Home » Mengenal Zakat Reksadana dan Begini Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Reksadana dan Begini Cara Menghitungnya

oleh | Apr 22, 2022

Apa itu Zakat Reksadana?

Zakat reksadana adalah zakat yang harus investor tunaikan kepada golongan orang yang membutuhkan atas nilai aset reksadana. Reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi ramah pemula yang memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dalam periode tertentu. Kini, banyak orang sudah mulai terjun ke dunia investasi ini. Untuk itu, setiap umat muslim harus mengetahui tentang besaran sedekah wajib dari hasil keuntungan investasi. Dengan begitu, hasil keuntungan dari aset investasimu akan semakin berkah. 

Jika nilai investasi reksadana memenuhi syarat wajib zakat, maka kamu harus mengalokasikan sebagian keuntungan investasi melalui sedekah. Syarat tersebut antara lain mencapai haul atau jangka waktu investasi minimal satu tahun dan memenuhi batas minimal harta (nishab). Ketentuan ini berdasarkan pada kesepakatan ulama dalam Mukhtamar Internasional I di Kuwait. Dalam pertemuan tersebut, aset investasi menjadi objek zakat. 

Baca juga: Apa itu Zakat Investasi? Begini Cara Penghitungan Zakat Investasi

Cara Menghitung Zakat Reksadana

Investor reksadana pemula tentu mempertanyakan cara menghitung zakat reksadana yang baik dan benar. Sebelum mulai penghitungan, kamu harus mengetahui ketentuan wajibnya. Jika investor memiliki nilai aset reksadana setara dengan nilai 85 gram emas, maka kamu wajib mengalokasikan sebagian keuntungan investasimu. Untuk itu, penghitungan ini mengacu pada harga emas terkini. 

Sementara itu, besaran yang harus kamu sisihkan itu 2,5 persen dari total nilai asetmu. Pastikan bahwa keseluruhan aset tersebut mencapai satu tahun. Berikut merupakan rumus menghitung zakat reksadana yang wajib kamu tahu.

rumus-menghitung-zakat-reksadana

Contoh penghitungan zakat reksadana

Seorang investor mempunyai aset reksadana senilai Rp250.000.00,00 dalam kurun waktu 1 tahun. Harga emas saat ini itu sebesar Rp900.000,00 per gram. Berdasarkan harga emas terkini, nishab investor tersebut Rp76.500.000,00. Aset investor tersebut sudah memenuhi nishab atau lebih dari 85 gr emas. Oleh sebab itu, ia harus menyisihkan sebagian asetnya untuk orang yang membutuhkan. Berikut penghitungan dengan rumus zakat reksadana.

Zakat = 2,5% x jumlah aset investasi selama 1 tahun

           = 2,5% x Rp250.000.000,00 = Rp6.500.000,00 

Jadi, besaran yang harus investor penuhi itu Rp6.500.000,00. Semua investor bisa membayarnya kapan saja. Namun, kegiatan sedekah di bulan Ramadhan pun akan lebih baik dan memiliki banyak manfaat. Kamu juga perlu mengetahui keutamaan sedekah di bulan Ramadhan melalui artikel berikut: 7 Keutamaan Sedekah di bulan Ramadhan, Penuh Berkah Bagi Umat Islam.

Kesimpulan

Zakat reksadana adalah sejumlah harta yang harus investor berikan kepada golongan yang membutuhkan atas keuntungan aset investasi dalam periode terteu minimal 1 tahun. Adapun kriteria wajib menunaikan sedekah ini, asetmu harus mencapai nishab setara dengan 85 gram emas. Selain itu, aset tersebut juga minimal mencapai haul satu tahun. Jika asetmu belum mencapai syarat tersebut, maka kamu tidak wajib menunaikan ibadah ini.

Meskipun kamu belum mencapai nishab, kamu juga tetap bisa bersedekah reksadana lewat aplikasi tanamduit. Mulai dari 15 April–1 Mei 2022, kamu bisa investasi sekaligus berdonasi kepada orang yang membutuhkan di tanamduit, lho.

Investasi reksadana mulai dari Rp500 ribu atau beli cetak emas minimal 1 gr, kamu akan mendapatkan bonus reksadana. Bonus tersebut akan tanamduit salurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Yuk, investasi sekarang dan dapatkan berkahnya kemudian bersama tanamduit dan BAZNAS! Klik di sini untuk download aplikasi tanamduit sekarang.

Hani Nastiti
Hani Nastiti

Hani adalah seorang penulis yang senang belajar dan berbagi seputar investasi di tanamduit.

banner-download-mobile