Home » Tutorial Lengkap: Cara Beli SBN Untuk Pemula [Update 2022]

Tutorial Lengkap: Cara Beli SBN Untuk Pemula [Update 2022]

oleh | Feb 25, 2022

Pada era modern seperti sekarang, investor maupun calon investor dihadapkan dengan pilihan produk investasi yang beragam. Salah satu produk investasi yang populer dan banyak diminati oleh masyarakat adalah Surat Berharga Negara (SBN). Produk ini jadi satu-satunya investasi yang negara jamin secara langsung keamanannya. Nggak heran kalau produk ini masuk ke dalam kategori investasi yang risikonya paling minim. Yuk, kita kupas tuntas mengenai pengertian, jenis, kelebihan, kekurangan, dan cara beli SBN pada artikel ini!

Pengertian SBN

Surat Berharga Negara (SBN) adalah produk investasi yang diterbitkan dan dijamin langsung oleh pemerintah Republik Indonesia. Jadi, pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan negara. Gampangnya, kamu akan meminjamkan sejumlah uang ke negara yang dalam waktu tertentu. Pas tanggal jatuh tempo, negara akan mengembalikan uangmu seluruhnya. Nah, setiap bulannya, kamu juga akan menerima imbal hasil berupa bunga ke rekening kamu.

Jenis SBN

Secara umum ada empat jenis SBN yang rutin pemerintah keluarkan setiap tahunnya, yaitu Savings Bond Ritel (SBR), Obligasi Negara Ritel (ORI), Sukuk Tabungan (ST), dan Sukuk Ritel (SR). Keempat jenis surat berharga ini terbagi lagi menjadi dua kategori, yaitu dari jenis imbal hasil dan prinsip pengelolaannya. Berdasarkan imbal hasilnya, Surat Berharga Negara terbagi menjadi fixed rate (imbal hasil tetap) dan floating with floor (mengambang dengan batas minimal).

1. Imbal hasil tetap (fixed rate)

Fixed rate artinya imbal hasilnya tetap sejak awal seri SBN tersebut dirilis sampai jatuh tempo (3 tahun). Kalau sejak awal sudah ditetapkan kuponnya sebesar 4,5%, artinya sampai jatuh tempo nanti, imbal hasilnya tetap sama. Selain itu, SBN yang kuponnya fixed rate dapat kamu perjualbelikan di pasar sekunder. Buat kamu yang ketinggalan masa penawaran surat berharga dengan kupon ini, ini bisa jadi cara beli SBN yang bisa kamu coba. Kamu berpotensi mendapatkan capital gain atau capital loss ketika menjual kembali kepemilikan surat berharga negaramu di pasar sekunder. Naik turunnya harga obligasi di pasar sekunder ditentukan oleh suku bunga acuan BI. Kalau suku bunga turun, biasanya harga obligasi naik, sebaliknya kalau suku bunga naik, harga obligasi akan turun. Jenis surat berharga negara yang imbal hasilnya tetap di antaranya ORI dan SR.

2. Imbal hasil mengambang dengan batas minimal (floating with floor)

Berbeda dengan fixed rate yang bunganya tetap sama dari awal sampai jatuh tempo, SBN dengan imbal hasil floating with floor bunganya berubah-ubah mengikuti tingkat suku bunga Bank Indonesia (7 Days Repo Rate). Lalu bagaimana kalau sewaktu-waktu suku bunga anjlok? Tenang aja, itulah gunanya floor (batas minimal kupon) yang telah pemerintah tetapkan saat awal perilisannya. Apabila batas minimal kupon telah ditentukan di awal sebesar 4,25% per tahunnya, artinya kamu akan tetap menerima kupon sesuai dengan batas minimal, sekalipun suku bunga sedang anjlok. Jenis SBN yang imbal hasilnya floating with floor, yaitu SBR dan ST. Kedua produk ini cocok buat kamu yang ingin menghindari risiko fluktuasi pasar, karena tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sehingga tidak ada potensi kerugian (capital loss).

Sementara itu, berdasarkan prinsip pengelolaannya, produk SBN terbagi menjadi dua cara pengelolaan:

1. Konvensional

Produk SBN yang dikelola dengan cara konvensional dapat kita sebut juga sebagai surat utang. Kamu akan menerima imbal hasil berupa bunga setiap bulannya dan pemerintah akan membayar pokoknya pada akhir periode. Jenis surat berharga negara yang pengelolaannya konvensional di antaranya ORI dan SBR.

2. Syariah

Berbeda dengan surat berharga negara yang pengelolaannya secara konvensional, dana yang kamu investasikan pada surat berharga negara syariah akan tercatat sebagai penyertaan terhadap aset negara. Jadi, masyarakat yang membeli produk surat berharga negara syariah memiliki kepemilikan aset berwujud untuk disewakan kepada pemerintah. Nah, setiap bulannya pemerintah akan membayar uang sewa (ujrah) rutin setiap bulannya sampai jatuh tempo kepada pemegang surat berharga negara syariah. Jenis SBN yang pengelolaannya berdasarkan prinsip syariah di antaranya adalah SR dan ST.

Manfaat Investasi SBN

Ada beberapa kelebihan dari investasi surat berharga negara yang perlu kamu tahu:

1. Pajak lebih rendah dari deposito

SBN dan deposito termasuk dalam produk investasi dengan risiko rendah. Imbal hasil dari kedua produk ini juga termasuk ke dalam objek pajak. Bunga deposito akan kena pajak sebesar 20%. Kupon SBN dikenakan pajak yang lebih rendah, yaitu 10%. Pajak surat berharga negara yang lebih rendah membuat imbal hasil yang kita dapat dari investasi ini tentu lebih tinggi daripada deposito.

2.Imbal hasil menarik

Investasi surat berharga negara bisa jadi opsi investasi rendah risiko yang imbal hasilnya jauh lebih menarik kalau kita bandingkan dengan deposito. Produk investasi ini punya besaran kupon yang berbeda setiap serinya, menyesuaikan dengan suku bunga Bank Indonesia. Imbal hasilnya lebih menarik dari deposito, selain karena kuponnya lebih besar dari bunga deposito, pajak bunganya juga lebih rendah. Jadi double untung, deh. Berikut simulasi perhitungan imbal hasil SBN (SR016) vs Deposito.

jadwal-sbn-sr016-simulasi-investasi

3. Risiko investasi relatif rendah

SBN jadi salah satu investasi yang risikonya relatif rendah, karena dijamin 100% oleh negara. Pemerintah sudah mengatur ketentuan investasi surat berharga negara pada UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.

4. Aman dari fluktuasi pasar

Perlu kamu ketahui kalau ada beberapa produk SBN yang sifatnya non-tradeable seperti SBR dan ST. Artinya, kedua produk ini tidak dapat kamu perjualbelikan di pasar sekunder. Jadi kamu tidak berpotensi mendapatkan kerugian (capital loss). Buat kamu yang punya ORI dan SR, kamu juga nggak perlu mengkhawatirkan fluktuasi pasar selama kamu tetap hold kepemilikan ORI dan SR kamu sampai masa jatuh temponya.

5. Bentuk kontribusi pada negara

Banyak cara bagi kita untuk berkontribusi pada negara, salah satunya dengan cara beli SBN. Penerbitan surat berharga negara membuka peluang besar bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan negara dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tentu, hal ini jadi kebanggaan tersendiri buat kamu, dong?

Bagaimanakah Cara Beli SBN?

Produk SBN dapat kamu beli saat masa penawaran. Kamu dapat mengecek jadwal penawarannya secara berkala pada situs DJPPR Kementerian Keuangan atau kunjungi laman Instagram mereka. Salah satu cara beli SBN adalah dengan membelinya melalui mitra distribusi (midis) pada saat masa penawaran surat berharga negara seri tertentu. tanamduit menjadi salah satu midis yang menjual produk SBN. Berikut adalah cara beli SBN di tanamduit. tanamduit sudah Kementerian Keuangan percaya menjadi midis sejak SBN pertama kali ditawarkan secara online pada tahun 2018, lho!

Cara Beli SBN di tanamduit

Sebelum kamu bertransaksi, pastikan kamu sudah memiliki akun SBN terlebih dahulu. Kalau belum ada, kamu bisa ikuti langkah-langkah berikut:

1. Klik menu “SBN” pada dashboard aplikasi tanamduit

cara-beli-sbn

2. Pilih produk yang sedang masa penawaran dan klik “pesan”

pilih-produk-sbn-dalam-masa-penawaran

3. Lalu, akan muncul pop up notifikasi seperti ini, klik “Ya”

daftar-akun-sbn
4. Kalau kamu belum punya akun tanamduit, kamu akan diminta menyelesaikan proses registrasi akun tanamduit terlebih dahulu.

5. Jika sudah memiliki akun tanamduit, akan muncul tampilan seperti ini. Lalu, kamu bisa pilih rekening bank mana yang akan jadi rekening penerima kupon Selain rekening BCA, Mandiri, dan CIMB Niaga akan kena biaya transfer.

pembukaan-rekening-sbn

6. Centang kolom persetujuan sebagai tanda kalau kamu sudah mengerti syarat dan ketentuan untuk membuka rekening surat berharga, lalu klik “Submit”

7. Selesai, proses pembuatan akun surat berharga negara kamu akan diproses maksimal 1 hari kerja.

8. Setelah pembuatan akun SBN selesai, kamu bisa mengulangi langkah 1 dan 2, lalu masukan nominal yang ingin kamu beli (kelipatan Rp1 juta). Klik beli untuk lanjutkan.

masukan-nominal-pembelian

9. Centang persetujuan pembelian untuk lanjut ke langkah berikutnya

pilih-produk-sbn

10. Lanjutkan proses pembayaran dengan mengikuti instruksi pada halaman ini.

selesaikan-proses-pembayaran

Kesimpulan

Investasi surat berharga negara bisa jadi salah satu opsi diversifikasi portofolio investasimu, terlebih lagi produk ini mendapatkan jaminan langsung oleh negara. Yuk, mulai investasi SBN kamu bareng tanamduit!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile