Home » Mengenal Window Dressing: Jurus Pamungkas Akhir Tahun

Mengenal Window Dressing: Jurus Pamungkas Akhir Tahun

oleh | Nov 30, 2021

Nggak hanya kamu yang perlu mempercantik diri untuk menarik perhatian gebetan atau pacarmu, manajer investasi dan emiten juga melakukannya, lho. Rutinitas mempercantik diri ala manajer investasi dan emiten disebut juga window dressing. Fenomena window dressing paling signifikan di akhir tahun. Menjelang akhir tahun, biasanya harga saham akan menguat dan para investor berpotensi untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih besar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bulan Desember umumnya juga ikut ijo royo-royo. Kamu bisa lihat data pertumbuhan IHSG di bulan Desember selama 10 tahun belakangan melalui gambar berikut:

window-dressing

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Anak Muda Harus Investasi Reksa Dana Saham!

1. Apa Itu Window Dressing?

Window dressing merupakan momen setahun sekali tiap akhir tahun, tepatnya di bulan Desember, ketika biasanya IHSG mencatatkan kenaikan yang tinggi. Perusahaan dan manajer investasi melakukan strategi ini untuk menarik para investor baru. Mereka akan mempercantik laporan keuangan dan portofolio bisnis. Jadi, saldo pada neraca keuangan akan terlihat seperti yang diharapkan.

2. Cara Kerja Window Dressing

Pada akhir tahun, perusahaan terbuka dan manajer investasi bakal berlomba-lomba untuk mempercantik laporan rugi labanya supaya terlihat lebih baik. Para manajer investasi, terutama mereka yang menangani produk reksa dana saham juga melakukan hal yang sama. Manajer investasi akan menyeleksi sektor saham yang diproyeksikan akan unggul di akhir tahun untuk dibeli. Sementara itu, manajer investasi akan menjual saham-saham yang kinerjanya buruk. Dengan strategi ini, portofolio produk reksa dana saham yang mereka kelola akan mencatatkan keuntungan signifikan di bulan Desember.

Baca juga: Perbedaan Reksa Dana dan Saham

3. Habis Window Dressing, Terbitlah January Effect

IHSG menghijau sepanjang Desember akibat window dressing jelas bikin investor reksa dana saham senyam-senyum sendiri. Kebahagiaan ini masih berlanjut di bulan Januari, karena harga-harga saham masih terus meningkat. Berdasarkan artikel Kontan, dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir, IHSG lebih sering hijau di bulan Januari. 

4. Jurus Cuan Akhir Tahun Bagi Investor Reksa Dana Saham 

Biasanya, saham-saham yang mengalami window dressing adalah saham yang menjadi motor penggerak IHSG dan punya kapitalisasi besar. Kenaikan harga saham-saham pada bulan Desember bisa mencapai 5–10% dalam satu hari bursa, lho. Nggak heran kalau portofolio reksa dana saham kamu juga berpotensi alami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini merupakan dampak yang paling umum terjadi dari fenomena window dressing.

Sebagai seorang investor, terutama yang profil risikonya agresif tentu tidak boleh ketinggalan momentum emas ini. Kalau kamu punya uang dingin untuk investasi jangka pendek pada reksa dana saham selama bulan Desember–awal Januari, ini bisa jadi jurus cuan akhir tahun untuk panen imbal hasil yang optimal. Jangan lupa untuk membuka fund fact sheet dari reksa dana saham yang akan kamu beli. Pastikan alokasi investasi terbesar dari produk reksa dana saham yang kamu beli berbasis large cap value atau gampangnya berisi saham-saham dengan kapitalisasi besar (>Rp100 Triliun). 

Yuk, ikutan momentum emas ini dengan menambah portofolio investasi reksa dana saham kamu di tanamduit!

 

 Penulis: Syafira Maulida

 

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile