Home » Pajak Reksa Dana, Begini Cara Lapor dalam SPT Pajak!

Pajak Reksa Dana, Begini Cara Lapor dalam SPT Pajak!

oleh | Jan 10, 2022

Membayar pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara. Contohnya adalah pajak bumi dan bangunan, pajak penghasilan, pajak kendaraan bermotor, dan masih banyak lagi. Nah, setiap tahunnya, kamu perlu membuat SPT Pajak yang berisi rincian gaji tahunan dan aset (termasuk investasi) yang kamu miliki. Reksa dana merupakan wadah yang menghimpun dana dari masyarakat yang akan dikelola oleh manajer investasi pada aset investasi yang terdapat di pasar modal, seperti deposito, surat berharga negara obligasi, dan saham. Meskipun begitu, reksa dana tidak termasuk dalam objek pajak. Produk investasi dalam suatu reksa danalah yang terkena pajak. Yuk, kita kupas tuntas seputar pajak reksa dana ini pada artikel berikut.

Apa Itu SPT Pajak?

SPT Pajak (Surat Pemberitahuan Tahunan) adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan atau pembayaran pajak, objek pajak, dan bukan objek pajak. Selain melaporkan pembayaran pajak, SPT juga dapat kita gunakan untuk melaporkan harta dan dan kewajiban, sebagaimana ketentuan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan.

Apakah Ada Pajak Reksa Dana?

Buat kamu yang belum tahu, salah satu keunggulan investasi reksa dana adalah imbal hasilnya tidak kena pajak. Hal ini tercantum dalam UU No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat 3 Huruf i yang berbunyi: 

Yang dikecualikan dari objek pajak adalah bagian laba yang diterima atau diperoleh anggota dari perseroan komanditer yang modalnya tidak terbagi atas saham-saham, persekutuan, perkumpulan, firma, dan kongsi, termasuk pemegang unit penyertaan kontrak investasi kolektif.”

Reksa dana termasuk dalam kontrak investasi kolektif sehingga masuk ke dalam kategori aset yang dikecualikan dari objek pajak. Saat dana terhimpun dalam portofolio aset, reksa dana menjadi suatu wadah yang mewakili kontrak investasi kumpulan dana tersebut

Meskipun begitu, sebenarnya investor secara tidak langsung telah membayarkan pajak melalui produk kelolaan manajer investasi seperti deposito, obligasi, dan saham. Namun, pajak reksa dana tidak langsung dibayarkan oleh investor. Biasanya, perusahaan manajer investasi akan mengurus pajak reksa dana dan Bank Kustodian akan membayarkan pajaknya. Jadi, sebagai investor kamu nggak perlu repot, tinggal terima jadi saja.

Cara Melaporkan Reksa Dana Dalam SPT Pajak

1. Laporkan Reksa Dana Melalui E-Filing

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuka laman resmi dari Direktorat Jendral Pajak (DJP). Gambar di bawah ini merupakan ilustrasi laman depan ketika kamu mengakses situs tersebut.

pajak-reksa-dana

2. Langkah Pelaporan Penghasilan Reksa Dana Dalam SPT Pajak

pajak-reksa-dana

  1. Pada langkah di atas, kamu bisa mulai mengisi jawaban pertanyaan, “Apakah Anda memiliki penghasilan yang tidak termasuk objek pajak?”
  2. Kalau kamu pernah membeli reksa dana senilai Rp10.000.000,- dan pada akhir tahun menjualnya senilai Rp11.000.000,- artinya nominal yang dapat kamu isi pada poin nomor 6 adalah Rp1.000.000,- karena kamu mendapat keuntungan Rp1.000.000,- dari penjualan unit reksa danamu.
  3. Selesaikan langkah selanjutnya hingga langkah ke-8 yang berisi kolom pertanyaan “Apakah Anda memiliki harta?”

3. Cara Pelaporan Harta

  1. Centang opsi “Ya” pada pertanyaan “Apakah Anda memiliki harta?”
  2. Lanjutkan dengan mengisi kolom “Harta Baru/New Asset” yang terdiri dari Kode Harta, Nama Harta, Tahun Perolehan, Harga Perolehan, dan Keterangan
  3. Untuk Kode Harta, masukkan kode 036 untuk reksa dana
  4. Tulis “reksa dana” untuk Nama Harta
  5. Tahun Perolehan adalah waktu kapan kamu membeli reksa dana, misalnya 2021
  6. Harga perolehan dapat kamu isi dengan nominal pembelian reksa dana, misalnya Rp10.000.000,-
  7. Keterangan bisa kamu isi dengan nama perusahaan tempat kamu berinvestasi reksa dana.

Sudah selesai! Ingat, ya, bahwa pengisian data kekayaan di atas sifatnya hanya pelaporan saja, jadi kamu nggak perlu khawatir sewaktu-waktu akan disuruh membayar pajak reksa dana. Kamu tinggal rutin berinvestasi reksa dana dan duduk manis sambil menunggu asetmu bertumbuh. Pajak reksa dana kamu juga sudah diurus oleh manajer investasi dan Bank Kustodian. Jangan lupa juga untuk tetap menjalankan kewajiban sebagai wajib pajak dengan mengisi SPT Pajak.

Yuk, berinvestasi reksa dana di tanamduit sekarang!

 

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile