Home » Tips Mempersiapkan Dana Pensiun

Tips Mempersiapkan Dana Pensiun

oleh | Des 23, 2020

Ikuti tips untuk mempersiapkan dana pensiun berikut supaya masa pensiunmu sejahtera!

Hidup sejahtera di masa pensiun merupakan impian banyak orang. Setelah melewati berbagai fase dalam kehidupan, kita tidak lagi aktif mendapatkan penghasilan seperti pada usia-usia produktif sebelumnya. Oleh karena itu, dana pensiun perlu dipersiapkan sedini mungkin, mulai dari sekarang.

Dana pensiun merupakan dana yang perlu kita persiapkan untuk memenuhi kebutuhan kita setelah pensiun atau tidak lagi mendapatkan penghasilan rutin. Penting untuk mempersiapkan dana pensiun agar mandiri secara finansial di masa tua, mengingat anak-anak kita juga sudah berkeluarga dan perlu membiayai kebutuhan keluarganya masing-masing.

tanamduit sudah menyiapkan tips di bawah ini untuk membantu kamu mempersiapkan dana pensiun. Yuk, simak tipsnya!

1. Tentukan kapan kamu pensiun

Right time to retire via New Wealth Builder

Hal pertama yang perlu kamu pertimbangkan, yaitu pada usia berapa kamu akan berhenti bekerja dan mendapatkan penghasilan secara rutin. Umumnya, di Indonesia seseorang akan pensiun di usia 57 tahun. Semakin dini kamu mulai mempersiapkan dana pensiun kamu, artinya semakin ringan usahamu untuk mempersiapkan dana untuk masa pensiun yang sejahtera.

 

 2. Hitung jumlah uang yang ingin kamu miliki di masa pensiun nanti

Misalnya, kamu menetapkan akan pensiun di usia 57 tahun. Kamu bisa menargetkan juga, kira-kira kamu ingin hidup di masa tua dengan biaya bulanan berapa. Perkirakan juga, kira-kira kebutuhan apa saja sih yang kamu butuhkan nanti selain kebutuhan sehari-hari? Misalnya biaya servis mobil, biaya listrik, dana darurat, biaya cek kesehatan, dll. Barulah setelahnya, kamu hitung deh berapa besaran nilainya di masa depan (future valuenya). Misalnya, kamu menargetkan pengeluaran bulanan kamu senilai Rp10 juta, maka pengeluaran tahunan kamu adalah Rp120 juta.

Retirement plan via The Balance

Eits, tapi nanti dulu! Setelah menetapkan jumlah pengeluaran tahunan kamu, kamu perlu hitung future valuenya. Gampangnya, uang Rp120 juta kamu tahun ini, mungkin nilainya akan berbeda di masa depan karena adanya inflasi. Makanya, kamu perlu perhitungkan juga, di masa pensiun nanti kira-kira Rp10 juta kamu setara dengan berapa juta yaa? Misalnya kamu mulai mempersiapkan dana pensiun dari usia 22 tahun. Berikut cara menghitung future value:

*n = selisih umur kamu sekarang dengan target usia pensiun kamu

 

Maka perhitungan future value dana pensiun kamu dengan perkiraan 4% inflasi tahunan sbb:

Hasil perhitungan di atas adalah gambaran total pengeluaran tahunan kamu di masa depan. Nilai Rp120 juta/tahun dalam 35 tahun mendatang menjadi Rp474 juta/tahun. Kalau merujuk perhitungan future value di atas, saat masa pensiun nanti, pengeluaran rata-rata bulanan kamu senilai Rp39,5 juta #temanduit. Ingat, ini hanya perkiraan rata-rata pengeluaran kamu di masa pensiun.

 

Nah, itu kan baru pengeluaran tahunan. Kira-kira, jumlah total dana pensiun yang perlu kamu capai kira-kira berapa, yaa?

Perhitungan ini dilansir dari Charles Schwab sebagai acuan sederhana untuk menentukan besaran dana pensiun yang dapat kamu persiapkan. Jumlah ini merupakan target dana pensiun yang perlu kamu miliki pada saat masa pensiun kamu tiba. Kebutuhan harian pada saat pensiun, bisa menggunakan dana pensiun ini. Ini bisa menjadi acuan sederhana ya #temanduit. Kamu bisa menyesuaikan kembali besarannya jika ada kebutuhan khusus yang kamu miliki.

Berdasarkan rumus di atas, perkiraan total dana pensiun yang kamu persiapkan adalah sebesar Rp11,8 Miliar. Gede juga, gimana cara ngumpulinnya, ya? Tunggu dulu, simak poin selanjutnya yaa.

 

3. Memilih produk keuangan yang cocok untuk mempersiapkan dana pensiun

Retirement via The Atlantic

Setelah kamu menghitung total dana pensiunmu nantinya, sekarang kamu dihadapkan pada pilihan produk keuangan mana yang cocok untuk mencapai target tersebut. Apakah kamu mau mempersiapkan dana pensiun kamu dengan menaruhnya dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksa dana?

Kalau kamu menaruhnya dalam bentuk deposito, kamu harus menabung sebesar Rp28 juta/ bulannya (merujuk contoh perhitungan di poin sebelumnya). Belum lagi kamu akan dikenakan pajak dari setiap bunga atau imbal hasil yang diterima dari depositonya. Besaran pajaknya adalah 20 persen. Lumayan berat juga, ya, harus menyisihkan dana sebesar itu per bulannya.

Nah, kalau kamu menaruhnya dalam bentuk reksa dana saham dengan imbal hasil rata-rata 10 persen per tahunnya, ternyata kamu hanya perlu berinvestasi Rp4 juta/bulannya, lho. Jumlah ini juga bukan besaran yang pasti. Kamu bisa sesuaikan dengan kemampuan finansial kamu, dengan catatan  kamu harus tetap rutin untuk menyisihkan uang untuk dana pensiun setiap bulannya.

 

4. Jaga kesehatan finansialmu

Financial freedom via Freepik

Tentunya, untuk mewujudkan masa pensiun yang sejahtera, kamu harus menjaga kesehatan finansialmu sedari sekarang. Kamu harus bijak untuk menentukan alokasi gaji kamu untuk kebutuhan sehari-hari, konsisten menabung dana darurat dan dana pensiun. Sebaiknya, kamu menghindari untuk berhutang untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif. Jangan lupa juga untuk menyisihkan uang kamu untuk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

Jangan lupa untuk merencanakan karir kamu sebaik mungkin. Usahakan untuk memperoleh penghasilan dari berbagai sumber.

Ketika tiba waktunya masa pensiun kamu nanti, kamu bisa membeli aset yang bisa memberikan kamu passive income setiap bulannya dengan sebagian dana pensiun kamu yang terkumpul. Sebagai contoh, dengan membeli unit properti seperti rumah atau apartemen yang bisa kamu sewakan. Melalui uang sewa tersebut, kamu akan tetap mendapatkan passive income tiap bulannya.

 

Kesehatan finansial kamu bisa dimulai dari sekarang. Dengan kondisi finansial yang sehat, kamu bisa mempersiapkan dana pensiun kamu sebaik mungkin dan memetik hasilnya di masa pensiunmu nanti. Tenang aja, bareng tanamduit kamu bisa mempersiapkan dana pensiunmu lho! Di aplikasi tanamduit ada berbagai pilihan produk reksa dana yang dapat disesuaikan dengan tujuan keuangan kamu, termasuk persiapan dana pensiun. Tunggu apalagi, yuk berinvestasi di tanamduit!

 

 

Penulis: Syafira Maulida

banner-download-mobile