Home » Rekomendasi Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya di Hari Tua

Rekomendasi Investasi Jangka Panjang yang Bikin Kaya di Hari Tua

oleh | Feb 16, 2022

Nggak bisa kita pungkiri, hidup kaya dan sejahtera di hari tua seperti jajaran orang terkaya di dunia seperti Bill Gates menjadi salah satu impian besar banyak orang. Meskipun mungkin capaian total kekayaan kita nantinya belum tentu mencapai Rp1.983 T seperti beliau, tetapi setidaknya kita bisa mempersiapkan kaya dan sejahtera versi kita dengan mulai membeli produk investasi jangka panjang mulai dari sekarang.

Yuk, kita kupas tuntas mengenai investasi jangka panjang mulai dari pengertian, tujuan, jenis-jenis, dan tips mempersiapkannya pada artikel ini!

1. Pengertian Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah jenis investasi yang baru bisa menghasilkan keuntungan dalam waktu lama. Artinya, kalau kita lihat pergerakan nilai hariannya sangatlah fluktuatif atau gampangnya naik turun seperti roller coaster. Sesuai dengan namanya, investasi ini cocok buat kamu yang punya tujuan keuangan jangka panjang, sekurang-kurangnya lima tahun atau lebih, karena keuntungannya baru terasa setelah bertahun-tahun. Oleh karena itu, nggak heran kalau ini cocok untuk anak muda yang belum ingin mempergunakan tabungannya jangka pendek. Investasi untuk tujuan jangka panjang ini dapat dilakukan dengan strategi dollar cost averaging, yaitu rutin berinvestasi setiap bulannya dengan jumlah yang tidak harus sama tanpa memedulikan harga produk sedang naik atau turun.

Baca juga: Strategi Investasi Rutin, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

2. Tujuan Investasi Jangka Panjang

  • Mempersiapkan dana khusus, seperti biaya pernikahan, biaya pendidikan tinggi anak, dana pensiun, dll.
  • Dana simpanan khusus yang menguntungkan, apabila ada dana pribadi yang tidak dipakai dalam jangka waktu dekat untuk tujuan tertentu.
  • Memperoleh passive income dalam jangka waktu tertentu seperti royalti, bunga, dividen, uang sewa, dsb.
  • Sebagai pemenuhan kebutuhan berkelanjutan dalam jangka panjang
  • Memperoleh keuntungan maksimum dalam jangka panjang
  • Menjadi pengendali perorangan atau perusahaan dengan adanya sertifikat kepemilikan sebuah usaha

3. Jenis Investasi Jangka Panjang

Setiap orang memiliki tujuan keuangannya nya masing-masing, termasuk perencanaannya. Ada beberapa tujuan investasi jangka panjang paling umum yang biasa orang tuju, di antaranya:

3.1. Reksadana saham

Reksadana adalah jenis investasi yang menyediakan wadah untuk mengumpulkan dana kolektif dari investor untuk berinvestasi bersama pada produk pasar modal seperti saham, obligasi, surat berharga, dan masih banyak lagi. Investasi reksadana cocok untuk pemula, karena dana kita dikelola langsung oleh profesional, yaitu manajer investasi. Jadi, kamu nggak perlu repot-repot menganalisis berbagai produk pasar modal satu per satu.

Reksadana saham adalah salah satu jenis reksadana yang cocok untuk investasi jangka panjang, karena 80% dari portofolionya berisi saham-saham. Potensi keuntungan yang kamu dapat dalam jangka panjang juga lebih tinggi dari jenis reksadana lainnya. Berdasarkan data Nilai Aktiva Bersih (NAB) 5 reksadana saham terbaik di tanamduit tanggal 15 Februari 2022, imbal hasil reksa dana saham 5 tahun terakhir mencapai 80,73% atau rata-rata 16% per tahunnya. Oleh karena itu, reksadana saham bisa jadi salah satu opsi menarik buat kamu yang punya tujuan jangka panjang.

Baca juga: Reksa Dana Saham: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya!

3.2. Emas

Popularitas emas baik sebagai penjaga nilai (safe haven), maupun investasi jangka panjang tidak pernah lekang oleh waktu. Harga emas cenderung stabil dan akan mengalami kenaikan harga apabila terjadi inflasi. Dilansir dari situs goldprice.org, harga emas 20 tahun terakhir telah mengalami pertumbuhan hingga 760,82%, lho. Angka yang fantastis, bukan?

Meskipun begitu, dalam jangka pendek harga emas cukup fluktuatif sehingga tidak direkomendasikan untuk jangka pendek. Oleh karena itu, emas bisa jadi salah satu opsi menarik untuk menyimpan asetmu dalam jangka panjang.

Baca juga: Wajib Tahu, Keuntungan Investasi Emas Serta Kekurangannya!

3.3. Saham

Saham adalah bukti kepemilikan atau penyertaan modal terhadap suatu perusahaan. Dengan adanya kepemilikan saham, investor dapat mengklaim kepemilikan suatu perusahaan terbuka dan dapat hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Saham termasuk dalam produk investasi yang menawarkan keuntungan tinggi. Namun, kamu perlu mengingat prinsip dasar investasi “high risk, high return”. Semakin besar potensi keuntungan, semakin besar juga potensi kerugiannya. Oleh karena itu, saham cocok buat kamu yang ingin investasi jangka panjang. Pastikan juga kamu memilih perusahaan dengan reputasi dan fundamental yang baik sehingga dalam jangka panjang bisa memberikan keuntungan optimal.

3.4. Properti

Investasi properti jadi salah satu cara konvensional yang sama populernya seperti emas. Setiap tahunnya, harga properti rata-rata mengalami kenaikan senilai 20%. Hanya saja, berinvestasi pada properti membutuhkan modal yang sangat besar, berkisar ratusan juta hingga miliaran.

Kalau kamu sudah memiliki modal cukup untuk investasi properti, ini bisa jadi opsi investasi jangka panjang yang menguntungkan. Selain dalam jangka panjang harganya relatif naik, kamu juga bisa mendapatkan passive income berupa uang sewa, kalau kamu menyewakan propertimu pada orang lain.

3.5. Obligasi

Obligasi adalah surat pengakuan utang yang dapat diperjualbelikan berisi janji dari pihak penerbit efek kepada pihak pembeli untuk membayar bunga (kupon) pada periode tertentu serta pembayaran pokok pinjaman saat jatuh tempo. Pihak yang mengeluarkan obligasi bisa pemerintah atau perusahaan.

Jatuh tempo obligasi cukup beragam, ada yang kurang dari setahun hingga sepuluh tahun. Semakin lama waktu jatuh temponya, semakin tinggi juga keuntungan yang kita dapatkan. Oleh karena itu, obligasi jangka panjang dengan jatuh tempo 5–10 tahun bisa jadi opsi investasi jangka panjang untukmu.

4. Tips Jitu Investasi Jangka Panjang

Supaya rencanamu bisa menghasilkan keuntungan maksimal dalam jangka panjang bisa tercapai, kamu bisa perhatikan beberapa tips berikut, nih.

1. Pastikan punya perencanaan jangka panjang yang jelas

Sebelum mulai berinvestasi pada produk jangka panjang, kamu wajib punya tujuan investasi. Adanya perencanaan dan tujuan investasi membangun komitmen dalam dirimu untuk mencapai tujuan investasi jangka panjang. Kalau nggak punya tujuan, mungkin saja di tengah jalan kamu kehilangan motivasi, bahkan bisa jadi menunda-nunda untuk melakukannya.

2. Ketahui kondisi dan kebutuhan pribadi

Setiap orang punya tujuan investasinya masing-masing. Kondisi keuangan tentu berbeda. Ketika kamu ingin berinvestasi jangka panjang, kamu bisa memilih produk yang nominal pembeliannya sesuai dengan kemampuanmu. Apabila kamu berencana melakukannya dan belum memiliki modal besar, kamu bisa memilih produk dengan harga terjangkau seperti reksa dana dan emas.

3. Diversifikasikan Investasi

Salah satu strategi investasi sederhana yang bisa kamu terapkan adalah dengan diversifikasi. Diversifikasi adalah strategi investasi untuk meminimalisir risiko kerugian dari investasimu. Gampangnya, kamu berinvestasi di beberapa produk sekaligus. Untuk meminimalisir risiko dari investasi jangka panjangmu, kamu bisa melakukan diversifikasi dengan menaruh asetmu pada produk yang risikonya lebih rendah seperti reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap.

Baca juga: Tips Diversifikasi Investasi Untuk Pemula

4. Sabar, jangan menghiraukan naik-turunnya harga harian

Buat kamu yang berinvestasi pada produk saham, reksadana saham, dan emas, kamu bisa melihat perubahan harganya setiap hari. Kalau kamu sering menghiraukan pergerakan harga harian, kamu bisa jadi stres, lho. Ada baiknya kamu mengingat kembali tujuan dan jangka waktu investasimu dan tetap rutin berinvestasi seperti biasa agar dalam jangka panjang tujuan investasimu bisa tercapai.

Investasi Jangka Panjang Modal Receh: Reksadana Saham dan Emas

Di antara kelima rekomendasi produk dalam artikel ini, sebagian besar di antaranya butuh modal besar untuk memulainya. Investasi properti, saham, dan obligasi jangka panjang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Buat kamu yang belum memiliki cukup modal untuk memulai investasi pada ketiga jenis tersebut, nggak perlu khawatir!

Reksadana saham dan emas bisa jadi alternatif investasi jangka panjang dengan modal yang sangat terjangkau kalau kita bandingkan dengan yang lain. Di tanamduit kamu bisa berinvestasi reksadana saham dan emas mulai dari Rp10 ribu saja, lebih murah dari harga kopi di kafe, ya?

Kesimpulan

Banyak cara untuk mencapai tujuan investasi jangka panjang kita. Namun, konsistensi untuk terus rutin berinvestasi juga diperlukan. Nggak ada kata terlambat untuk mulai berinvestasi. Selagi masih muda, manfaatkan kesempatan itu untuk berinvestasi lebih dini supaya tujuan keuangan cepat tercapai.

Kamu bisa memulai perjalanan investasimu bareng tanamduit dengan membeli produk reksadana saham dan emas. Mulai dari Rp10 ribu saja, kamu bisa mulai perjalananmu. Yuk, berinvestasi di tanamduit!

Syafira Maulida
Syafira Maulida

Penulis lulusan Sastra Indonesia yang tertarik dengan dunia musik dan kecantikan. Saat ini, Fira juga sedang mengerjakan projek musik bersama kedua bandnya sebagai vokalis sekaligus komposer lirik.

banner-download-mobile