Home » Reksa Dana Saham: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya!

Reksa Dana Saham: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya!

oleh | Jan 3, 2022

Reksa dana saham adalah salah satu jenis reksa dana yang cukup menarik minat masyarakat, karena imbal hasilnya tinggi. Meskipun begitu, penting untuk tetap mengingat prinsip investasi, yaitu high risk, high return. Semakin tinggi imbal hasil, semakin tinggi pula risiko investasinya. Yuk, kita kenalan lebih jauh tentang reksa dana saham, mulai dari pengertiannya, kelebihan, kekurangan, dan perbedaannya dengan saham.

Apa Itu Reksa Dana Saham?

Reksa dana saham adalah reksa dana yang mengalokasikan minimal 80 persen portofolionya pada produk saham. Manajer investasi mengelola portofolio produk ini dengan menjual dan membeli saham. Keuntungan dan kerugian yang kamu dapat berasal dari kenaikan atau penurunan harga saham-saham yang ada pada produk RD saham tersebut.

Tujuan investasi reksa dana saham adalah untuk pertumbuhan harga saham-saham dalam jangka panjang. Nggak heran kalau nilai produk ini dalam jangka pendek sangat volatile (naik-turun) seperti harga saham. Oleh karena itu, RD Saham cocok untuk tujuan investasi jangka panjang yang jangka waktu investasinya >5 tahun. Contoh tujuan investasi jangka panjang dengan reksa dana saham adalah liburan ke luar negeri, mempersiapkan DP KPR, dana pensiun, dll.  Produk ini cocok untuk investor yang toleransinya tinggi terhadap risiko.

Kelebihan Reksa Dana Saham

Ada beberapa kelebihan RD Saham yang harus kamu tahu.

1. Imbal hasil lebih besar

Kalau kita bandingkan dengan jenis lainnya, produk ini memberikan imbal hasil rata-rata tahunan yang lebih tinggi. Sebagai contoh, salah satu RD Saham di tanamduit, yaitu Sucorinvest Sharia Equity Fund per 30 Desember 2021 mencatatkan pertumbuhan nilai sebesar 81,31% dalam 5 tahun. Artinya, rata-rata pertumbuhan nilai RD Saham per tahunnya adalah 16,3%. Cukup menggiurkan, bukan?

2. Nominal investasi lebih terjangkau

RD Saham dapat kita beli dengan nominal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10 ribu. Berbeda halnya dengan saham yang minimum pembeliannya 1 lot. Harga 1 lot saham juga cukup bervariasi, tergantung harga saham per lembarnya.

3. Tidak perlu analisis mendalam

Dana kelolaan dari RD Saham akan dikelola langsung oleh ahlinya, yaitu manajer investasi. Jadi, kamu nggak perlu pusing untuk memilih mana saham yang tepat, karena manajer investasi akan memilih saham terbaik dalam produk RD Saham kelolaannya.

4. Risiko lebih rendah

Investasi saham secara langsung memiliki risiko yang lebih tinggi daripada RD saham, terlebih kalau kita tidak punya kemampuan analisis teknikal dan fundamental emiten (perusahaan). Kalau kamu secara tidak sengaja berinvestasi dengan nominal besar pada saham gorengan dan harga saham tersebut tiba-tiba anjlok, kamu bisa mengalami kebangkrutan. RD Saham merupakan solusi terbaik untuk kamu yang masih pemula dan ingin berinvestasi saham dengan risiko lebih minim, karena keputusan investasi ada di tangan manajer investasi.

5. Bebas pajak

Setelah mengetahui tips memilih investasi dan mempertimbangkan hal penting sebelum seorang pemula mulai berinvestasi, kamu bisa lihat beberapa rekomendasi investasi untuk pemula.

Salah satu keuntungan dari investasi reksa dana, apapun jenisnya adalah bebas dari pajak. Berbeda dengan investasi saham yang kena pajak 0,1% setiap melakukan penjualan. Selain itu, saat menerima dividen kamu juga kena pajak 10%.

Baca juga: Tutorial Lengkap: Cara investasi Reksa Dana Untuk Pemula

Kekurangan Reksa Dana Saham

Selain kelebihan, ada juga kekurangan dari RD Saham yang perlu kamu ketahui.

1. Tidak bisa memilih saham sendiri

Salah satu kekurangan RD Saham adalah kita tidak bisa memilih saham sendiri sesuai keinginan. Saham-saham dalam produk RD Saham sepenuhnya ditentukan oleh manajer investasi.

2. Pencairan dana memakan waktu lebih lama

Kalau kita bandingkan dengan saham, hasil penjualan RD Saham membutuhkan waktu lebih lama, yaitu 3–7 hari bursa untuk masuk ke rekening kita.

Perbedaan Reksa Dana Saham dengan Saham

Salah satu perbedaan mendasar investasi saham dan reksa dana saham adalah investor tidak perlu terjun langsung untuk mengamati fluktuasi harga saham. Perbedaan lainnya dapat kamu simak pada tabel berikut:

reksa-dana-saham-adalah

Buat kamu yang masih muda dan pemula dalam berinvestasi, reksa dana saham bisa jadi pilihan cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang. Selain reksa dana, kamu juga bisa, lho, diversifikasikan investasimu juga pada produk SBN dan emas di tanamduit. Yuk, mulai perjalanan investasimu bareng tanamduit sekarang! 

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile