Home » Tips Mempersiapkan Dana Darurat

Tips Mempersiapkan Dana Darurat

oleh | Des 12, 2020

Peristiwa di masa depan menjadi sesuatu yang nggak bisa kita prediksi. Makanya, penting buat kita untuk mempersiapkan dana darurat. Dana darurat menjadi salah satu alokasi dana yang sangat penting bagi setiap orang. Dana ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam keadaan darurat atau mendesak nantinya, seperti sakit, kecelakaan, atau ketika kita sedang tidak memiliki penghasilan.

Dalam mempersiapkan dana darurat, #temanduit perlu memperhatikan tips berikut.

1. Tentukan berapa jumlah dana darurat yang kamu butuhkan

Emergency fund via The Balance

Sebelum kamu menghitung berapa jumlah dana darurat yang kamu butuhkan, kamu harus cek terlebih dahulu pengeluaran rata-rata kamu setiap bulannya. Idealnya, ketika kamu masih single, jumlah dana darurat yang perlu kamu persiapkan minimal sebesar 3 kali dari rata-rata pengeluaran bulanan. Misalnya, pengeluaran rata-rata bulanan kamu Rp3 juta, maka kamu harus mempersiapkan dana darurat minimal Rp9 juta.

Kalau kamu sudah menikah, tetapi belum memiliki anak, jumlah dana darurat yang harus dipersiapkan minimal sebesar 6 kali dari rata-rata pengeluaran bulanan. Misalnya pengeluaran rata-rata bulanan kamu Rp5 juta, maka kamu harus mempersiapkan dana darurat minimal Rp30 juta. Ketika sudah memiliki 1 anak, jumlah dana darurat minimal kamu sebesar 9 kali dari rata-rata pengeluaran bulanan, dan seterusnya. Semakin banyak tanggungan, semakin besar juga dana darurat yang harus kamu persiapkan.

2. Tentukan juga jangka waktu untuk mempersiapkan dana darurat

 

Time period via Vecteezy

Perusahaan yang bergerak di bidang investasi (di luar emas) dan jasa keuangan lainnya harus mendaftarkan diri dan mendapatkan izin OJK terlebih dahulu untuk menjalankan bisnisnya. Makanya, ada baiknya kamu browsing dulu deh di situs OJK, perusahaan yang nawarin kamu untuk berinvestasi ini sudah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK atau belum. Kalau belum, baiknya kamu pikir-pikir lagi deh, jangan sampai menyesal nanti kalau malah rugi.

3. Pisahkan rekening dana darurat dari rekening transaksi sehari-hari

Emergency fund vs daily transactions via infobae

Penting untuk #temanduit untuk memisahkan dana darurat di tempat selain rekening yang digunakan untuk transaksi sehari-hari. Hal ini bertujuan agar dana darurat kamu tidak bercampur sehingga dana darurat kamu nggak akan terpakai atau tidak sengaja terpakai untuk kebutuhan rutin kamu.

Kamu juga bisa lho menaruh dana darurat kamu di produk reksa dana pasar uang. Selain lebih menguntungkan dibandingkan menabung di rekening bank, dana darurat kamu juga otomatis terpisah dengan rekening untuk transaksi sehari-hari. Nggak perlu pusing, di tanamduit terdapat banyak pilihan produk reksa dana pasar uang yang bisa kamu pilih untuk dana darurat kamu.

 Baca juga: Lebih Dekat dengan Reksa Dana Pasar Uang

4. Cari penghasilan tambahan

Extra Income via Phroogal

Selain memisahkan rekening dana darurat dengan rekening transaksi sehari-hari, kamu juga bisa lho mencari sumber penghasilan lain untuk kebutuhan dana darurat. Kamu bisa mulai berbisnis kecil-kecilan atau mencari pekerjaan sampingan yang hasilnya sebagian besar atau seluruhnya dialokasikan untuk mempersiapkan dana darurat. Jadi, ngumpulin dana daruratnya bisa jadi lebih cepat.

 

5. Pastikan penggunaan dana darurat benar-benar dipakai untuk hal yang mendesak

Emergency needs via HealthFirst

Kamu harus memprioritaskan persediaan dana darurat kamu untuk hal-hal yang mendesak saja, misalnya kalau amit-amitnya kamu masuk rumah sakit dan belum punya asuransi, ongkos perbaikan rumah akibat bencana (misalnya: kebakaran atau gempa bumi), dan hal mendesak lainnya. Jangan sampai kamu gunain dana darurat kamu buat liburan atau beli gadget baru biar tetap up to date. Kamu harus pintar-pintar untuk bedain nih mana kebutuhan mendesak, mana kebutuhan yang bisa ditunda dulu, atau bahkan cuma keinginan kita saja. Setidaknya, kamu bisa hidup lebih tenang kalau dana darurat kamu aman.

 

6. Jangan jadikan ngumpulin dana darurat sebagai beban

Beban finansial via Akurat

#temanduit harus ingat, kalau dana darurat adalah salah satu upaya jaga-jaga kita untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat yang akan terjadi di masa depan. Jadi, anggaplah dana darurat sebagai penolong kamu nantinya saat dihadapkan dengan situasi sulit, toh kita sendiri juga yang ngerasain manfaatnya kalau persediaan dana daruratnya sudah cukup dan merasa aman.

Nah, #temanduit sudah mulai nyiapin dana darurat belum, nih? Kamu bisa lho, menyimpan dana darurat kamu dalam bentuk reksa dana pasar uang dengan membelinya melalui aplikasi tanamduit. Ada berbagai pilihan produk  yang dapat disesuaikan dengan tujuan keuangan kamu. Tunggu apalagi, yuk siapin dana darurat kamu bareng tanamduit!

 

 

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile