan dana yang mudah, produk reksa dana telah diawasi oleh OJK dan dikelola oleh manajer investasi yang memiliki izin dari OJK. Jadi, investasimu akan terjamin keamanannya.

7. Menggunakan Prinsip Syariah

Produk investasi ini telah sesuai dengan prinsip syariah dan telah mendapatkan fatwa dari Dewan Syariah Nasional–Manjelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Selain itu, Dewan Pengawas Syariah (DPS) akan mengawasi aspek kesyariahan instrumen investasi reksa dana.

Investor dapat membeli reksa dana syariah di Bank, Manajer investasi, Perusahaan Efek penyedia Sistem Online Trading Syariah, dan marketplace APERD online yang telah mendapatkan izin dari OJK sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD). tanamduit adalah salah satu agen penjual reksa dana berlisensi yang menyediakan berbagai produk reksa dana syariah, lho! Mulai dari 10rb, kamu bisa melakukan investasi reksa dana di tanamduit. Instrumen investasi ini cocok untuk pemula yang mau berinvestasi jangka pendek sesuai dengan prinsip syariah, nih! Yuk, download aplikasi tanamduit, mulai investasi reksa dana, dan capai tujuan investasimu!

 Penulis: Hani Nastiti

 

 

banner-download-mobile